
"Mala, ntar kamu mau ikut nggak.?" nenek mau menghadiri pernikahan anak sahabat nenek waktu di kampung dulu. kalau kamu mau ikut siap siap sekarang soalnya tempat nya cukup jauh." tanya nek Inayah pada Nirmala
Malas nek," Mala di rumah aja. emang nenek perginya sama siapa.?"tanya Nirmala saat melihat sang nenek terlihat sibuk memasukan beberapa potong pakaian kedalam.tas kecil miliknya.
"Sama fatar aja, kakek mu tidak bisa ikut kan kita lagi panen cengkeh. jadi ya terpaksa nenek pergi sama fatar, kalau fatar nggak bisa juga nenek pergi sendiri aja.
Kalau sendiri lebih baik nggak usah deh nek bahaya, apa lagi nenek kan udah cukup tua Mala takut nenek kenapa Napa kalau bawa mobil sendiri.
"Nenek nggak pake mobil Mala, nenek pake motor aja malas bawa mobil lambat sampai nya."
Ya udah terserah nenek" tapi jangan pergi sendirian ya ajak fatar, atau siapa gitu untuk nemenin nenek.
"Nenek mau pergi sekarang aja Mala, kalau sore perginya takut kehujanan. tolong kasih tau kakek mu ya nenek berangkat sekarang.
Iya nek" tapi jangan pergi sendiri ajak fatar. Mala nggak mau nenek kenapa Napa.
Siap cucuku sayang," assalamualaikum..!
"waalaikum salam"
Tiba dirumah fatar, nek Inayah langsung menghentikan motornya dan langsung nyelonong masuk ke dalam rumah.
Assalamualaikum 'fatar."
Waalaikum salam nek," mas fatarnya nggak ada nek, sedang pergi menghadiri rapat di kantor camat nanti sore baru pulang.
Ya udah lah kalau gitu. nenek pergi sendiri aja kasih tau fatar nenek pergi dulu ya, kalian baik baik di rumah jangan berantem mulu pesan nek Inayah pada istrinya fatar.
Iya nek," akan Aku kasih tau mas fatar hati hati di jalan ya nek.
__ADS_1
Iya" jawab nek Inayah yang kembali melajukan motornya menuju jalan raya.
Tiba di Pom bensin nek Inayah langsung berhenti untuk mengisi bensin pada motornya.
Ngisi berapa 'Bu.?"tanya petugas pom bensin.
Isi full ya nak," takutnya nya nanti bensinnya habis dijalan.!" pinta Ben Inayah yang langsung membuka dompetnya.
"Nek Inayah, ko bawa motor sendiri, Pak Ilham kemana.?"tanya seseorang yang berdiri di belakang nek Inayah.
"Mas Ilham lagi panen cengkeh, jadi ya saya pergi sendiri aja.
Nek Inayah mau kemana, ko rapi banget.?" kembali laki laki dibelakang nek Inayah bertanya.
Mau pergi ke desa rejo, ke kondangan anak sahabat saya jawab nek Inayah yang langsung membayar uang minyak pada petugas pom bensin.
"Boleh juga"!jawab nek Inayah yang langsung mendorong motornya untuk menunggu laki laki itu.
Udah nek, ayo kita berangkat sekarang.!" ajak laki laki itu yang langsung gaung menaiki motornya diikuti nek Inayah.
" Aku didepan aja ya, jadi kalau ada apa apa kamu bisa tau.!" pinta ekonomi Inayah yang langsung menghidupkan motornya.
Dengan jalan beriringan mereka meneruskan perjalanan dengan santai terlihat nek Inayah begitu lihai saat mengendarai motor matic miliknya.
Baru saja memasuki gerbang perbatasan luar kota hujan turun dengan deras nya sementara di tempat itu tidak ada perumahan. dengan terpaksa nek Inayah meneruskan perjalanan nya diikuti motor tetangga nya hingga tanpa mereka sadari tanah yang berada di atas mereka mendadak longsor, nek Inayah yang melihat itu langsung membanting setir motornya kearah kiri namu sayang karena jalanan yang sangat licin nek Inayah lepas kendali hingga motornya menabrak pohon di tepi jurang.
Braaaak.....!Tubuh nek Inayah langsung terlempar ke bawah jurang yang tinggi dengan sungai yang sedang banjir di bawabnya.
__ADS_1
Pengendara lain yang melihat kejadian itu hanya bisa terdiam tanpa berani mendekati lokasi kejadian. hingga menjelang malam Setelah hujan berhenti barulah di lakukan pencarian.
Mas" gimana ini, kita harus memberi tahukan keluarga nek Inayah jika nek Inayah kecelakaan.!" ucap istri laki laki yang mengajak nek Inayah pergi bersama tadi.
Iya Bu, cepat telfon fatar ambil ponsel mas di saku.!"pinta laki laki itu pada istrinya.
Dengan cepat sang istri mengambil ponsel suaminya dan segera menghubungi no fatar tapi sayang tidak aktif.
"Mas, no nya nggak aktif gimana sekarang?"
coba hubungi pak Rahmat aja, kebetulan no nya ada di ponsel mas cepat Bu.!
Halo pak Rahmat,"saya Ratih istri nya pak Dodi. Saya mau memberitahukan nek Inayah kecelakaan motornya nabrak pohon dan nek Inayah jatuh ke jurang, kami berada di jalan pura lima dekat perbukitan.
Iya mas," assalamualaikum.!
Udah mas." ucap Bu Ratih yang langsung mengembalikan ponsel suaminya
Sementara di rumah nek Inayah Nirmala langsung pingsan saat suaminya memberitahukan jika nenek kecelakaan dengan tubuh masuk kedalam jurang
" Rahmat, apa benar beeita itu?" tanya pak Ilham yang langsung menangis saat mendengar istrinya kecelakaan.
Iya kek," tadi istri dodi yang memberitahukan"! jawab aki Rahmat yang terus memeluk tubuh istrinya.
"Momi kenapa papi, ko tertidur di kursi.?" tanya nano yang baru pulang bermain.
" Nek Inayah kecelakaan nak, momi mu pingsan saat mendengar kabar itu." jawab jawab aki Rahmat dengan mata berkaca-kaca kaca.
Nano langsung terdiam sambil menangis tanpa suara saat mendengar penjelasan ayahnya.
__ADS_1
Malam itu juga pak Ilham beserta seluruh keluarganya berangkat ke lokasi kejadian dengan aki Rahmat yang menyetir mobilnya.
Ya Allah", selamatkan kan istriku.!" doa pak Ilham dalam hati sambil meneteskan air matanya.