
Nirmala dan aki Rahmat membawa anak anak nya kepasar malam, karena anak anak nya selalu merengek minta di ajak kepasar malam sejak tiga hari lalu.
"Momi, kita mau main perahu kora kora ya." pinta Akbar.
Iya nih kamu beli aja tiket nya sendiri ya. yang lain mau main apa?" tanya Nirmala pada anak anak nya.
"Momi, kita pengen main lempar gelang aja." pinta nina menunjuk kearah tempat bermain lempar gelang.
Ya udah ayo kita kesana, Abang awasi Akbar ya!" suruh Nirmala pada suaminya.
Siap sayang ku." jawab aki Rahmat yang langsung mendekati perahu kora kora sambil mengawasi anaknya.
"Momi, Nina dapat kompor gas.!teriak Nina sambil mengambil kompor gas yang diberikan penjaga lempar gelang itu.
"Wah anak momi hebat.' puji Nirmala sambil mengambil kompor gas kecil di tangan Nina.
"Momi ,,Abang dapat kulkas lihat ini.!teriak nano sambil jingkrak jingkrak kesenangan.
Semua anak anak Nirmala berteriak heboh karena masing masing dari mereka mendapatkan berbagai macam hadiah .
" Kalian mestinya jangan main di STAN ini dong, lihat cucu ku menangis karena semua hadiah yang besar kalian borong semua." omel seorang perempuan setengah baya dengan mendorong tubuh nano yang berada disamping nya.
"Siapa kamu, berani mendorong anak ku!" bentak Nirmala yang langsung mendorong tubuh orang itu dari belakang .
Bruuk...!aduh teriak orang itu yang tangan nya tanpa sengaja terkena kotoran ayam.
__ADS_1
Kurang ajar berani sekali kamu dorong tubuh saya sampai tangan saya terkena kotoran ayam saya gam...!Nirmala ko kamu ada disini?' tanya Bu Sri yang baru saja berdiri.
Mestinya saya yang nanya ko ibu ada di sini, bukan nya seharusnya ibu di Jakarta ya?"tanya Nirmala yang ikutan kaget melihat keberadaan mantan mertuanya ada didepan nya.
"Alvian udah cerai dari istrinya dan Alvian di pecat di kantornya, jadi ya akhirnya kita pindah kemari karena Alvian kebetulan dapat kerjaan di kota ini. jadi kita semua pindah kemari!"jawab Bu Sri dengan tatapan sedih nya.
Oh gitu."jawab Nirmala singkat.
Jadi kamu tinggal disini juga ya Mala, wah benar benar serba kebetulan yang tak terduga ya. kamu udah jadi janda kan Mala,, ya wajar sih suami mu kan udah tua jadi wajar kalau kamu ditinggalkan begitu sepat. buktinya kamu sendirian aja gimana kalau kamu balikan lagi aja sama Alvian pasti rumah tangga kalian akan bahagia, Alvian sudah berubah Lo Mala sekarang dia tidak lemah seperti dulu lagi dia udah jadi laki laki perkasa mantan istrinya aja sampai mohon mohon pengen minta balikan sama Alvian tapi ibu tolak.!ujar Bu Sri tanpa rasa bersalah sama sekali.
Belum sempat nirmala menjawab ocehan bu Sri yang bikin telinga nya panas .
"Sayang ayo kita kesana, barang barang yang didapatkan anak anak kita biar di bawa anak buah Abang aja."ucap aki Rahmat yang sejak tadi mendengar ocehan bu Sri.
Iya Abang,, maaf ya Bu. suami Mala masih hidup ko segar bugar malah, Mala nggak tertarik sama tawaran ibu karena bagi Mala suami Mala lebih perkasa dari siapa pun permisi ya Bu!" ucap Nirmala yang langsung menggandeng lengan suaminya menuju STAN lain diikuti anak anak nya.
" Abang peluk Mala." cepat.! pinta Nirmala yang langsung memeluk aki Rahmat begitu erat.
Aki Rahmat langsung memeluk Nirmala dengan cepat setelah mendengar permintaan istrinya dengan penuh semangat.
"Momi sama papi,,kenapa pakai pelukan segala sih.? protes Akbar sambil menarik baju Nirmala dengan tatapan kesal.
"Maaf sayang,, mantan momi tadi ada disini momi malas ngeliat tampang bodohnya itu!" jawab Nirmala dengan senyum malu nya
Dasar momi suka bikin drama, mantan lewat malah pelukan bikin sebel aja, lebih baik kita pulang aja dari pada disini bikin gerah." dumel Akbar yang langsung berbalik berjalan menuju tempat parkir.
__ADS_1
" Momi sih bikin kita nggak mood aja main nya."keluh nano yang mengikuti langkah saudaranya.
Baru saja Nirmala mengikuti langkah anak anak nya dari belakang Nirmala dipeluk seseorang sambil menangis tersedu sedu.
"Mala, mas kangen banget sama kamu. kata ibu kamu udah jadi janda mas mohon kita balikan lagi ya.!" ucap orang itu tanpa melepaskan pelukan nya dari tubuh Nirmala.
Melihat istrinya dipeluk orang dengan amarah nya aki Rahmat langsung menarik tubuh Alvian dan membanting nya ketanah.
Jangan sentuh istriku aku belum mati, sekali lagi kamu berani mendekati istriku aku habisi kamu." ancam aki Rahmat yang langsung menginjak perut Alvian dan melangkahi nya begitu saja dengan wajah dingin nya..
"Wah papi hebat bisa banting orang, nanti Akbar mau belajar ah biar bisa banting orang juga!"teriak Akbar sambil.berteouk tangan
Kirain papi cuma bisa bucin aja sama momi ternyata papi bisa banting orang juga." puji nano sambil melipat tangan di dadanya.
Maka nya om jangan asal peluk istri orang. kena hukum suaminya kan, lagian tubuh kecil gitu main seruduk seenak nya jadi daging geprek kan sekarang!" ejek Nino sambil tertawa cekikikan sementara para pengunjung yang melihat adegan itu bukan nya menolong Alvian malah mentertawakan celetukan Nino yang asal nyeblak.
Ayo kita pulang nggak lagi lagi momi kepasar malam. baru dua kali kepasar malam selama hidup nggak jauh jauh dari ketemu dia aja!" dumel Nirmala yang langsung menaiki punggung aki Rahmat dengan manja.
"Mala, suami mu kan udah tua, kenapa nggak ditinggalin aja lebih baik memilih yang muda seperti Alvian yang sekarang udah perkasa..kalau kamu nggak percaya Alvian bisa buktikan sekarang juga!" teriak Bu Sri tanpa rasa malu sama sekali.
Aki Rahmat berhenti berjalan dan menatap tajam kearah Bu Sri dengan tatapan siap mencabik cabik hati Bu Sri dengan makian dan umpatan.
Dengan cepat Alvian berdiri sambil melindungi ibunya, dia membuka resleting celana nya hingga menyisakan ****** ***** nya saja yang terlihat mencetak auratnya.
Ada orang gila buka celana!"teriak seorang ibu ibu yang berdiri tidak jauh dari Nirmala.
__ADS_1
"Maaf ya Alvian, punya kamu tidak bisa dibandingin sama milik suamiku lebih perkasa suami ku kemana mana..lebih baik kamu pake celana kamu sebelum petugas keamanan menyeret kamu ke rumah sakit jiwa". teriak Nirmala disambut tawa anak anak nya.