KELUARGA SOMPLAK

KELUARGA SOMPLAK
Akibat celana melorot.


__ADS_3

Sejak pagi aki rahmat pergi bersama pak Ilham melihat saluran air yang tersumbat di desa tetangga yang berbatasan dengan sawah pak Ilham yang padinya sudah mulai menguning. sementara Nirmala yang baru saja selesai membuat makan siang malah asik bermain ponsel di teras rumah nek Inayah tanpa memperdulikan suara berisik di depan pagar rumah nek Inayah.


"Mala, kamu nggak kesawah ngantar makan siang untuk kakek sama suami mu? tanya nek Inayah yang baru pulang dari pasar.


"Malas nek" jawab Nirmala yang tetap bermain ponsel.


Nggak kasian kamu sama suami mu, nanti dia kelaparan Lo cepat antar bekal untuk makan siang mereka!$ perintah nek inayah yang langsung menarik tangan Nirmala agar segera berdiri.


"Nenek nyebelin gangu Mala aja!" dumel Nirmala yang langsung berjalan kearah dapur.


. "Mala kenapa Bu ko mayun gitu wajahnya?" tanya Audy yang baru keluar dari kamar.


Kamu juga ngapain baru keluar dari kamar. nggak anak nggak ibunya sama aja pemalas", omel nek Inayah yang langsung ngeloyor masuk kedapur.


"Mala" yang bikin ulah kenapa aku yang kena!" dumel Audy yang langsung berjalan menuju rumah nek encim.


"Nek, Mala pergi kesawah dulu ya asalamualaikum. N pamit Nirmala.


Waalaikum salam..; jawab nek Inayah.


Dengan mengendarai motor metik milik kakeknya Nirmala melaju dijalan raya menuju sawah milik kakeknya yang berada di pinggir jalan raya.


"Abang"teriak Nirmala setelah tiba di sawah milik kakek nya.


Ko sepi kemana mereka motornya ada Disini?" gumam Nirmala menatap sekeliling pematang sawah.


Karana kesal menungu terlalu lama Nirmala kembali menaiki motornya menuju perbatasan desa, tiba di perbatasan sawah Nirmala melihat begitu banyak ibu ibu bergerombol menatap kearah gorong gorong sawah yang dipenuhi lumpur.


"Bu" ada apa kenapa disini ramai sekali? tanya Nirmala yang ikutan berdiri ditepi gorong gorong.

__ADS_1


Itu dek ada laki laki tampan yang sedang membersihkan lumpur!" tunjuk ibu ibu itu kearah gorong gorong.


Emang apa masalahnya laki laki tampan membersihkan gorong gorong Bu, sampai jadi tontonan seperti ini?" tanya Nirmala kebingungan.


Di dalam gorong gorong banyak ikan nya nak liat ini sejak tadi laki laki itu melempar belut sama ikan gabusnya, kan lumayan daripada beli mending kita ambil di sini aja gratis!" jawab ibu ibu itu dengan semangat menunjukan ikan yang didapatnya didalam kresek hitam.


Benar mbak, ikannya banyak saya juga dapat ini!" jawab seorang perempuan yang terlihat masih muda....


Nirmala yang penasaran ikut berdiri menatap kearah gorong gorong yang terlihat bergerak gerak seperti di aduk aduk dari dalam.


Dari pada aku berdiri Disini mending aku nyari Abang sama kakek aja!" pikir Nirmala yang berniat menaiki motornya.


Aduh..! terdengar teriak dari dalam gorong gorong membuat Nirmala membatalkan niatnya.


Ko seperti suara Abang!"gumam Nirmala yang kembali berjalan menuju gorong gorong.


"Abang kenapa disitu!" pangil Nirmala pada aki Rahmat yang sibuk membuang lumpur.


"Wah' besar sekali ikan di paha nya ya?" teriak perempuan yang berdiri di samping Nirmala.


"Abang itu anaconda nya kenapa di pamer. bentak Nirmala yang langsung melotot marah kearah aki Rahmat.


Maaf sayang, Abang nggak sadar!" jawab aki Rahmat yang kembali masuk kedalam gorong gorong.


Kalian semua bubar suamiku bukan tontonan!"teriak Nirmala mengusir perempuan yang masih menatap kearah gorong gorong.


Huuuuuh...!teriak perempuan yang tadi berdiri di tepi gorong gorong langsung pergi begitu saja melihat Nirmala yang marah marah.


Abang ayo pulang.!

__ADS_1


Iya sayang"! jawab aki rahmat yang langsung naik dan berjala menuju kearah Nirmala.


Cepat bersihkan tubuh Abang habis itu makan terus kita pulang" ucap Nirmala dengan wajah cemberut.


Aki Rahmat langsung membersihkan tubuhnya di aliran sungai yang mengalir di tepi jalan dengan tergesa gesa karena takut melihat wajah Nirmala yang masam.


"Mala ada apa, kenapa wajah mu masam seperti jeruk purut begitu?" tanya pak Ilham yang baru datang.


Mala sebel kek, ngapain mesti bang Rahmat sih yang masuk gorong gorong kenapa nggak orang lain aja?" tanya Nirmala.


Ya karena Rahmat yang mau, lagi pula apa masalahnya coba.


Masalahnya bang Rahmat jadi tontonan perempuan ganjen. mereka juga sempat lihat anaconda nya bang Rahmat karena celana abang melorot Mala nggak rela kek!" omel Nirmala.


Udahlah anggap aja itu rezeki mereka kan nggak rugi juga cuma liat doang itu!" jawab pak Ilham seenaknya.


Rezeki apanya yang ada itu aib tau nggak kek!" dumel Nirmala.


Seribu kali kamu ngomel semua juga udah kejadian jadi terima aja, toh mereka paling cuma berkhayal tanpa bisa menyentuhnya jadi tetap aja kamu pemenangnya.


Dasar kakek jangan jangan kakek juga gitu ya tadi?"tuduh Nirmala menatap kearah pak Ilham.


Ya begitulah meski udah tua tapi tubuh kekek masih kekar punya kakek juga masih kuat perkasa. tadi aja waktu kakek bersihkan gorong gorong disana perempuan tua mau pun muda sampai teriak histeri muji kakek termasuk janda muda desa sebelah yang bahenol itu Lo Mala!" jawab pak Ilham dengan senyum bangga nya.


Iya karena janda muda bahenol kakek sampai lupa sampai istri tercinta nek Inayah ya, bagus dasar orang tua Suka tebar pesona sok tampan, nggak sadar udah senja!" omel Nirmala yang langsung menarik tangan suaminya menaiki motor yang diparkirnya.


Mampus kenapa aku keceplosan gini sih alamat bakal kena amuk Inayah aku nanti.! gumam pak Ilham dengan wajah kesakitan.


Awas aja Mala adukan sama nek inayah, biar jatah kakek ditangguhkan setahun!" ancam Nirmala sebelum menjalankan motornya.

__ADS_1


" Ampun Mala jangan!" teriak pak Ilham yang berusaha berlari mengejar Nirmala yang sudah melaju dengan motornya.


__ADS_2