
Aki Rahmat yang baru masuk kekamar langsung tersentak saat melihat Nirmala yang baru selesai mandi dengan baju handuknya..
Sayang kamu sengaja mancing Abang ya?" tanya aki Rahmat dengan tatapan mesumnya.
Nggak ko bang..Mala tadi habis nemenin akia bermain di taman samping. karena gerah jadi Mala langsung mandi aja.. jawab Nirmala
sambil mengusap wajah nya dengan handuk lembut.
Abang boleh minta nggak?" tanya aki Rahmat yang sudah mode berdiri.
'Nggak, Mala capek seharian ngurus buntut Abang yang nggak kira kira nakalnya!" omel Nirmala.
"Ayolah sayang, dosa Lo nggak melayani suami.. bujuk aki Rahmat.
Perasaan dulu Abang nggak gini amat, minta jatahnya. kenapa sekarang seperti sinetron kejar tayang..
Habis kamu makin kesini makin montok dan seksi.. jadi Abang kan nggak tahan!" ucap aki Rahmat yang langsung mencumbu Nirmala.
Dasar makin tua makin mesum. oceh Nirmala yang kesal.
Kalau nggak mesum nggak dapat keturunan sayang!" ucap aki Rahmat dengan mengecup bibir Nirmala.
Aki Rahmat langsung membawa Nirmala me nuju ranjang mereka.
Dengan ganas aki Rahmat menggumuli nirmala di tempat tidur hingga Nirmala kewalahan.
"Abang pelan, jangan main paksa aja.. ucap Nirmala.
"Iya sayang, kamu tenang aja Abang akan pelan pelan ko. ucap aki Rahmat dengan senyum mesumnya.
Baru setengah jalan ..
"Mala"Rahmat!" cepat keluar, kita harus kekampung nenek. Tante sita masuk rumah sakit.. teriak Audy dari luar.
'Abang,"lepasin Mala , kita harus kekampung nenek sekarang!" perintah Nirmala.
Tapi sayang...tolak aki Rahmat.
"Nggak ada tapi tapian.. lepaskan Mala atau tidak ada jatah selanjutnya..ancam Nirmala.
Dengan terpaksa Aki Rahmat melepaskan Nirmala dengan perasaan kesal.
Nirmala langsung berlari ke kamar mandi dengan tergesa Nirmala mandi kembali..
"Abang" cepat mandi kita harus kebandara sekarang. ucap Nirmala.
Dengan langkah pelan aki Rahmat memasuki karena mandi dan langsung mandi meski belum tuntas.
"Kenapa lama sih Mala?" anak anak mu sudah berisik sejak tadi. omel Audy.
__ADS_1
Abang minta jatah ma..makanya lama!" jawab Nirmala tanpa rasa sungkan sedikitpun.
"Minta jatah" bisa ditunda meski ujungnya Si Rahmat bakal sakit kepala..tapi ini berita duka jadi kita harus kesana segera..omel Audy.
"Iya ma!" jawab Nirmala.
"Ayo Mala, pesawat akan segera berangkat. jaga anak anak mu Rahmat nanti bikin masalah lagi!" omel Audy.
"iya ma!" jawab aki Rahmat yang segera mengengam Tangan anak anaknya.
"Tante sita, kenapa bisa masuk rumah sakit sih ma..?"tanya Nirmala.
"Mama" juga nggak tau Mala, nenek mu memberitahu singkat cuma bilang sita masuk rumah sakit tanpa ada kelanjutannya..jawab Audy.
"Nek encim" ko diajak si ma?" tanya Nirmala yang baru sadar dengan kehadiran nek encim yang sudah duduk di kursi depan Nirmala.
"Dia maksa" katanya pengen silahturahmi sama nenek mu..jawab Audy dengan malas.
Semoga nggak bikin masalah lagi ya ma..doa Nirmala..
"Iya nak!"jawab Audy meski dengan hati ragu.
Mereka tiba dirumah nek Inayah dengan kondisi rumah sepi dan tergembok
Ko rumahnya digembok sih ma..?"tanya Nirmala bingung.
"Oma"ko nggak ada orang sih?" keluh Akbar..
"Oma, juga nggak paham Akbar..jawab Audy sambil tidur tiduran diikuti oleh Josep.
Wah...!ternyata sudah datang juga ya..ucap fatar yang baru datang bersama istrinya.
"Nenek"kemana fatar?"tanya Nirmala.
Masih dirumah sakit. paling bentar lagi juga pulang sama kakek!" ucap fatar yang langsung membuka pintu rumah neneknya.
Masih nggak ada yang berubah ya fatar, semua masih sama warna cet sama letak barangnya tidak berubah sama sekali..ucap Nirmala dengan mata berkaca-kaca.
Nggak ada yang harus dirubah kata nenek karena perubahan belum tentu menyejukkan mata dan hati. jawab fatar sambil terkekeh.
"Asalamualaikum" ucap salam nek Inayah
"Wasalaikum salam!" jawab Audy dan Nirmala bersamaan.
Cucu ku datang juga akhirnya ucap nek Inayah dengan memeluk tubuh Nirmala dan Audy dengan mata berbinar bahagia.
"Tante mana nek?" tanya Nirmala.
Tante mu sudah pulang kerumahnya dan dia lagi istirahat sekarang!" jawab nek Inayah yang langsung menciumi anak bungsu Nirmala.
__ADS_1
Emang Tante kenapa nek?" tanya Nirmala lagi.
Tante mu keguguran Mala..tapi sekarang dia sudah lebih baik. jawab nek Inayah.
siapa disamping itu Mala ko seperti ikan cucut..tanya nek Inayah .
Iya nek..nek encim ikut katanya mau silahturahmi sama nenek. jawab Mala beralasan.
"Benarkah!" ko nenek nggak yakin ya, dia kan orang paling nyebelin yang bisanya bikin masalah aja..ucap nek inayah.
Audy mestinya orang itu jangan dibawa nanti bikin masalah yang nggak ada habis habisnya omel nek Inayah..
"Biarin aja lah Bu, kalau dia bikin ulah tingal kita rendam aja dikolam ikan samping rumah. jawab Audy acuh.
Halo Inayah apa kabar?" sudah nyaris empat belas tahun kita tidak bertemu, kamu kenapa masih awet muda sih?" tanya nek encim dengan memeluk nek Inayah.
Aku baik encim, Kamu apa kabar juga? tanya nek Inayah..
Aku ya seperti ini. masih menjanda tanpa pendamping.. jawab nek encim.
Udah tua juga kamu nggak perlu pendamping..pikirin ibadah aja biar kamu masuk surga nanti!" ucap nek Inayah menasehati.
"Iya Inayah!" jawab nek encim pasrah.
Eyang nanti gorengin lele sama belut ya. kami pengen makan lauk lele sama belut!"teriak Nino yang sibuk menangkap belut didalam sumur pak Ilham..
"Masya Allah..!"Mala anak mu bikin rusuh bisa ngamuk kakek mu nanti. teriak Inayah sambil berlari menuju kolam tambak belutnya.
Nino kalian ngapain, ayo naik nanti eyang kangkung ngamuk..ucap nek Inayah.
Cuma kolam aja ko pelit sih Inayah, biarin aja cicitmu juga itu!" kata nek encim sambil duduk berselimut menatap ulah anak anak Nirmala.
"Keano, Kenan..ayo kita main di sini.ajak Nino pada anak anaknya fatar .
"Oke siap!" ucap anak anaknya fatar .
Byuur byuuur..!"anak anak fatar ikutan terjun kekolam tambak sambil asik menangkap belut yang begitu licin .
"Hore..! aku dapat!" teriak Akbar kegirangan
Yah Akbar hebat puji!" Kenan yang ikut mencari belut.
Mala suruh anak mu naik!' teriak nek Inayah dengan wajah kesalnya.
'Iya nek!' jawab Nirmala yang sudah berdiri disamping kolam.
"Iya mi,kami akan naik ucap Nino yang langsung naik ke atas diikuti anak anak yang lain termasuk anak anak fatar.
Mala kalau sudah mode marah emang nggak ada tandingnya!" komentar fatar sambil terkekeh .
__ADS_1