kenalpot cinta

kenalpot cinta
BAB 8. Kenyataan


__ADS_3

Sudah 1 minggu Rendi di RS. Kondisinya bukan membaik kini justru makin memburuk. Fransiska yang mendapatkan kabar dari dr Eri yang menangani kasus Rendi menyarankan kepada Dito agar ditangani oleh dr Haikal. Secara dokter Haikal pengalamannya lebih banyak dan di pusat peralatannya lebih janggih. Dito tahu kalau Haikal adalah Tunangan dari Fransiska jadi dia memiliki perasaan yang kurang enak.


"Bagaimana apa kamu keberatan Dit." Tanya Fransiska yang sedang menjenguk Rendi.


"Kalau aku ngikkut saja asalkan Rendi cepat sehat."


"Oke kalau begitu akan kuurus semuanya. Aku permisi keluar sebentar"


Fransiska akhirnya menelpon Tyo dan menyuruhnya untuk mempersiapkan Helikopter pribadi milik keluarganya. Setelah 1 Jam helikopter HE sudah berada di halaman rumah RS cang di kota S.



"Sudah siap?" Tanya Fransiska kepada Dito.


"Sudah. Ayo kita berangkat saja." Dito memantapkan hati kalau semuanya akan baik-baik saja. Dan semua ini dia lakukan hanya untuk Rendi.


Rendi dan rombongan yang terdiri dari Paman, Bibik dan 2 suster diijuti 1 dokter.


Fransiska semalam juga sudah berbicara dengan Dito agar dia mau menjadi salah satu tangan kanan dari Fransiska. Tugasnya membantu Tyo. Karena sejak ada proyek baru di kota S Tyo juga sangat sibuk. Dia tidak mau menyiksa kakak angkatnya tersebut.


" Kita berangkat sekarang?" Fransisika sudh siap dengan helm cantiknya.


Begitu juga dengan Dito karena naik menghunakan motor dia tadi mwminta tolong untuk membawakan baju dari rumah oleh Bibiknya



"Kalau begitu ayo kita berangkat. Jangan lupa pegangan yang erat!." Dito tersenyum melihat tangan melingkar di pinggangnya. sesuai dengan yang diharapkan.


"Nanti aku turun di apartemenku saja. Aku mau mandi dan ganti baju dulu." Perintah Fransiska. Memang jalan ke rumah sakit melewati apartemen milik Fransiska tersebut.


"Baik tuan putri." Broooom Broooom Dito mulai turun ke jalanan. Sedangkan Fransiska. mengeratkan pelukannya. Dia tahu kalau Dito naik motor serasa melayang tubuhnya.


***


Di tempat yang lain Haikal yang sudah dihubungi oleh Fransiska segera mempersiapkan tempat untuk adik dari teman Fransiska. Memang ada sedikit kecurigaan tentang nama yang asing tersebut. Tapi Haikal juga akan berjaga-jaga jika nanti ada suatu hubungan diantara mereka Haikal akan segera bertindak. Tiba-tiba terdengar suara helikopter di atas rumah sakit HE. Karena RS ini bertaraf internasional maka bangunannya megah dn luas. tempat pendaratan Helikopter berada di atas karena di bawah menggagu lalulintas.

__ADS_1


"Cepet-cepat mereka datang. Terdengar suater yang sedng berjaga di ruang IGD tersebut langsung menyambut kedatangan Rendi."


"Ibu Bapak silahkan tunggu di luar, kami akan berusaha menangani pasien dengan baik." Ucap salah satu suster lalu dia pergi.


Hampir 1 Jam Dito baru sampai.


"Bagaimana Paman?"


"Rendi masih diperiksa di dalam. Kamu duduk dulu saja." Ucap pamannya


"Nanti gimana cara membayarnya Dit? Bibik takut tidak bisa bayar." ucap sang bibik kepada keponakannya.


"Tenang saja Bik. Nanti sementara akan diberikan dibayar oleh bos Dito nanti dito akan mencicil. Dito tidak bekerja lagi sebagai tukang ojek melainnkan kerja dikantoran." Dito menlyakinkan keluarganya agar tidk cemas.


"Baiklah Dit. Paman percaya. Semoga ini awal yang baik bagi kesembuhan Rendi."


Tidak lama kemudian Haikal dan beberapa dokter keluar. Dia mempersilahkan keluarga pasien untuk mengikutinya agar tahu jelas penyakit dari Rendi dan penangananya yang tepat seperti apa.


"Silahkan masuk." Haikal mempersilahkan masuk Dito serta Paman dan Bibiknya.


Dokter Haikal memasang beberapa gambar jantung hasil dari hasi pemeriksaan milik Rendi. Dokter lalu memberi lingkaran di berbagai titik.


"Permisi saya akan menjelaskan ini semua. 1. kami sudah melakuakn EKG (elektrikardiogram) ini fungsinya untuk mendeteksi aktivitas kelistrikan jantung dan menilai ada tidaknya kelainan irama jantung.



Ekokardiogram (USG jantung), untuk memeriksa struktur dan fungsi jantung, termasuk menilai kondisi katup jantung


Pemindaian dengan Rontgen dada, CT Scan, atau MRI, untuk melihat kondisi jantung, termasuk ada tidaknya pembesaran jantung


semua sudah kami lakukan dan memiliki kesimpulan Rendi harus segera dioprasi miektomi. Miektomi ini dilakukan dengan cara membuang sebagian jaringan otot jantung yang tidak normal. Hal ini bertujuan agar jantung dapat memompa darah dengan normal. Operasi miektomi dilakukan pada pasien hypertrophic cardiomyopathy yang sudah sangat parah.


"Lah awalnya juga baik-baik saja Dok." Dito tidak percaya dengan keadaan adiknya.


"Mungkin dia menyembunyikan itu semua dari anda semua karena takut apabila merepotkan atau bagaimana gitu. Yang jelas disini Rendi hari ini harus oprasi."

__ADS_1


"Emm berapa persen kemungkinan sembuh dokter?" Paman Dito bertanya dengan naga gugupnya


"Kami bukan Tuhan kami hanya bisa semaksimal mungkin dalam membantu dalam proses penyembuhan." Jawab Haikal dengan bijak.


"Berapa yang harus kami persiapkan untuk semua ini?"Tanya Bibik Dito.


"Semua biaya langsung diserahkan ke HE pusat. Soalnya tadi tunangan saya berbaik hati. masnya ini teman dan sekaligus kariawannya jadi mungkin tagihannya langsung diambilkan dari gaji mas ini." Ucap haikal percaya diri


Tapi tidak dengan kedua Paman dan Bibik dari Dito mereka sangat kaget. Pasalnya mereka mengira itu adalah kekasih Dito walaupun Dito hanya memperkenalkan sebagai bosnya. Karena mereka tampak mesra dimana-mana.


Mereka semua akhrinya keluar dengan perasaan masing masing.


***


Waktu menunjukkan lukul 22.00 setelah dioperasi Rendi sudah dikembalikan di ruang VVIP. Walaupun belum sadarkan diri dan masih menggunakan serangkaian alat yang ditancapkan ditubuhnya. Paman dan Bibik Dito saat ini istirahat di rumah kontrakannya. Dito sudah memberi tahu Agus kalau saudaranya mau tidur di situ. Karena dapat kabar tersebut setelah mempersilahkan Paman dan Bibik istirahat Agus menyusul Dito ke rumah sakit. Tapi Agus heran dengan tingkah Dito yang absurd, Dito berada disemak-semak dekat pohon 🌲 pucuk merah.


"Heh sedang Lu?" Agus berbisik didekat Dito.


Sedangkan Dito yang berdetak jantungnya takkaruan langsung menlotor kepala Agus." Bisa diam gak sih Lu. Nanti gue ceritain. Kita disini dulu." Dito berbisik kepada Agus.


Agus yang mendapatkan perintah hanya mengikutinya.


Tak lama kemudian mereka memang mendengar suara kunci pintu dan pintunya tiba-tiba terbuka, lalu ada Suster yang masih memakai sragamnya membenarkan sragam yang awalnya rapi kini terlihat kucel, Dito juga mengamati mulut dari suster itu sedikit berantakan lipstik yang ia kenakan. Dan tak berapa lama kemudian munculah dokter Haikal ia juga merapikan rambutnya menggunakan tangan. Melihat hal itu Dito dan Agus berdikiran yang sama. Akhirnya mereka memutuskan untuk pergi juga dari tempat itu.


"Eh siapa tadi yang kamu incar?" tanya Agus penasaran sambil menepuk pundak Dito.


"Dokter yang kita lihat tadi adalah tunangan Fransiska." ucap Dito yang masih penasaran dengan apa yang terjadi pada hubungan Fransiska dan dokter tersebut.


"Buset lu serius?" ucap Agus sambil meninggikan suaranya.


"Heh monganmu. jangan teriak-teriak ini di rumah sakit." Dito agak berbisik karena sekarang hampir tengah malam


"Oke oke sekarang lu harus menjelaskan kepadaku sebenarnya apa yang terjadi antara lu dan Fransiska,"


akhirnya Dito menjelaskan hubungan antara dia dengan Fransiska dan bagaimana mereka bisa saling mengenal.

__ADS_1



__ADS_2