kenalpot cinta

kenalpot cinta
35. Surat wasiat


__ADS_3

Pemakaman sudah usai hanya ada beberapa orang yang tinggal di kontrakan Bintang


"Bintang nantibkalau sudah ada waktu luang nanti tolong periksa barang-barang milik bu Claudia barang kali dia meninggalkan sesuatu yang penting. Soalnya orangnya tertutup jadi kamu yang harus mencari semoga ada petunjuk." Perintah salah satu tetangga yang baik kepada Bintang dan Claudia


"Baik Bik nanti kalau sudah senggang akan saya kemasi barang-barang Bu Claudia." Jawab Bintang yang masih lemas karena kaget dengan peristiwa ini.


...****************...


Aktivitas Tyo sekarang berada di sekolah. Setelah melaksanakan kegiatan pensi yang sukses dia sekarang ini bersama semua anak-anak berkerja bakti membersihkan sekolahnya. Memang ada tukang kebun, tapi karena acara besar akhirnya menuruh semua warga sekolah membersihkan tempat tersebut.


Sedangkan Ara sekarang ini berada di kafe depan sekolahannya, dia mulai membersihkan tempat tersebut karena mulai lusa dia akan mengolah di kantin tersebut. Tak lama kemudian Tyo muncul ketika Ara sedang berdiri melihat-lihat desain interior ruang yang akan dijadikan cafe tersebut. Dia mendekati Ara


"Terima kasih Yo sekali lagi aku berhutang budi kepada kamu." Ada berucap sambil melihat Tyo lalu tersenyum.

__ADS_1


Tyo yang mendapatkan senyum tulus dari sang pujaan hati lalu dia ikut tersenyum sambil memandang mata coklat itu. "Anggap saja ini hadiah ulang tahunmu. Kedepannya tolong ramaikan tempat ini dengan senyumn biar semua orang nyaman berada di sini.


"Siap bos laksanakan." Ara memberi hormat lalu melangkah pergi dari samping Tyo tapi naas sepatu Ara tali sepatu Ara keinjak kakinya sendiri sehingga tubuhnya akan terjungkal ke depan.


Tyo yang mengetahui hal itu dia langsung menarik kaosnya tapi tanpa sengaja dia juga menari bra yang dikenakan Ara alhasil saat dibatu berdiri dan dilepaskan genggaman itu membuat punggung Ara terjepret pengait bra. Baik Tyo maupun Ara sama sama malu. Ara akhirnya pergi ke belakang sedangkan Tyo pergi ke depan mencari udara segar.


Kedua pipi mereka Ara sudah seperti mie rebus "kenapa aku ini, pipiku serasa terbakar" Ara bermonolog dia sudah malu dengan kejadian tadi.


Sedang jantungnya berdetak kencang dan susah bernafas "Huuh huh huh kenapa aku ini apa aku mau terserang penyakit jantung. Kena jantungku berdetak hebat."


...****************...


"Nanti aku minta tolong boleh gak?" Tanya Rendi Kepada 4 teman yang lain.

__ADS_1


"Mau minta tolong apa Ren?" Resto malah fanfi bertanya karena saat Rendi belum selerai ngomong dia sudh memotong omongan tersebut.


"Buat iklan tempat cafenya kak Ara. Nanti kalian berpura-pura sebagai pembelinya dan ada beberapa anak lagi yang sudah aku hubungi tadi.


"Oke nanti aku juga siaran langsung saja soalnya pengikutku lumayan banyak." Ucap Resti.


Semenjak kasus penyekaan di toilet itu kemana-mana mereka berlima sampai-sampai ketika ingin ke toilet mereka izin dulu ma teman-temannya yang laki-laki agar mereka mudah mencari. Dan yang membuat onar dikeluarkan dari sekolah.


...****************...


Malam tiba, Bintang berada di kamar Bu Claudia, dia mulai membongkar barang-barang milik Claudia. Tak ada yang mencolok dari barang-barang milik Claudia. Tapi ketika dia membongkar di salah satu laci yang tidak bisa dibuka begitu saja karena masih dikunci. Bintang lalu mulai mencari keberadaan kunci tersebut sekitar 15 menit mencari akhirnya Bintang mendapatkan 3 buah kunci yang berbeda bentuknya. Untungnya salah satu dari kunci tersebut bisa untuk membuka laci di depan Bintang. Setelah dibuka isi laci itu ada 1 buah dompet, 1 buku dan ada 1 set pakaian. Dari merk dompet dan 1 set pakaian itu menimpulkan kalau Claudia bukan orang biasa-biasa saja .


"Sebenarnya Ibu Claudia ini siapa, mengapa dia memiliki barang-barang uyang mewah ini?" Bintang berbicara dengan dirinya sendiri karena di kontrakan itu memang hanya hidup Bintang sendiri. Lalu fia membaca buku yang ada di sana.

__ADS_1


"Sebelumnya saya mau mengucapkan terima kasih kepada mu Nak Bintang. Berkat mu aku baru mengenal yang namanya keikhlasan. Kamu baik dan cantik. Maaf selama ini aku tidak jujur kepada mu tentang identitasku. Aku adalah orang yang penuh dosa. Karena ambisiku aku telah membunuh suamiku secara perlahan, karena ambisiku juga saat ini anak semata wayangku berada di penjara. Nak, tolong kalau ada waktu datanglah ke ibu kota, temui anakku yang ada di ibu kota berikan kotak kecil yang berwarna biru ini kepada anakku dan kotak coklat ini kepada suamiku. Untuk alamatnya sudah tertera di situ Ini ada sedikit rezeki hasil keringatku sendiri dan ini halal, tolong diterima. Silahkan beli rumah atas nama kamu lalu tinggallah di dalamnya. Agar kamu tidak memikirkan uang kontrakan lagi. Dan tolong bangunkan mushola di halaman rumahmu, isi dengan kegiatan yang bermanfaat dan kalau boleh meminta 1 lagi apakah kamu mau menjadi istri Haikal anakku? Kalau tidak mau juga tidak apa-apa. Dia memang sudah dewasa tapi mudah terpengaruh dengan keadaan. Tapi dia tampan seperti yang kau lihat di foto ini, dia dulunya juga dokter. Mungkin kamu juga pernah melihat. Dan sekali lagi terima kasih. Jangan bersedih tetaplah menjadi bintang yang bisa mempercantik malam"


Bintang hanya bisa meneteskan air mata sesekali dia melihat selembar foto disitu ada Claudia, suaminya yang sekarang dan Haikal.


__ADS_2