KELUARGA SOMPLAK

KELUARGA SOMPLAK
Jamu pembersih rahim


__ADS_3

Semakin hari nek encim semakin berharap untuk segera hamil dan mendapatkan keturunan, meski itu mustahil sekali pun.


Setiap Minggu pula nek encim memaksa fatar agar mengantarkan nek encim kedukun beranak untuk membeli jamu penyubur kandungan agar segera mendapatkan momongan.


"Mala" fatar belum datang ya?"tanya nek Encim yang langsung masuk kerumah nek inyaha tanpa mengucapkan salam sama sekali.


Kamu itu kalau masuk rumah orang bisa nggak ngucapin salam terlebih dahulu encim. jangan kaya setan yang masuk kemana pun tanpa permisi apalagi ngucapin salam.!omel nek Inayah yang baru dari dapur.


"asalamualaikum"inayah! ucap nek encim dengan senyum nya.


Telat" setannya udah ngikutin kamu masuk duluan.! omel nek Inayah.


"Serba salah.ngucapin salam salah nggak ngucapin salam lebih salah lagi!"oceh nek encim yang langsung duduk di kursi tamu.


Kamu udah tua dikasih tau malah mengerutu emang dasar encim selalu begitu.


Mala mana Inayah ko dari tadi nggak kelihatan batang hidungnya?.tanya nek encim yang berusaha mengalihkan pembicaraan.


Lagi kepasar sama si Rahmat.? jawab nek Inayah dengan sikap acuhnya.


Fatar ada kesini nggak Inayah,?dari tadi aku nunguin di rumah tapi dia nggak datang juga.


Fatar lagi nemenin istrinya kedokter kandungan buat periksa kondisi istrinya..paling pulangnya sore..jawab nek Inayah.

__ADS_1


Yah jadi aku mesti pergi sama siapa dong, aku mau ke tempat dukun beranak mau ngambil jamu penyubur rahim,kalau begini aku kan bisa batal punya anak..oceh nek encim.


Ngapain jauh jauh ke dukun beranak, entar biar aku bikin kan jamu penyubur rahim agar kamu bisa hamil anak kembar empat sekalian kata nek Inayah .


Emang kamu bisa bikin jamu penyubur kandungan yang bisa mengandung bayi kembar empat Inayah?. tanya nek encim penuh semangat.


Bisa tapi nggak gratis..soalnya barangnya langka mesti nyari keatas bukit sana..


"Emang berapa harga nya? tanya Nek Encim sambil mendekati tempat duduk nek Inayah.


Satu botol satu juta, kalau mau mesan minimal lima botol, lima botol itu harus habis dalam seminggu..


Mahal banget, Nggak berani aku kalau semahal itu.. kata nek Encim.


Ya udah aku kan nggak maksa.


Wasalaikum salam


Anak anak mu mana Mala, ko kamu pulang sendirian?"tanya nek Inayah .


Lagi main mobil balap anak anak diarena sama bang Rahmat nek.! jawab Nirmala yang langsung duduk disamping nek Inayah.


Mala" masa Inayah jual jamu mahal banget, satu botol satu juta..bener bener nyiksa konsumen banget..adu nek encim pada Nirmala.

__ADS_1


"Emang jamu apa nek? tanya Nirmala bingung.


Sejak kapan nek Inayah jualan jamu pikir Nirmala.


Jamu penyubur kandungan, dulu kamu kan minum jamu buatan nenek makanya dapat anak kembar tiga..iya kan Mala!. kata nek inayah yang mengedipkan matanya mengkode Nirmala .


"Iya nek encim,Nirmala dapat anak kembar karena di kasih jamu sama nek inayah.. jawab Nirmala yang memahami kode dari nek Inayah.


"Beneran Mala, kalau gitu aku mau lima botol Inayah nanti sore aku ambil jamunya ya.


Boleh tapi bayar cash ya, nggak boleh ngutang kalau kamu ngutang entar kamu nggak hamil hamil Lo.!kata nek Inayah yang berusaha mempengaruhi nek encim.


"Gitu ya, ya udah nanti sore sekalian ngambil jamunya aku bayar uangnya, sekarang aku pulang dulu mau menghitung uangku kata nek encim yang langsung ngacir pulang kerumahnya.


"Emang ada ya nek jamu penyubur rahim.?tanya Nirmala setelah nek encim menghilang dari pandangannya.


Nggak tau juga Mala, Nenek aja baru dengar dari encim barusan jawab nek Inayah.


Lah terus ,jamu apaan dong yang nenek jual sama nek encim dengan harga satu juta itu? tanya Nirmala.


Jamu pembersih rahim, kalau orang habis melahirkan jika diberikan jamu ini maka darah sisa waktu bersalin akan keluar hingga rahim bersih.


Terus kenapa nek encim nenek kasih jamu itu, kan nek encim nggak habis melahirkan nek?" tanya Nirmala yang keheranan dengan ulah neneknya.

__ADS_1


Otak si encim kan banyak kotoranya Mala. siapa tau dengan meminum jamu pembersih rahim otak si encim juga ikut bersih dari segala kotoran nya.! jawab nek Inayah sambil tertawa pelan.


Haaa...haaaa..!"nenek ada ada aja tapi Mala setuju, kapan lagi bisa malakin nek encim yang pelit bin kikir,,.!kata Nirmala dengan wajah terlihat senang.


__ADS_2