
Setiap hari Andreas berusaha membahagiakan pangeran William. Mereka terlihat sangat bahagia dan tak dapat di pisahkan.
Putri Bella merasa senang anaknya lebih ceria dan aktif dari biasanya. Tingkat kepercayaannya sangat tinggi dan lebih bersemangat.
Lama lama putri Bella menjadi percaya pada Andreas, dia sedikit membuka hatinya.
Andreas merasa senang perjuangan untuk mendekati putri Bella sudah semakin dekat.
William : mom aku senang bermain dengan ayah ucapnya bahagia.
Bella : baiklah, pergunakan kebersamaanmu dengan ayah, sambil menatapnya lekat.
William : tapi nanti ayah akan pergi lagi... pasang wajah sedih.
Bella : kemarilah sayang, lalu memangku anaknya. " walaupun ayah pergi, ayah hanya mencari nafkah. Kalo tidak bekerja nanti ayahmu tidak bisa makan apa kamu tidak khawatir kalo ayah tidak makan?
William : biarkan ayah di sini saja, aku akan membantu mencari uang buat kalian, dengan menatap ibunya untuk mempercayai ucapannya.
Andreas yang mendengar itu terharu anak sekecil itu bisa bertanggung jawab akan orang tuanya dia tersenyum, namun hatinya merasakan kesedihan karena beberapa hari lagi akan berpisah dengan Bella dan William.
Andreas : baiklah jagoan ayah, sekarang waktunya tidur. Ayah akan menemani tidurmu, dengan suara lembut.
Pangeran William lalu merentangkan tangannya agar di gendong Andreas. Andreas mengambil William dari tangan putri Bella dan mengantarkannya ke kamar.
Putri Bella sedikit melamun memikirkan kesedihan anaknya yang enggan berpisah dengan Andreas yang dianggap ayahnya.
__ADS_1
Tak berapa lama tiba tiba Andreas melangkah mendekat mendatangi putri Bella.
Bella : apa William sudah tidur ?
Andreas : iya dia cepat sekali tidurnya, aku tak menyangkanya.
Putri Bella : baiklah aku akan mengambil minuman untukmu.
Andreas mengangguk dan menunggu putri Bella mengambil air.
Seperti biasa putri Bella membawa satu tea set dan cemilan.
Andreas : apa boleh saya tahu tentangmu?
Andreas : aku ingin lebih mengenalmu ucapnya lembut.
Entah mengapa Bella menceritakan semua yang dialaminya, hatinya percaya pada Andreas yan baru di kenalnya selama 2 bulan.
Bella : baiklah aku akan ceritakan, lalu putri Bella menceritakan tentang masa kecil di istana angin, bertunangan dengan pangeran Zeris dan menikah dengan kaisar Ronald.
"Aku sudah menceritakan tentangku bagai mana dengan mu ?" ucapnya sambil tersenyum.
Andreas: baiklah aku akan menceritakannya.
Aku adalah anak kaisar Arthur, dari kerajaan negri Niji. Kedua orang tuaku sudah tiada, aku di besarkan oleh nenekku.
__ADS_1
Jleeb putri Bella terkejut, ternyata Andreas adalah seorang Kaisar.
Bella : berarti sekarang kamu adalah Kaisar ? Dengan masih wajah terkejut.
Andreas mengangguk, putri Bella lalu memberi hormat pada Andreas.
Andreas : jangan sungkan, ini juga bukan di negriku, mungkin ini sebagai takdir dari langit aku bertemu denganmu hingga kutukanku hilang.
Putri Bella : boleh saya tahu, mengapa setiap keturunan kaisar mendapat kutukan?
Andreas : aku paham, mungkin mantan suamimu juga kena kutukan sekarang dia hidup normal, sayang sekali dia terlalu bodoh melepaskanmu.
Putri Bella hanya bisa berwajah serius, mendengarkan cerita dari kaisar Andreas.
Andreas : asal muasal kutukan adalah setiap yang akan menjadi kaisar adalah perjanjian dari leluhur sebelumnya, mereka pernah bersumpah sampai keturunan yang akan datang akan mendapatkan kutukan untuk mencari ketulusan pasangannya.
Aku beruntung dalam waktu singkat bertemu denganmu.
Putri Bella tercegang mendengar keterangan dari andreas, dia merasa ngeri akan kutukan yang menimpa pada setiap yang akan menjadi kaisar.
Dan secara sadar dia dan Andreas tidak ada kontak badan mengapa Andreas bisa berubah?
Lalu dia terbayang lagi nasib anaknya, semoga di masa depan tidak akan menjadi kaisar di kerajaan negri Aurola. Agar nasibnya tidak mendapatkan kutukan seperti kaisar sebelumnya.
Jangan lupa like dan comentnya..
__ADS_1