
Setelah menikmati sinar bulan, kaisar Ronald membawa istrinya pulang. Dalam perjalanan pulang putri Bella tak bisa menahan kantuknya.
Untungnya dia berada di depan saat mengendarai kuda, jadi kaisar Ronald bisa memeluknya dari belakang.
Kaisar Ronald mengendalikan kuda secara perlahan, agar istrinya nyaman tidurnya, " aaaah kamu jago tidur sayang" sambil mengecup kepalanya.
Setelah sampai di istana Kaisar Ronald menggendong istrinya, dan menempatkannya di tempat tidur.
Setelah membersihkan diri kaisar Ronald ikut tidur bersama istrinya.
Di pagi hari yang cerah, kaisar Ronald terbangun melihat istrinya yang masih tertidur membuat hatinya tenang.
Dengan perlahan dia membelai pipi istrinya yang lembut, karena belaiannya putri Bella terbangun, dia menatap suaminya yang tampan lalu memberikan senyumnya yang cantik.
" apa sudah puas memandangku?" Tanya putri Bella
Kaisar Ronald : tentu saja belum, sambil mengelus lembut pipi istrinya.
Tiba tiba hasrat laki lakinya memuncak dan berakhir memadu kasih lagi.
Putri Bella terkejut dan tak bisa menolaknya.
Usai aktivitas olah raga ranjangnya kaisar Ronald mengajak mandi san sarapan pagi.
Kaisar Ronald : Lala sepertinya aku tidak ada waktu untuk menemanimu lagi, mulai hari ini selama 1 minggu aku akan sibuk di luar kota.
Putri Bella : baiklah, asal...
__ADS_1
Kaisar Ronald : apa sayang ?
Putri Bella : kamu harus menjaga kesehatanmu Roni, aku tak mau dirimu sampai sakit.
Kaisar Ronald : terimakasih sudah memperhatikanku Lala sambil menatap dengan penuh kasih, lalu..
Cup
Cup
Cup
Kaisar Ronald menghujani kecupan seluruh wajah istrinya.
Semua dayang yang melihatnya memerah karena menahan malu serta merasa iri akan perhatian kasiar pada istrinya.
Kaisar Ronald : ingat kamu harus hati hati dan jaga kesehatanmu Lala..
Kaisar Ronald melangkah meninggalkan putri Bella namun saat langkahnya akan sampai di pintu, putri Bella menarik tangan suaminya lalu tangannya merangkul diLeher suaminya.
Jari kakinya sedikit berjinjit menahan tubuh putri Bella dan cup putri Bella mengecup bibir suaminya," ingat kamu harus merindukanku di luar kota" ucapnya menggemaskan.
Kaisar Ronald tersenyum dia lalu membalas ciuman istrinya." Baiklah aku akan selalu mengingatnya, kalo aku mempunyai istri yang menggemaskan. Aku pasti akan merindukanmu" sambil mengelus rambut istrinya.
Putri Bella : berangkatlah, aku akan baik baik di sini.
Kaisar Ronald tersenyum lalu meminta Arey dan Neney menjaga istrinya.
__ADS_1
Mereka hanya mengangguk.
Setelah kaisar Ronald pergi putri Bella mengajak Arey dan Neney untuk meracik obat yang kemarin di beli, mereka sama sama membantu putri Bella meraciknya.
Usai meracik obat putri Bella melangkah menuju ke istana pangeran Daniel.
Tampak kamar pangeran Daniel sangat memprihatinkan, ruangan gelap tanpa ada cahaya.
Putri Bella langsung memeriksa denyut nadi pangeran Daniel.
" panasnya belum turun, aku akan membantumu meminum obatnya, ucap putri Bella.
Pangeran Daniel terkejut akan kedatangan putri Bella, "Bella untunglah kamu masih hidup, aku selalu memikirkanmu. Aku merasa berdosa padamu."
Putri Bella : sudahlah pangeran jangan banyak berpikir, penyakitmu akan segera sembuh.
Pangeran Daniel : Bella saya tahu, penyakit ini tidak akan sembuh, dan banyak yang meninggal, kamu jangan dekat dekat padaku, nanti kau tertular.
Putri Bella : sudahlah, apa kamu sudah makan?
Pangeran Daniel : mana ada yang datang padaku dengan penyakitku seperti ini, mereka pada menjauhiku.
Putri Bella : kalo begitu kamu tunggu sebentar yaa.. sambil melangkah keluar dari kamar pangeran Daniel.
Pangeran Daniel tampak kecewa putri Bella pergi,"aku tahu kamu pasti akan pergi meninggalkanku, aku tak berharap banyak padamu, karena aku pantas di tinggal olehmu."
__ADS_1
Putri Bella tak menghiraukan ucapan pangeran Daniel, dia lalu ke dapur memasak bubur untuk pangeran Daniel.
Jangan lupa like dan comentnya..