Kembalinya Sang Pewaris (Gleen Fernando)

Kembalinya Sang Pewaris (Gleen Fernando)
Bab 68


__ADS_3

"Gleen Fernando, bagaimana rasanya telah menjadi seorang menantu hina dari ayahmu sendiri? Apakah sangat menyenangkan?" Robert berkata seperti itu sambil menyeringai menatap tajam ke arah Felicia.


Felicia membulatkan matanya, dia sangat terkejut mendengar pernyataan yang diucapkan oleh Robert kepada Gleen.


Mengapa Robert mengatakan bahwa Gleen adalah menantu dari ayahnya sendiri?


Kemudian terdengar suara Gleen, karena Robert sengaja meloudspeakerkan panggilan teleponnya itu, agar terdengar oleh Felicia. "Diam kamu, bajingan! Cepat lepaskan Felicia!"


Klik!


Robert pun mematikan panggilan telepon. Dia menatap ke arah Felicia sambil menyeringai, lalu menodongkan pistol ke arahnya.


Kemudian Felicia tertawa getir, "Jadi seperti ini sifat aslimu. Seorang pria yang selalu memperlihatkan kebaikannya di depan umum, rupanya telah berani membunuh semua bodyguard yang menjagaku dan menculikku. Kamu tak lebih dari seorang iblis."


Robert ikut tertawa, "Itu karena kamu sama sekali sangat tidak berguna, Felicia. Seharusnya kamu berterimakasih kepadaku. Karena aku, kamu bisa hidup dengan layak, bahkan kamu menjadi CEO di Gerrad Group, seharusnya suamimu lah pewaris yang sebenarnya."


Robert tertawa semakin keras, dia merasa apa yang telah dia lakukan itu sangatlah lucu, karena berhasil membodohi semua orang.

__ADS_1


Felicia nampak mematung mendengarnya, dia sama seperti tidak mempercayai apa yang telah Robert katakan kepadanya.


Robert pun meneruskan perkataannya, "Dua puluh tujuh tahun yang lalu aku mengambilmu dari orang tuamu yang miskin itu, lalu aku menukarkan mu dengan putra kandungannya Arsen. Kamu bukanlah anak Arsen dan Andin, Felicia. Tapi Gleen lah anak mereka yang sebenarnya."


Felicia menggelengkan kepalanya, dia tidak bisa mempercayai dengan pernyataan dari Robert tersebut, "Kamu pasti bohong, kamu pikir aku akan mempercayaimu?"


Robert segera berdiri, dia terlihat sedang mengambil sesuatu di dalam lemari, lalu kemudian dia duduk kembali di atas kursi sambil memperlihatkan satu lembar kertas kepada Felicia.


Felicia nampak terkejut ketika membaca surat itu, sebuah surat perjanjian antara Robert dan Sandi, ayah kandungnya Felicia.


"Ayah kandungmu telah menandatangani surat perjanjian ini, aku lah yang melunasi biaya operasi dan persalinan ibu kandungmu, lalu aku membayar 30 juta pada ayahmu. Orang tuamu telah menjualmu padaku. Kalau kamu tidak percaya lakukan saja tes DNA dengan Arsen, bahkan aku rasa suamimu pasti sudah melakukan tes DNA itu secara diam-diam."


Sebenarnya Sandi pun meninggal karena dibunuh oleh Robert, kala itu Sandi masih saja berusaha untuk memerasnya, membuatnya sangat muak. Sehingga Robert menyuruh salah satu anak buahnya untuk membunuh Sandi.


Robert pun tertawa kembali, "Tapi memang seperti itu kenyatannya, Felicia. Karena itulah kamu harus berterimakasih kepadaku dan kita harus bekerjasama, untuk melenyapkan Gleen. Kamu sebenarnya sudah ditipu oleh suamimu itu, Felicia. Gleen mendekatimu dan menikahimu bukan karena mencintaimu, tapi dia ingin mengambil alih perusahaan. Gerrard Group dan seluruh kekayaan Arsen sebentar lagi akan jatuh ke tanganmu, apa kamu rela semua yang kamu miliki diambil alih oleh Gleen?"


Mata Felicia berkaca-kaca, hatinya seakan teriris begitu dalam, jika ternyata selama ini dia telah dimanfaatkan oleh Gleen. Apakah itu sebabnya sikap Gleen berubah 180 derajat padanya setelah mereka menikah? Padahal dari awal Gleen selalu berusaha keras untuk mendekatinya dan selalu menggodanya. Bahkan sekarang Gleen telah menolak cintanya.

__ADS_1


Bukan hanya itu, Gleen selama tinggal di mansion selalu bersikap acuh dan dingin pada Felicia, tapi dia selalu berusaha untuk menjadi seorang menantu yang baik untuk Arsen.


"Bagaimana? Apa kamu mau bekerjasama denganku, Felicia?" Robert sangat tahu sifat Felice. Felicia adalah wanita yang selalu berambisi dan tak punya hati, sehingga dia ingin mempengaruhi Felicia. Seorang Felicia Gerard, wanita yang terkenal dengan keangkuhannya, tidak mungkin mau merelakan semua kekayaan yang sebentar lagi akan dia miliki direbut oleh Gleen, walaupun sebenarnya memang Gleen yang lebih berhak.


Felicia lama sekali terdiam, sepertinya dia sangat kecewa dan terpukul dengan semua kenyataan ini. Rupanya dia bukan anak kandung Arsen dan dia telah manfaatkan oleh Gleen.


Kemudian Felicia bertanya kepada Robert, "Lalu dimana ibu dan ayah kandungku?"


"Ayahmu sudah meninggal, dan ibumu telah hidup bahagia bersama keluarga barunya." Robert melemparkan satu lembar foto ke lantai, agar Felicia melihatnya. "Dia adalah ibu kandungmu."


Mata Felicia membulat, sampai nafasnya terasa sesak, apakah benar wanita pemilik RM Manda itu adalah ibu kandungnya? itukah sebabnya Mira sangat terkejut ketika melihat Felicia datang ke rumah makan waktu itu.


Kemudian Felicia menatap Robert dengan tatapan matanya yang dingin dan berkaca-kaca, "Jika aku bergabung denganmu, apa yang harus aku lakukan?"


Robert mendengar suara kegaduhan di luar markas, pasti Gleen telah datang dan sedang berkelahi dengan anak buahnya.


"Rupanya suamimu telah datang. Bunuh dia tepat di depan mataku, aku tahu kamu bisa menembak, Felicia. Apa kamu sanggup melakukannya?" tantang Robert.

__ADS_1


Kemudian Robert menyodorkan sebuah pistol kepada Felicia, "Jika kamu sanggup, aku akan melepaskanmu dan mari mulai bekerjasama. Aku akan menjaga rahasia ini sampai mati, biarlah semua orang tahu bahwa kamulah putri kandungnya Arsen dan pewaris satu-satunya dari Gerrad Group. Bukankah ini semua sangat menguntungkan untukmu?"


__ADS_2