KELUARGA SOMPLAK

KELUARGA SOMPLAK
Ketakutan Nek encim


__ADS_3

Bimo semakin terkenal di sekitar perumahan yang ditinggali nek encim, setelah aksinya menyelamatkan seorang anak kecil yang nyaris terpangang didalam sebuah rumah yang terbakar sementara ibu si bocah sedang berbelanja kepasar.


Hari hari nek encim selalu dikejar perasaan takut jika suatu saat Bimo meningalkan dirinya, terlebih lagi begitu banyak anak anak gadis di kampung itu menyukai Bimo yang polos.


Nek encim selalu melarang Bimo sendirian jika berpergian kecuali kesawah dan kebun milik nek Encim.


Nyai ada pasar murah di kabupaten, kita kesana mau nggak, sekalian untuk mengisi barang di mini market kita!" ajak Bimo.


"Boleh mas" kapan perginya? tanya nek Encim.


Ntar sore aja nyai, biar nggak terlalu panas.. kata Bimo.


Saat sore telah tiba Bimo dan nek encim pergi kepasar murah dengan motor matik yang baru dibeli nek Encim, sejak dari rumah hingga tiba dipasar nek Encim terus memeluk tubuh Bimo seakan akan takut ditingalkan oleh Bimo.


Tiba dipasar nek Encim langsung mengapit lengan Bimo setelah Bimo turun dari motornya


Nyai apa aja yang harus kita beli, apa nyai membawa catatan nya? tanya Bimo.


"Ada mas ini.jawab nek Encim memberikan sebuah kertas yang terdapat begitu banyak barang yang harus dibelinya.


Kios itu sepertinya lengkap nyai, ayo kita kesana. ajak Bimo.


"Iya mas" jawab nek encim.


Bimo mengumpulkan semua barang yang ada di kertas catatan milik nek Encim dengan sigap..


Mas tolong hitung belanjaan kami. pinta Bimo.


"Baik mas" jawab pedagang itu dengan cepat menghitung barang yang di tunjuk Bimo.


Semuanya lima juta enam ratus ribu mas. kata penjual itu.

__ADS_1


Ini kata nek encim menyodorkan uang dengan pas kepada penjual itu, terima kasih Bu ini notanya kata penjual itu pada nek encim.


Barangnya kami titip disini dulu ya mas, nanti kami ambil kami masih mau belanja lagi. ucap Bimo..


"Iya mas" jawab pedagang itu dengan ramah.


Mas itu kenapa ko ramai sekali?"tanya nek Encim sambil menunjuk kearah lokasi yang terlihat sangat ramai dipenuhi pengunjung.


"Ayo kita lihat nyai.ajak Bimo dengan mengengam jari tangan nek Encim.


Oh hanya atraksi sulap, kirain ada penjual apa. kata nek Encim.


"Kita ke kios lain aja ya nyai. ajak Bimo


"iya mas" tapi habis itu kita cari makan ya soalnya aku udah lapar. kata nek Encim.


"Iya nyai. jawab Bimo dengan sabar menuntun Nek Encim.


"Mas" bakso dua ya!"kata Bimo yang langsung mencari tempat duduk di bagian sudut ruangan.


"Mas" ternyata ramai juga ya disini.kata nek Encim dengan melihat kesekeliling nya.


Iya nyai..itu bakso kita udah datang. kata Bimo menunjuk pelayan yang membawakan bakso kearah mereka.


"Terima kasih"mas kata Bimo.


Iya silahkan dinikmati..kata pelayan itu dengan menatap kearah nek Encim yang terlihat manja pada pemuda di depannya.


Beberapa pengunjung menatap kearah nek encim dan Bimo yang begitu mesra dengan makan saling menyuap tanpa perduli pada lingkungan sekitar.


Mas itu ibunya ya.? tanya pengunjung yang duduk di samping kursi Bimo.

__ADS_1


"Bukan mbak. ini istri saya!" jawab Bimo dengan mengusap lengan nek Encim.


Haaaaaa...nggak salah mas, ko istrinya tua banget, lebih pantas jadi ibunya mas..kata orang itu.


"Dia emang istri saya mbak. jawab Bimo berusaha meyakinkan.


Emang kenapa kalau saya istrinya, masalah buat kalian nggak kan?omel nek Encim.


Ya nggak masalah sih buat, kita cuma heran aja. masih banyak yang muda kenapa mesti nikah sama yang tua..apa yang tua bisa ngasih keturunan..kan nggak!" yang ada masa depan suram karena nggak puas diranjang. ejek perempuan yang duduk disamping nek Encim sambil tertawa diikuti pengunjung yang lain.


Mas kalau mau puas diranjang sama saya aja. di jamin mas akan puas banget deh..dari pada naikin perempuan yang sudah kisut itu ledek tamu yang lainnya....


Mas kalau mau punya keturunan sama kepuasan mending sama saya aja, pasti mas akan bahagia.. rayu seorang perempuan yang tubuhnya seksi serta montok.


Nek encim yang inggin berdiri menghampiri perempuan yang mencoba menggoda Bima.


langsung ditahan Bima.


Secantik dan sehebat apapun kalian, bagi saya istri saya jauh lebih hebat dan baik dari pada kalian!" kata Bimo membela nek Encim dan langsung pergi dari kios itu setelah membayar makanan mereka.


Tiba dirumah nek encim terus diam tanpa bicara sama sekali.


"Nyai kenapa?"tanya Bimo .


Mas apa yang dikatakan mereka benar, aku sudah tua tidak akan bisa memberikan mas keturunan lagi. aku takut mas akan mencari wanita lain!" kata nek encim.


Aku tidak akan mencari wanita mana pun nyai, aku janji. kata Bimo..


Aku harus minta bantuan Mala atau Inayah agar bisa punya anak lagi kata nek encim dalam hati.


.

__ADS_1


__ADS_2