
Nek Encim dan Bimo berencana membuka usaha mini market. tapi tidak tau dimana tempat yang tepat untuk lokasinya.
Mala"kasih ide dong, biar nenek ada usaha meski kecil kecilan. kata nek Encim.
Emang usaha tambak lele sama sawah yang nenek beli nggak cukup jadi usaha nenek? tanya Nirmala.
Bukannya gitu Mala, nenek kan pengen memperluas usaha. biar bisa ngumpulin pundi pundi rupiah agar bisa berangkat haji!.
kata nek Encim beralasan.
Emang harta pemberian kakek nggak cukup untuk nenek ngedaftar haji.
Itu kan beda Mala, harta warisan sama harta cari sendiri lebih afdol harta cari sendiri. dengan sikap keras kepalanya nek Encim terus beralasan agar Nirmala memberi kan solusi untuknya.
Bikin aja depan rumah nenek..bukanya rumah nenek halamannya luas. kan bisa dibangun mini market..biar nenek nggak capek bolak balik dengan lugas Nirmala memberikan idenya.
Iya kamu bener kenapa nggak kepikiran ya..emang aku ini bodoh masa gitu aja nggak kepikiran sih..ucap nek encim.
Emang Ko baru nyadar sekarang sih nek kata Nirmala.!
Kamu kalau ngomong ko suka bener sih Mala, meski bikin nenek kesal sih dengernya. ucap nek Encim dengan senyum malau malu.
__ADS_1
Hari itu juga Bimo di bantu pak Ilham dan aki rahmat membuat rak rak untuk barang barang yang dijadikan mini market. hingga waktu sudah mulai beranjak senja pekerjaan mereka baru selesai.
Keesokan harinya. barang barang yang dibeli nek Encim di bantu Audy telah disusun dengan rapi . Nirmala serta Audy yang pertama kali bertugas melayani pembeli yang membeludak karena hari ini laucing pembukaan. mereka diberi bonus dengan kelipatan belanja lima ratus ribu ke atas dengan harga yang sama dengan toko besar di pasar
.
Nek Encim tersenyum bahagia melihat mini marketnya dipenuhi pembeli.
Ternyata Audy dan Nirmala emang jago kalau soal meloby pembeli. gumam nek Encim dengan bangga.
Sampai sore hari pembeli tidak berhenti berbelanja di mini market nek Encim.
Nek kita mau pulang dulu ya. besok nenek aja lagi yang jaga, kalau nggak om Bimo aja!" Mala nggak bisa bantu nenek lagi. kata Nirmala dengan wajah yang terlihat lelah.
Nek Encim menutup tokonya karena hari sudah beranjak malam dengan di bantu oleh Bimo.
Semakin hari nek Encim dan Bimo semakin mesra. tanpa memperdulikan gunjingan orang sekitar yang usil dengan kebahagian mereka. Bimo tetap setia meski nek Encim tidak lah muda lagi..
Saat pagi nek Encim sibuk duduk depan kasir dengan menghitung keuntungan yang didapat. Dengan berulang ulang nek encim menghitung uangnya karena takut salah.
"Encim, Aku lapar. apa kamu sudah masak? tanya Bimo yang baru pulang dari pasar karena disuruh nek encim berbelanja beberapa barang yang sudah habis.
__ADS_1
"Belum mas, maaf ya!" sekarang aku akan masak mas tolong gantiin aku ya. pinta nek Encim sambil berjalan kearah dapur.
Bimo dengan sabar melayani para pembeli yang kebanyakan ibu ibu rumahan yang super cerewet serta banyak tingkah .
Mas Bimo ini ganteng, kenapa mau sama nenek nenek sih. mending sama anak saya aja lebih muda lebih bahenol!' ucap seorang ibu ibu yang memang bermulut usil.
Karena dia jodoh yang Allah pilihkan untuk ku dan aku menerimanya,. jawab Bimo dengan sabar.
Apa Enaknya tidur sama nenek nenek, meski awet muda tetap aja statusnya nenek nenek. mending cari yang muda yang bisa ngasih keturunan. kata ibu ibu lainnya.
"Iya mas Bimo, keponakan saya juga masih muda. ntar deh saya kenalin sama mas Bimo sambung ibu ibu lainnya.
Tidak usah ibu ibu. saya sudah merasa bahagia dengan istri saya yang sekarang jawab Bimo Sekenanya.
Kalian mau belanja atau mau mencari jodoh untuk keluarga kalian?' tanya Audy yang baru datang bersama cucunya.
Eh" Audy. Kirain siapa, kita cuma kasihan sama mas Bimo. masa iya dia kan ganteng ko mau maunya sama Nek encim yang sudah tua sih..oceh ibu ibu itu.
Emang kenapa kalau Bimo memilih istri seorang nenek nenek, kan nggak merugikan kalian juga..toh Bimo nya nyaman nyaman aja tuh ngejalaninya. kenapa mesti kalian yang usil omel Audy yang merasa kesal karena mendengar kenyinyiran ibu ibu kepo.
Ya nggak apa apa kita cuma kasian aja ko..kalau gitu kami permisi ya Audy, mas Bimo. kata ibu ibu itu setelah selesai membayar belanjaannya.
__ADS_1
"Terima kasih" Bu Audy..kata Bimo.
"Iya sama sama, saya mau ketemu Bu Encim dulu ya tolong sekalian kamu jaga cucu saya ini kata Audy yang langsung masuk kedalam rumah.