
Raja Rongya tak henti hentinya memohon pada 3 pengawal bayangan yang menjadikan sandra agar istrinya di lepas.
Raja Rongya : tolong lepas istriku, dia masih mempunyai anak balita yang masih membutuhkannya.
Tiba tiba datang seorang ksatria yang berwajah garang melangkah menuju singanasa raja Rongya.
Ksatria : hahahaha akan ku kabulkan, kalian dan negri ini akan aman asal kalian memenuhi syaratku.
Raja Rongya : tuan dendam apa yang membuat mengusik istanaku?
Ksatria : jujur tidak ada dendam padamu, hanya saja aku di perintah oleh kaisar.
Raja Rongya : apakah tidak ada cara yang baik untuk menyambut tamuku keistana ini ? sambil menatap kepada ksatria yang garang.
Ksatria merasa malu akan ucapan raja Rongya, dia lalu memberi kode pada pengawal bayanganya untuk melepas senjata pada raja Rongya dan ratu Mia.
Raja Rongya dan ratu Mia akhirnya bisa bernapas lega karena dia tidak merasa terancam lagi.
Raja Rongya dan ratu Mia turun dari istana dan memberi hormat pada utusan kaisar.
Raja Rongya : baiklah tuan kami siap menerima perintah kaisar.
Sementara itu putri Bella sedang asyik bermain bersama pangeran Brian, dia sangat senang adiknya sudah mulai pintar.
Arey datang berlari menuju putri Bella.
__ADS_1
Neney : Arey apa yang terjadi ?
Arey masih suasana terkejut dan napasnya tidak beraturan.
Putri Bella : Neney berikan air minum pada Arey, dia berlari kemari dengan sekuat tenaga pasti lelah.
Neney lalu memberi minum pada Arey, Arey tampak sedikit tenang lalu dia teringat kejadian yang menimpa di istana.
Dayang setia Putri Bella
Arey : nona gawat, ayah dan ibumu di sandra oleh penjahat. Mereka sedang di sandra.
Putri Bella : Apa kamu serius Arey ?
Yaa Arey dan Neney adalah dayang yang selalu menjaga putri Bella, Arey yang selalu sibuk di luar untuk memenuhi keperluan putri Bella.
Sedang Neney harus selalu dekat di sisi putri Bella. Putri Bella menjadi panik dia lalu memberikan adikya pada Arey dan Neney.
Putri Bella : jika terjadi sesuatu pada keluargaku tolong jaga dengan Baik pangeran Brian. Kupercayakan pada kalian berdua.
Arey Dan Neney terkejut namun dia langsung menyetujuinya dengan cara mengangguk. Bagaimanapun pangeran Brian adalah pangeran masa depan Kerajaan negri Angin.
Pangeran Brian : kakak...wajah imutnya menatap putri Bella sambil tangannya mengangkat ingin di gendong.
__ADS_1
Pangeran Brian
Putri Bella : adikku sayang, kamu harus bersama Neney dan Arey. Kakak akan membawa ayah dan ibumu yaa, kamu tidak boleh nakal, kamu harus baik baik pada bibi Arey dan bibi Neney.
Pangeran Brian : iyaa kakak.
Putri Bella : semoga kamu mengerti adikku sayang sambil matanya berkaca kaca. "Kamu jaga diri baik baik.. dan tak lupa mencium adiknya bertubi tubi di seluruh wajahnya.
Neney dan Arey dengan cepat langsung mencari perlindungan untuk menyembunyikan pangeran Brian.
Arey : pangeran ayoo kita sembunyi.
Pangeran Brian : baik bibi..
Arey dan Neney tersenyum melihat kepatuhan pangeran Brian.
Pangeran Brian seperti mengerti akan keadaan, dia tidak menolak di bawa oleh Arey dan Neney. Walaupun diajak ke tempat yang tal pernah di laluinya.
Putri Bella langsung berlari menuju istana diikuti pengawal bayangannya. Dia sangat takut terjadi sesuatu dengan kedua orang tuanya.
" ayaaaah , ibuuuuu aku akan menyelamatkanmu.. teriak putri Bella.
Sambil berlari kencang tanpa memikirkan akan lelah dan bahaya yang akan mengancam nyawanya.
__ADS_1
Jangan lupa like dan comentnya...