
Keesokan harinya kaisar Andreas seperti memberikan peluang kepada putri Bella dan Kaisar Ronald.
Dia ingin Memberikan kesempatan kepada keduanya untuk saling bicara dan menjelaskan titik permasalahan yang membuat mereka menjadi salah paham.
Sesuai janjinya saat di medan pertempuran dia ingin kaisar Ronald menjadi bagian dari keluarga kecilnya yaitu menjadi suami putri Bella juga.
Kaisar Andreas tahu bahwa ini sangat sulit, karena putri Bella tidak bisa bercabang kelain hati dan keras kepala akan keputusannya kalau sudah memutuskannya.
Andreas : sayang aku ada urusan sebentar, aku akan pamit dulu yaa, sambil mengelus perut putri Bella yang mulai terlihat besar.
Bella : kamu akan kemana Andreas ?
Andreas : aku akan ke istana sebentar, karena ada pekerjaan yang harus diselesaikan.
Bella : baiklah kamu harus cepat kembali, kamu harus jaga kesehatan juga.
Andreas : baiklah saya akan mendengarkan semua perkataan istriku.
Sambil mengecup kening istrinya, dia lalu berkata pada anak di dalam kandungannya, " sayang kamu jangan menyusahkan ibumu yaa.. ayah akan pergi sebentar sambil mencium perut putri Bella yang mulai mebesar.
__ADS_1
Dari jauh kaisar Ronald melihat adegan itu, hatinya diliputi rasa cemburu. Karena putri Bella belum bisa menerima dirinya. Dulu dia tak sempat membahagiakan putri Bella, dan berakhor menjadi rasa penyesalan.
Setelah pamit terhadap istrinya, dia juga pamit pada pangeran William agar anaknya tidak khawatir. Dan mejaga ibunya dengan baik.
Usai berpamitan Kaisar Andreas berjalan keluar, saat di betatapan dengan kaisar Ronald dia sedikit berbisik " gunakan kesempatan selagi akubtak ada "
Kaisar Ronald tersenyum dan mengangguknya.
Setelah kepergian kaisara Andreas, pangeran William mengajak putri Bella untuk bermain di taman. Tangan mungilnya menarik tangan ibunya untuk cepat cepat pergi ke taman.
William : ayoo mom kita ke taman.
Bella : baiklah sayang mom akan ikut main di taman.
Melihat adegan itu kaisar Ronald menjadi turut bahagia di melangkah mendekati mereka.
Ronald : apa boleh saya ikut gabung ?? ucapnya penuh harap untuk diijinkan.
William : boleeeh kemarilah paman ..
__ADS_1
Deg panggilan paman membuat hati kaisar Ronald menjadi sakit. Hatinya seakan di cabik cabik hingga potongan terkecil.
Ronald : sayang apa boleh kamu memanggilku ayah juga ?
William : maaf paman, aku sudah mempunyai ayah, ucapnya polos.
Putri Bella yang melihat raut kecewa di wajah kaisar Ronald merasa kasihan, dia seakan merasakan sakit di hatinya, akhirnya diapun bicara.
Bella : anakku mungkin kamu bisa memanggilnya ayahanda biar enak di panggilnya.
Ronald : nah itu lebih enak di dengar ucapnyanya sambil kegirangan. Karena panggilan Ayahanda pangkatnya lebih tinggi dari pada ayah pikirnya.
William : baiklah aku akan memanggilmu ayahanda.
Kaisar Ronald sangat bahagia anaknya memanggil ayahanda, dia tak lepas dari senyuman yang tampan.
Sebagai ucapan terimakasih nya dia menarik tangan putri Bella, dengan posisi yang berlawanan. Dia tak berani terlalu dekat karena dia tahu kalo putri Bella belum bisa menerimanya.
Ronald : istri aku sangat berterimakasih, kamu sudah membesarkan anak kita dan memberi kesempatan memanggil ayahanda.
__ADS_1
Putri Bella hanya tersenyum simpul, namun tiba tiba dia terlihat panik di arah yang berlawanan ada anak panah yang akan menghujam kaisar Ronald dengan cepat dia menarik tangan kaisar Ronald dan membalikan posisinya dan "cluuub" suara panah menghujam punggung putri Bella.
Jangan lupa like dan comentnya..