KELUARGA SOMPLAK

KELUARGA SOMPLAK
Operasi mata


__ADS_3

Josep membantu pembiayaan operasi mata pada Bimo. suami baru nek Encim Yang buta sejak lahir, dengan membawa Bimo ke Singapura tanpa didampingi oleh Nek Encim yang masih kesakitan karena tulang tergeser.


Dirumah sakit Bimo segera dioperasi oleh dokter ahli mata. meski dengan bayaran yang sangat fantastis.


"Pa"gimana kondisi Bimo? tanya Audy yang tertidur diruang tunggu.


Kata dokter lusa perban dimatanya sudah bisa dibuka, semoga Bimo bisa langsung melihat ya ma!"


"Iya pa!" jawab Audy yang masih mengantuk. langsung kembali tidur di kursi tunggu tanpa memperdulikan situasi disana.


*********


Hari ini perban mata Bimo akan dibuka dengan hati berdebar Bimo terus memanjatkan doa agar ia sembuh dan bisa melihat.


"Mari mas,silahkan duduk disini. kata dokter menuntun Bimo duduk di depannya.


Audy dan Josep harap harap cemas menanti saat dokter mulai membuka perban Dimata Bimo..


"Silahkan dibuka matanya mas. kata dokter itu setelah perban di buka seluruhnya.


Bimo mulai membuka matanya sedikit demi sedikit. setetes air mata mengenang di kelopak mata Bimo saat Bimo yang selama ini tak bisa melihat akhirnya bisa melihat keindahan dunia.


Kamu kenapa menangis, apa kamu masih belum bisa melihat?"tanya Audy dengan cemas.


Saya sudah bisa melihat Bu Audy, pak Josep. saya bisa melihat!" ucap Bimo dengan perasaan membuncah bahagia.


Syukurlah berarti usaha kita tidak sia sia dengan terbang kesingapore ini. kata pak Josep dengan hati senang.


Kriiiiiiiiiiiiing.....kriiiiiiiiiiiiing...


Terdengar suara nada dering di ponsel Audy yang tergelatak di tasnya.


"Siapa ma?"tanya Josep.

__ADS_1


Bu Encim!" jawab Audy dengan wajah yang terlihat kesal.


Bolehkah saya berbicara dengan istri saya? tanya Bimo dengan perasaan tak enak.


"Boleh, ini. sejak kemarin saya sudah dibuat pusing dengan pertanyaan dari istrimu itu. keluh Audy sambil memberikan ponselnya pada Bimo.


"Asalamualaikum Encim!" iya aku baik baik aja. Aku sudah bisa melihat, Tidak aku tidak akan melirik wanita mana pun aku janji.


Pak Josep, kapan kita pulang? tanya Bimo.


Besok kita akan kembali kesana, kenapa emangnya? tanya pak Josep yang ketularan sifat kepo Audy.


"Tidak apa apa pak. jawab Bimo.


Iya Encim kami akan pulang besok. baiklah iya "waalaikum salam..kata Bimo langsung mengembalikan ponsel Audy.


Kalau begitu kami permisi dokter. terima kasih" kata Josep dengan mengengam tangan istrinya.


Ayo Bimo ngapain kamu masih duduk disitu kata Audy.


Mereka tiba di Hotel tempat Audy dan Josep menginap selama di Singapore..ini kamar mu Bimo. nanti sore kita cari barang untuk oleh oleh kata Josep memberi tahu.


"Iya pak!" terima kasih" kata Bimo dengan memasuki kamar hotel itu.


Bimo berusaha memejamkan matanya untuk tidur sambil menunggu waktu untuk pergi ke luar bersama Audy dan Josep tapi tidak bisa.


Coba Encim ikut kemari, pasti aku tidak kesepian seperti ini.keluh Bimo dengan perasaan sedihnya.


Sementara ditempat lain. nek Encim begitu heboh memberi tahukan pada seluruh penghuni rumah jika Bimo sudah bisa melihat.


Inayah" Bimo sudah bisa melihat sekarang. besok mereka akan pulang kemari, rasanya aku nggak sabar inggin bertemu Bimo. kata nek Encim dengan raut wajah terlihat begitu bahagia.


Syukurlah" aku senang mendengarnya. kalau dia sudah ada disini kita adakan syukuran kecil kecilan untuk menyambut kepulangan nya Encim. kata nek Inayah.

__ADS_1


"Iya Inayah!" aku setuju. jawab nek encim.


Nek" tulang nenek yang tergeser udah sembuh apa belum? tanya Nirmala.


"Udah Mala, tadi pagi nenek pergi ketukang urut, di antar sama fatar. rasanya tubuh nenek jadi enakan juga terasa ringan. jawab nek Encim.


Tapi Mala waktu nikah kan Bimo nggak bisa ngelihat gimana wajah nenek sebenarnya. terus gimana sekarang kalau dia udah bisa melihat, apa dia masih mau sama nenek. kata nek encim dengan wajah terlihat sedih.


Nek" cinta tak mengenal umur dan wajah. semua berjalan dengan seiringnya waktu, jika dia tulus sama nenek pasti dia tetap akan bersama nenek.. hibur Nirmala .


"Benarkah? tapi tidak ada salahnya kan jika nenek merubah penampilan, biar terlihat sedikit lebih muda, atau nenek operasi plastik aja biar jadi cantik lagi serta awet muda.


ucap nek encim.


Ya ampun Encim, operasi itu dilarang dalam agama kita. sama aja kamu nggak bersyukur dengan pemberian Allah, kamu akan dilaknat Loh Encim. kata nek Inayah berusaha menasehati nek Encim.


Maaf" habis aku bingung bagai mana caranya agar bisa kembali muda, Aku takut Bimo akan meninggalkan ku..keluh nek Encim dengan mata berkaca-kaca.


Aku punya resep agar kulit kamu bisa kencang dan kinclong. nanti aku kasih resepnya agar kamu bisa awet muda seperti aku!"kata nek Inayah memberi solusi.


Aku mau Inayah, terima kasih ya. kamu emang baik sejak dulu.puji nek Encim.


"Emang" kamunya aja yang suka usil dengan aku.!jawab nek Inayah sambil tersenyum.


"Nek, apa nenek akan kembali kedesa atau menetap di Jakarta? tanya Nirmala.


Nenek mau tinggal disini aja Mala, nenek pengen membeli rumah Disini sekalian pengen buka usaha, biar ada pemasukan. jawab nek Encim


Kenapa kamu nggak beli rumah yang di Samping rumah janda itu aja Encim, biar kita jadi tetanggaan. kata nek Inayah memberi saran.


"Boleh juga, tolong bantu aku mengurus semuanya ya Inayah, agar aku bisa punya rumah dekat sini. aku merasa nggak enak terus numpang sama kamu apa lagi sekarang aku udah punya suami lagi..ucap nek encim.


"Iya Encim, nanti aku bantu. asal kamu mau merubah sifat jelekmu itu.. kata nek Inayah meledek nek Encim.

__ADS_1


Dengan senang hati besan..jawab nek Encim sambil tertawa senang.


__ADS_2