
Suasana ruangan rumah putri Bella terasa sunyi, putri Bella mengintruksikan para dayang untuk membuatkan masakan yang banyak karena ada banyak tamu.
Setelah selesai masak putri Bella mendatangi kamar perawatan karena dia tahu kedua kaisar itu sudah sehat. Jadi kedua kaisar itu hanya pemulihan dengan istirahat saja.
Saat membuka pintu masuk ruang perawatan, putri Bella tertegun melibat kedua kaisar itu masih tertidur. Dan yang lebih mencuri perhatian matanya adalah anak dan kaisar Ronald.
Terlihat pemandangan yang indah anak dan ayah kandungnya tidur saling berpelukan. Entah apa yang di rasakan oleh hatinya, seakan pemandangan itu begitu indah.
Putri Bella melangkah menghampiri kaisar Andreas suaminya, dia membelai dan membangunkan suaminya.
Bella : Andreas bangunlah, sudah waktunya makan malam. Andreas sedikit susah untuk bangun karena terasa lelah bertarung denga kaisar Ronald, hingga putri Bella menggunakan sefikit tenaga untuk membangunkannya.
Namun dengan ketelatenan istrinya, akhirnya kaisar Andreas bisa bangun.
Andreas : aaih sayang.. terimakasih, sambil menggerakan tubuhnya untuk bangun.
Bella : apa masih ada yang sakit ? sambil menatap suaminya penuh dengan kecemasan.
Andreas : tidak ada, kemarilah aku merindukanmu.
Bella : baiklah, sambil membalas pelukan suaminya.
__ADS_1
Merekapun berjalan menuju ruang makan.
Andreas : sayang, apa boleh saya minta tolong padamu ?
Bella : minta tolong apa Andreas ?
Andreas : tolong bangunkan William dan Ronald juga kasihan mereka kalo tidak makan.
Putri Bella menarik napas panjang, sebenarnya dia enggan membangunkan kaisar Ronald " baiklah aku akan membangunkannya." Lalu melangkah menuju kamar ruang perawatan kembali.
Dengan ragu putri Bella menghampiri mantan suaminya. Dengan sedikit bergetar tangannya menyentuh salah satu tangan kaisar Ronald.
Karena tubunya ada sefikit goncangan kaisar Ronald tersadar dari alam mimpinya. Lalu mengumpulkan semua kesadarannya.
Kaisar Ronald terbangun di merasa bahagia istrinya membangunkannya.
Ronald : istri .. apa boleh kamu memanggilku nama, jangan aku panggil aku tuan.. ucapnya penuh harap, dia sangat menindukan pangilan sayang dari istrinya.
Bella : maaf tuan saya tidak bisa, sambil melangkah meninggalkan kaisar Ronald.
Kaisar Ronald sangat kecewa dia menarik napas yang panjang, dia harus berpikir harus berjuang untuk mendapatkan hati istrinya kembali.
__ADS_1
Pangeran William tiba tiba terbangun karena tidurnya sedikit terguncang karena di gendong.
Bella : sudah bangun sayang ? sambil menatap anaknya dengan wajah tersenyum.
Willliam : iya mom, sambil berucap malas karena masih mengantuk.
Bella : baiklah cuci muka dulu agar makan malamnya tidak membuatmu ngantuk. Sambil melepas anaknya dari gendongannya.
William : baik mom, sambil berjalan pelan, dan tangan mungilnya masih mengucek ngucek matanya yang masih kantuk.
Tiba tiba kaisar Ronald menggandengnya untuk berjalan ke kamar mandi. Terlihat wajah mungil anaknya terlihat senang, karena akan di temani cuci tangan.
Ronald : ayah akan menemanimu ke kamar mandi, ucapnya lembut.
William sedikit bingung dengan ucapan kaisar Ronald, karena yang dia tahu ayahmya adalah kaisar Andreas. Namun dia tak meributkannya karena dia masih mengantuk.
Usai kembali dari cuci mukanya, kaisar Ronald dan pangeran William berkumpul untuk makan malam bersama. Suasana terasa hangat, putri Bella tidak memperlihatkan keengganan terhadap kaisar Ronald.
Karena bagaimanapun dia adalah ayah kandung dari pangeran William. Terlihat Pangeran William sangat bahagia akan malam bersama.
Jangan lupa like dan comentnya..
__ADS_1