
Pagi pagi sekali Andreas datang menuju istana mawar, dia langsung menuju kamar William dan ikut berbaring di sampingnya.
Tak berapa lama William terbangun, dia sangat senang orang yang pertama di lihat saat bangun tidur adalah ayahnya.
Dengan manja dia lalu memeluk ayahnya." pagi ayaaah "
Andreas : jagoan ayah ayoo kita mandi, sambil menggendong dan melangkah menuju kamar mandi.
William mengangguk dia menuruti semua perkataan ayahnya. Hatinya terasa tentram bila dekat dengan ayahnya.
Selesai mandi, mereka menuju meja makan yang telah di siapkan oleh para dayang. Bella sudah menunggu di meja makan." Selamat pagi Andreas, selamat sayang ucapnya sambil tersenyum."
Andreas yang melihat senyum Bella, dia sangat terpukau, Bella bagai bidadari yang turun dari kahyangan, " ya ampuuuun aku tak kuat melihat senyumannya." ucapnya dalam hati.
William : pagi Mom..
Andreas : pagi juga ...
Mereka langsung sarapan pagi, di saat sarapan mereka tidak ada bersuara hanya suara hentakan sendok dan garpu yang terdengar.
Selesai makan baru mereka saling bicara.
Andreas : pagi ini kita akan menjenguk nenek apa William mau ikut ?
William : apa nenek akan baik baik saja?
Andreas : tentu saja dia akan baik baik saja, dia pasti bahagia dan sayang saat melihat padamu.
William : baiklah ayoo kita ketempat nenek, ucapnya tidak sabar.
__ADS_1
Putri Bella dan Kaisar Andreas tersenyum melihay tingkah laku William, mereka saling menatap penuh cinta.
Merekapun melangkah menuju istana ibu suri. Andreas menggendong William di bahunya dan menggenggam tangan Bella agar berada di sampingnya.
Saat mereka sampai kasim sudah memberitahukan ibu suri kalo kaisar Andreas datang.
Kasim : yang mulia silakan masuk, ibu suri sudah menunggumu dari tadi.
Andreas : terimakasih, sambil menarik tangan Bella.
Bella terlihat kikuk karena tangannya di tarik Andreas, hatinya berdebar tak karuan.
Saat sampai di kamar ibu suri, William langsung turun dan menghampiri ibu Suri.
Ibu suri terkejut mendengar seorang anak kecil memanggilnya nenek, hatinya tersentuh dan terharu melihat William yang tampan dia lalu memeluk erat William .
" Andreas mengapa kamu memberi kejutan seistimewa ini ?? Aku sangat bahagiaaaa... sambil menitikan air mata.
Bella terharu, melihat adegan William dan Ibu suri.
Andreas tersenyum senang melihat neneknya bahagia.
Bella : perkenalkan saya Bella..
Ibu suri : aduuuh cantiknya, Andreas nenek tak pernah menyangka kalo kamu sudah mempunyai istri dan anak yang lucu, pantas saja puluhan selir kamu tak pernah menyentuhnya.
__ADS_1
Bella : puluhan Selir ??? Wajahnya tampak terkejut.
Ibu Suri : hehhehe maafkan nenek keceplosan.. ucapnya.
Bella : baiklah, mohon maaf saya tahu dari Andreas yang mulia ibu Suri sakit, apa boleh saya membantu menyembuhkannya ?
Ibu Suri : sungguh ?? Kamu bisa menyembuhkan kelumpuhannku? dengan wajah bahagia.
Bella : baiklah saya coba memeriksanya, mudah mudahan yang mulia ibu Suri bisa sembuh, ucapnya
Bella mengeluarkan jarum peraknya dia lalu melakukan akupuntur pada saraf kaki ibu suri.
Pangeran William dan kaisar Andreas melihat tangan terampil putri Bella yang menusukan jarum Pada ibu Suri. Mereka berdua menatap ngeri namun juga bangga akan keterampilan Bella.
Setelah melakukan akupuntur, kaki ibu suri sedikit bereaksi.
Ibu Suri : aaaah akhirnya kakiku tidak begitu kaku lagi, terimakasih Bella...
Bella : sepertinya penyakit ibu Suri belum begitu parah, dengan 3x akupuntur nenek sudah bisa berjalan lagi.
Ibu Suri : sungguh ?? Aah aku sangat berterimakasih padamu, aku sempat putus asa, semua tabib tak bisa menyembuhkanku. Sepertinya kamu utusan dari langit untuk menyembuhkannku.
Bella dan Andreas tersenyum mendengar ucapan Ibu Suri.
William sepertinya mengerti akan penderitaan ibu Suri.
Dia dengan cekatan, tangan mungilnya memijat tangan dan bahu ibu Suri.
Membuat putri Bella, kaisar Andreas dan Ibu Suri tersenyum geli.
__ADS_1
Jangan lupa like dan comentnya..