
Setelah melihat kelucuan dan menggemaskan putri Bella dan pangeran William, putri Rista jadi mengerti mengapa pangeran Rafael sangat menyayangi adiknya.
Rista : hahhaa menggemaskan sekali adik dan keponakanmu, dengan spontan tertawa.
Rafael : nah sekarang kamu sudah tahukan? Aku sampai tak berdaya bila tak melihat mereka.
Rista : baiklah, lakukan rutinitasmu seperti biasa bersama adik dan keponakanmu, aku tidak akan mengganggumu.
Rafael : baikalah, ayoo kemari, dari dulu kita adalah teman semasa kecil, jadi kamu jangan sungkan padaku.
Putri Rista mendekati pangeran Rafael, lalu dia menggenggam tangan pangeran Rafael.
Putri Bella dan tuan Galih sangat senang akan perkembangan perjodohannya, mereka mendekati kedua pasangan yang baru di jodohkan.
Tuan Galih : pangeran karena sudah selesai, aku pamit undur diri bersama Rista.
Rafael : tuan Galih, bulan depan aku dan putri Rista akan melangsungkan pernikahan, mohon do'a restumu sambil memberi hormat pangeran Rafael dan putri Rista kepada tuan Galih.
Tuan Galih menjadi terharu, dia sebenarnya cemas akan perjodohan ini tidak berhasil, ternyata pangeran Rafael hatinya sangat baikdan berbudi luhur.
Putri Bella dan pangeran William tersenyum bahagia melihat pangeran Rafael mempunyai jodoh.
Tuan Galih : Putri Bella saya ucapkan terimakasih atas usahamu selama ini.
Bella : jangan sungkan tuan, memang sepantasnya kakakku mendapatkan jodoh yang baik dan cantik seperti putri Rista.
__ADS_1
Rista : adik kamu terlalu berlebihan memujiku, bulan depan aku akan lebih mengenalmu.
Putri Bella : baiklah kakak, aku akan selalu menunggumu.
Akhirnya tuan Galih dan putri Rista pamit undur diri meninggalkan pangeran rafael, putri Bella dan Pangeran William.
Pangeran Rafael : ayoo kita sama sama pulang, aku akan memberitahukan kabar baik ini pada ayahanda dan ibunda.
Putri Bella : ayoo kakak, sambil merangkul tangan kekar kakaknya.
Sepajang perjalanan mereka bersenda gurau membuat perjalanan menjadi tak terasa sudah sampai di istana.
Raja Jemmy dan ratu Sella tersenyum melihat kedua anaknya datang mengunjunginya.
Ratu Sella : betul suamiku, aku tak sabar menunggu mereka mendekat.
Putri Bella dan pangeran Rafael sambil gendong pangeran William melangkah menuju kedua orang tua.
" salam ayahanda , ibunda" ucap pangeran Rafael, sambil menurunkan pangeran William.
Pangeran William seolah mengerti, dia lalu memberi hormat dan mendekati raja Jemmy. Raja Jemmy tersenyum lalu menempatkan pangeran William di pangkuannya.
Rafael : ayahanda, ibunda bulan depan aku akan menikah dengan putri Rista.
Raja Jemmy : putri Rista ? Siapa dia ? Dari keluarga mana ?
__ADS_1
Pangeran Rafael : putri Rista adalah putri dari perdana mentri distrik militer.
Raja Jemmy terkejut," bukankah perdana mentri distrik militer hanya mempunyai anak laki laki ?"
Pangeran Rafael lalu menceritakan semua yangbtelah terjadi pada putri Rista.
Raja Rafael : ooo jadi begitu, sekarang aku mengerti baiklah bulan depan akhirnya kita mempunyai menantu dari perdana mentri Harim, aku tak perlu khawatir semua keluarganya sangat baik.
Bella : ayah, ibu setelah acara pernikahan kakak Rafael selesai aku akan menempati rumah sebelah toko obat.
Ratu Sella : mengapa putriku ? Dan dari mana kamu mendapatkan toko itu ?
Putri Bella : toko obatku harus penuh perhatian, dan aku mendapatkan toko itu dari tuan Galih karena aku telah berhasil menjodohkan kakak Rafael hehehehehe.
Rafael : apaaa ? Jadi selama ini kamu menjualku adik ? dengan wajah kesal.
Bella : tidak kakak, aku hanya ingin mendapatkan keuntungan saja sambil berlari.
Pangeran Rafael gemas dia lalu mengejar adiknya." Heiiii jangan lariii...
Raja Jemmy dan ratu Sella terkekeh melihat pangeran Rafael dan putri Bella saling mengejar.
pangeran William turun dari pangkuan Raja Jemmy dia ikut berlalri mengejar ibu dan pamannya.
Jangan lupa like dan comentnya..
__ADS_1