Kejarlah ..... Putri

Kejarlah ..... Putri
Menghibur Nenek ...


__ADS_3

Satu Minggu telah berlalu putri Bella dan pangeran William mengunjungi ibu Suri untuk berpamitan pulang ke kerajaan negri Sutra.


Ibu Suri : mengapa kalian tidak tinggal disini?


Bella : ampun yang mulia ibu Suri, bukannya hamba tidak ingin tinggal lama disini, namun ini untuk kebaikan dan perkembangan William.


Ibu Suri terlihat sedih, dia seakan tak rela putri Bella dan pangeran William hendak meninggalkannya.


Namun dia memikirkan keselamatan pangeran William dan Putri Bella memang sangat di prioritaskan.


Ibu Suri : baiklah Bella, kapan kapan kamu kembali ke sini kalo William sudah siap.


Bella : baik yang mulia ibu Suri, ucapnya bahagia.


Ibu Suri : Bella mulai sekarang kamu harus memanggilku nenek, karena kamu sekarang sudah sah menjadi istri dari kaisar Andreas.


Bella : baiklah nenek, saya pamit untuk berkemas dulu bersama suamiku.


Ibu Suri : baiklah sambil terlihat sedih.


Sementara itu, William seakan mengerti akan meninggalkan Ibu Suri, jadi dia seharian menemani ibu Suri. Ibu Suri sangat terhibur dengan adanya kehadiran William yang lucu dan penurut.


Melihat kedekatan pangeran Dan Ibu Suri, putri Bella pamit undur diri untuk membereskan keperluannya besok.

__ADS_1


Setelah putri Bella pergi William tahu kalo ibu Suri sangat sedih. Pandangannya menjadi kosong kareana akan di tinggalkannya.


Untuk menutupi kesedihan neneknya, William mencoba menghiburnya.


William : nenek aku punya cerita apa nenek mau dengar ?


Ibu Suri tersentak lalu tersenyum anak kecil ini mau menghiburnya, " baiklah nenek akan mendengarnya, sambil membelai lembut kepalanya.


William : baiklah aku akan mulai bercerita.


Suatu hari ada seorang saudagar kaya yang sangat tamak dan pelit,dia selalu sombong dan menilai rendah pada rakyat miskin.


Ibu Suri tersenyum mendengar cerita Wiliam, " padahal usianya baru 3 tahun mengapa dia sangat pintar, "ucapnya dalam hati.


William : semua orang sangat membenci saudagar kaya itu. Suatu hari dia meninggal, dia meninggal menggemparkan semua warga.


Ibu Suri : apa yang terjadi hingga menggemparkan warga ?


William : karena saudagar kaya itu mati tangannya terlentang kaku ke atas tidak bisa di lipatkan di atas badannya.


Ibu Suri tambah penasaran, " lalu bagaimana supaya bisa di lipat di atas badan ?"


William : untunglah saudagar kaya itu mempunyai anak yang pintar dia lalu mensayembarakan, barang siapa yang bisa melipatkan tangan ayahnya di atas badan maka akan di beri hadiah 1kantong uang emas kecil.

__ADS_1


Ibu Suri : lalu ??


William : semua berlomba lomba ikut sayembara itu namun tidak ada hasil, akhirnya ada seorang anak miskin yang pintar ikut sayembara itu.


Ibu Suri : bagai mana caranya ?


William : dengan cara dia beradu dengan mayat saudagar kaya.


Ibu Suri tambah penasaran " coba peragakan ?"


William sambil memperagakan tangannya di rentang dan di tarik sambil bicara ," cang kacang panjang yang panjang kucing !!!.


Karena saudagar kaya itu tak mau menjadi kucing maka tangannya bisa di lipat di atas badan ucapnya.


Ibu Suri : apa ??? Hahahhahahaha anak kecil ini sungguh lucu sambil tertawa terpingkal pingkal.


Para kasim dan dayang istana yang berada dekat ibu suri juga ikut tertawa bersama.


Kasim juga mengingatlan ibu suri agar tertawanya jangan terlalu kencang agar tidak mengganggu kesehatannya.


Ternyata pangeran William yang masih kecil bisa mengambil hati ibu Suri, yang konon ibu suri sangat tegas dan dingin. Entah mengapa ibu Suri sangat menyayangi pangeran William dan putri Bella.


Jangan lupa like dan comentnya..

__ADS_1


__ADS_2