KELUARGA SOMPLAK

KELUARGA SOMPLAK
Mimpi buruk


__ADS_3

Nirmala menatap jasad nek encim dan Bimo yang sudah dimasukan ke liang lahat dengan tatapan nanar, air matanya tidak berhenti menetes meski tanpa suara. masih terbayang diingatan Nirmala bagai mana nek encim pernah memandikan nya saat ia kecil bagai mana nek encim selalu menggendongnya saat ia menangis jika mama nya pergi.. semua memory kenangan terus melintas dipikiran Nirmala hingga pandangan Nirmala menjadi gelap dan langsung terkapar di area pemakaman membuat para pelayat kaget dan langsung menangkap tubuh nirmala yang mengendong anak nek encim.


**********


haaaaaahh......!haaaaaahh.......!


Nirmala tersentak kaget diperlukan suaminya yang masih tertidur lelap dengan tubuh polos tertutup selimut.


Sial" untung cuma mimpi...kalau beneran terjadi aku akan menyesal seumur hidup karena sering ngomel Lin nek encim!"ucap Nirmala yang langsung berjalan ke kamar mandi.


Saat sudah pagi Nirmala langsung berjalan kerumah nek encim tanpa mengindahkan sapaan Nia yang sibuk membantu nek inayah.menyiapakan sarapan diatas meja.


"Mala, kenapa ya?" gumam Nia menatap kearah pintu luar.


Kamu ngapain ngelamun Nia, ntar nasinya tumpah lho!" kata nek Inayah yang langsung m ngambil tempat nasi goreng ditangan Nia.


Nggak nek" cuma heran aja Mala disapa cuma diam dan langsung berlari keluar rumah nggak tau kenapa!" jawab Nia.


. Paling ke rumah si encim" jawab nek Inayah yang ikutan melongok kan kepala nya ke arah pintu keluar.


Dirumah nek encim Nirmala terus berjalan masuk kedalam menuju dapur.


Nek" lagi ngapain?" tanya Nirmala m natap ke arah nek encim yang sibuk memandikan istri paijo yang penuh lumpur.


Ini Mala" mandiin istri nya Paijo yang habis main lumpur sama si gendis!" jawab nek encim yang terus menyabuni tubuh istrinya Paijo.


Kasian ya nek, sampai kapan dia seperti ini jadi bahan olokan orang sekampung terus.


Nenek juga nggak tau Mala" jujur nenek kasian ngelihat dia seperti ini, tadi dia nolongin gendis yang terjatuh ke kolam lumpur karena berantem sama anak pak RT.

__ADS_1


Apa kita bawa ke rumah sakit jiwa aja nek biar dia bisa sembuh!" ucap Nirmala memberi ide.


Nggak bisa Mala, kasian gendis dia mana mau pisah sama ibu sambungnya ini!" jawab nek encim yang langsung mengelap tubuh ibu sambung nya gendis


Mala" tolong bantuin pakai kan dia baju ya nenek sulit kalau mesti bolak balik kekamar.


" Iya nek, siap akan Mala laksana kan!" jawab Nirmala yang langsung membawa istri Paijo menuju kamar nya.


"Mala, kamu sudah sarapan nggak, kalau belum ayo sarapan bareng nenek!" ajak nek encim yang sudah duduk kursi meja makan.


Belum nek" jawab Nirmala yang ikutan duduk di samping nek encim


"Om Bimo" kemana nek?"tanya Nirmala menatap ke segala arah.


Pergi kesawah tadi udah nenek bikin kan bekal!"jawab nek encim yang langsung memberikan piring berisi makanan pada istri Paijo yang sudah duduk didepan nek encim


"Nek" tadi malam Mala mimpi nenek meningal karena kecelakaan dijalan raya.. Mala takut nek kalau itu sampai terjadi.


"Ibu" teriak gendis dari depan pintu.


Kamu dari mana gendis, ko nggak sekolah?" tanya nek encim menatap ke arah keponakan nya.


Gendis di cegat anak pak RT budhe, dia minta ganti rugi karena rambutnya banyak yang rontok!" jawab gendis yang ikutan duduk di samping ibu sambungnya.


Rontok kenapa?" tanya Nirmala menatap kearah gendis.


Itu momi Mala, kemarin ibu menjambak rambut anak pak RT karena udah dorong gendis ke kolam lumpur, makanya dia minta ganti rugi. Udah gendis kasih uang dua ribu untuk ganti rugi dia nggak mau maka nya gendis pulang aja dari pada di bully di sekolah!' adu gendis pada Nirmala.


Jangan bilang kamu pulang karena mau minta bantuan sama ibu mu ya?" tanya Nirmala yang sudah hafal sama sifat gendis.

__ADS_1


Iya momi Mala, gendis mau ibu nunguin gendis disekolah biar nggak ada yang gangguin gendis lagi.


Nggak boleh, jangan kamu ajak ibu mu kesekolah nanti masalahnya makin parah, biar momi Mala aja yang bantuin kamu sekarang kamu siap siap ya momi antar kesekolah", ujar Nirmala pada gendis.


. Oke momi..Bu gendis kesekolah dulu ya, budhe gendis kesekolah dulu ya!" pamit gendis pada nek encim dan ibu sambungnya.


Iya jangan nakal, belajar yang rajin!" jawab nek encim.


Tiba disekolah Nirmala melihat anak anak yang belum masuk mengejek gendis dengan sebutan anak orang gila membuat gendis terus menangis.


" Gendis, Anak orang gila, gendis ibunya gila!"


teriak anak anak itu sambil tertawa.


Nirmala yang melihat itu langsung mendekati anak anak yang sibuk mengejek gendis.


Kenapa kalian terus mengejek gendis seperti itu?" tanya Nirmala pada anak anak itu.


Karena dia ibunya gila Tante, suka bikin rusuh dikampung.. kata ibu kami gendis harus di jauhi kalau perlu dia nggak usah sekolah disini!" jawab seorang anak laki laki yang tubuhnya bongsor.


Ibu gendis tidak gila, dia hanya sakit aja jangan dengarkan omongan ibu mu yang tidak berfaedah itu ya.


Tidak bisa begitu Tante, gendis harus keluar dari sekolah ini kami tidak mau nanti ibunya gendis ngamuk disini!" bantah anak itu yang terlihat begitu m menyebalkan Dimata Nirmala.


Ada apa ini?" tanya seorang guru yang lewat didepan Nirmala.


"Bu" gendis harus dikeluarkan dari sini, kami tidak mau punya teman yang ibunya gila!" jawab anak itu dengan menunjuk kearah gendis.


Saya mau ibu pangil para wali murid, saya inggin bicara sama mereka!" pinta Nirmala pada guru didepannya.

__ADS_1


Bisa mbak, akan saya berikan surat panggilan untuk orang tua murid ini!"jawab guru itu dengan wajah tertunduk takut.


Hair ini gendis tidak masuk dulu, tolong mintakan izin pada guru kelas nya ya, kami permisi.. ujar Nirmala yang langsung mengendong gendis yang terus menangis.


__ADS_2