KELUARGA SOMPLAK

KELUARGA SOMPLAK
Kehamilan nek encim


__ADS_3

Sudah seminggu nek encim muntah muntah


Bimo begitu gelisah melihat istrinya tidak berhenti memuntahkan setiap makanan yang ditelannya.


Nyai" ayo kita ke dokter. aja ajak Bimo..


Tubuhku lemas sekali mas!. jawab nek encim


Mas gendong aja ya ?.kata Bimo yang langsung membawa nek encim kerumah sakit terdekat .


Encim kenapa Bimo? tanya nek inayah yang baru pulang dari cukuran anak tetangga nya.


Sakit Bu" udah seminggu muntah muntah terus..jawab Bimo yang langsung melarikan motornya menuju rumah sakit.


Tiba dirumah sakit Bimo yang membawa nek encim ke dokter umum malah disuruh ke dokter kandungan..


Maaf mas" lebih baik ibunya dibawa ke dokter kandungan saja .!.ucap dokter muda itu..


Dia bukan ibu saya dok, tapi istri saya.! ohya dimana ruangan dokter kandungan dok? tanya Bimo yang langsung mengendong nek encim.


Mas belok kanan aja disitu ruangan dokter kandungan nya."ucap dokter itu memberi tahu.


"Terima kasih dok!"kata Bimo yang langsung membawa istrinya menuju ruangan dokter kandungan..


Syukurlah sepi. gumam Bimo yang langsung membawa nek encim masuk keruangan dokter kandungan.


"Permisi dok, saya mau memeriksa kan istri saya ini!" ucap ucap Bimo.


Silahkan baringkan ke atas Situ mas.. kata dokter itu menunjuk tempat pasien .


Sudah berapa lama ibu berhenti halangan?" tanya dokter itu.


Sudah lima belas tahun dok!" jawab nek encim.


"Haaaah..!"beneran Bu? tanya dokter itu terlihat kaget .


"Beneran dok, emang kenapa?.tanya nek encim.


"Ibu hamil" tolong dua Minggu lagi ibu kesini ya..agar saya bisa memprediksi kondisi janin ibu, karena saat ini masih kecil sekali saya perkirakan usia janin ibu baru empat Minggu. dijaga ya Bu jangan lupa minum susu ibu hamil dan banyak istirahat serta banyak makan makanan yang bergizi!" pesan dokter itu.


Iya dok, terima kasih!"kata nek encim yang terlihat begitu bahagia


"Mas aku hamil" usia janin nya udah empat Minggu, Inayah emang hebat berkat jamunya aku jadi berbadan dua juga..oceh nek encim yang terus mengusap perutnya.


"Benarkah, terima kasih" dok. kalau begitu kami permisi dulu..ucap Bimo yang langsung mengendong nek encim kembali menuju parkiran.

__ADS_1


Tiba dirumah nek langsung memangil anak anak Nirmala.


"Nano" pangil semua saudara mu kemari eyang mau kasih kalian uang..


"Beneran, eyang nggak sedang PHP in kita kan?" tanya nano.


"Ya nggak lah" eyang beneran. ayo cepetan pangil semua saudara mu sekarang..perintah nek encim.


Siap eyang nano akan memangil mereka semua.. kata nano yang langsung berlari menuju rumah nek Inayah.


Nino,Nina semuanya ayo kita kerumah eyang encim, kita akan dikasih uang sekarang juga.. teriak nano dari depan pintu rumah nek Inayah


Kamu ngomong apa barusan nano?" tanya Nirmala yang baru dari dapur.


"Itu momi, eyang encim mau ngasih kita uang..


Kamu yang benar aja. mana mungkin nek encim mau ngasih uang..untuk nikah Paijo aja dia nggak mau ngeluarin biaya kamu salah dengar kali.


Beneran momi, nano nggak bohong kalau momi nggak percaya ayo kita kesana sekarang.


Ada apa Mala? ko kamu berdiri didepan pintu seperti tamu aja!" tanya nek Inayah.


Barusan nano ngasih tau Mala nek, katanya nek encim mau ngasih uang ke anak anak Mala.


"Masa sih nano, encim kan pelit bin kikir mana mungkin jadi berubah dermawan tiba tiba..


"Mala" ayo kita ikut kerumah encim, nenek jadi penasaran tentang berita dari nano.


"Ayo nek" ajak Nirmala ya langsung mengandeng anak bungsunya menuju rumah nek encim.


Asalamualaikum...!


Waalaikum salam..


Nano mana saudara mu, ini uangnya masing masing seratus ribu ya..kata nek encim yang memberikan uang seratus ribu pad nano


"Encim" ini beneran kamu, apa kuntilanak yang menyerupai kamu?" tanya nek Inayah yang ragu untuk mendekati nek encim.


Ya ini aku lah Inayah, sembarangan ngatain aku jelmaan kuntilanak..omel nek encim


Oh jadi beneran kamu. syukurlah aku benar benar takut jika itu sampai terjadi, tapi tumben kamu baik seperti ini? tanya nek Inayah yang langsung duduk didekat nek encim.


Aku begini karena ada alasanya..aku hamil Inayah, usia kandungan ku baru satu bulan..


ucap nek encim yang terlihat bahagia.

__ADS_1


"Masa sih, gimana bisa kamu kan udah tua?" tanya nek Inayah yang tak percaya.


Ini surat keterangan dari dokter kalau kamu nggak percaya.. kata nek encim yang langsung memberikan surat dari dokter kandungan.


Nirmala yang kepo ikutan menatap kearah kertas yang dipegang nek Inayah .


Beneran nek, nek encim hamil,.wah jamu nek Inayah emang mantap.. puji Nirmala pada neneknya


"Iya Inayah, terima kasih ya. berkat jamu yang kamu kasih akhirnya aku hamil juga kamu emang hebat luar binasa..


Sialan kamu encim kamu ngedoain aku cepat mati ya.! maki nek Inayah.


"Maaf aku salah ucap, maksudku kamu hebat luar biasa kata nek encim yang mengubah ucapannya.


Tentu saja aku hebat luar biasa, kamu aja yang nggak tau apa apa!" jawab nek Inayah dengan wajah angkuhnya.


Baru dipuji dikit udah sombong melebihi tingginya langit.. omel Nirmala.


Heeee.heeee...kekeh nek encim .


Kalau benar karena jamu ku, encim bisa hamil aku akan minum jamu itu juga.. agar bis hamil seperti encim siapa tau aku kembali muda dengan anak bayi yang lucu!" pikir nek Inayah yang ikutan gila melebihi kegilaan nek encim.


Mala nenek pulang dulu ya, apa pun yang terjadi jangan masuk kerumah sebelum nenek pangil ..ucap nek Inayah yang langsung pulang kerumahnya.


Inayah kenapa.? ko seperti orang yang kena musibah, jalanya cepat banget?" tanya nek encim.


"Nggak tau nek, penyakit nya kumat kali..jawab Nirmala.


Penyakit apa an perasaan Inayah sehat sehat aja .


Penyakit inggin melebihi nek encim lah apa lagi.. jawab Nirmala asal.


"Maksudnya?tanya nek encim..


"Entar nenek juga tau!. jawab Inayah yang langsung berbaring di pangkuan nek encim.


Mas Ilham" ayo kita kekamar sekarang!" ajak nek Inayah yang langsung menarik tangan suaminya masuk kekamar.


"Ada apa Bu, kenapa tangan bapak ditarik kekamar, bapak belum selesai ngasih makan belutnya!" oceh pak Ilham.


Belut yang di kolam nanti aja dikasih makan, sekarang belut mas dalam sarung aja yang didahulukan!" kata nek inayah yang terlihat mengenaskan.


Maksudnya kamu ngajak mas main kuda kudaan? tanya pak Ilham yang sudah paham.


"Iya mas" aku pengen hamil seperti Inayah agar rumah jadi meriah dengan tangis bayi lagi.! ucap nek Inayah yang langsung menyerang suaminya dengan ganas..

__ADS_1


"Benarkah" aku setuju Bu..jawab pak Ilham yang begitu menggebu gebu menggempur nek Inayah.


__ADS_2