
hai hai hadir lagi lho😊'semoga dengan rajin aku up date viverku nambah and makin banyak, Amin😀, oh ya agak ngingetin episod kali ini agak ekstrim dikit ya, thor ingatin jangan lupa like,comen n sucribe🙊 eh salah ngomong maksudnya share. bubuhin juga👍, Mantabbb deh . selamat baca ya.
...Kiko melajukan mobil mersedesnya dangan laju di kecepatan yang tidak seperti biasanya....
20 menit kemudian Kiko sampai di halaman parkir rumah sakit , memarkirkan dengan cepat dan mencari ruangan Papa Suji sesuai alamat yang di kirimkan lewat pesan chat Mama Maria.
Sesuai foto ' Albert sedang menyalami sang Dokter Tompy dan menyugingkan senyum bahagia, hati Kiko serasa terbakar arang karena kalau terbakar api gosong dan ceritanya and 😀. lanjut gak nich?. lanjut donk Kiko emosi melihat sang istri di sentuh orang lain dan di sentuh pipinya.
Kiko berlari ke arah sang istri." Lepaskan dia istriku " kata Kiko menahan emosi lalu menekan rahang gigi dan megertakan. wajah nya semakin memerah.
Albert sini kita pulang ," Kiko menarik lengan Albert tanpa meminta penjelasan apapun. Kiko mendorong tubuh Albert memasukan ke dalam mobil dan munutup pintu mobil dengan ia banting.
sepasang mata tercengang melihat tingkah Kiko, siapa lagi kalau bukan Tompy.
25 menit perjalanan sampailah Kiko di mansion Papa Ridho, Kiko menarik paksa tubuh Albert lenganya ia tarik dengan kuat meninggalkan bekas merah melingkar di lenganya, Albert berjalan terseok seok mengikuti langkah sang suami. Kiko memasukkan Albert dalam kamar yang kedap suara milik Kiko.
Kiko merobek baju yang di kenakan sang istri dan mengguyur dengan shower dalam kamar mandi, Albert melihat raut muka Kiko membuat ia semakin menunduk ketakutan dan basah kena siraman air.
Bersihkan tubuhmu yang kotor aku tak ingin menyentuh bekas sentuhan orang lain ," Cepat". sentak teriakan Kiko, aku membayarmu mahal agar tak ada orang yang berani menyentuhnya tapi kau malah....Katakan saja jika harga yang sudah kita sepakati kurang , pada hal untuk ukaran seperti mu terlalu mahal yang harus ku bayar. bentak Kiko ke Albert.
Mas ini tak seperti yang kamu bayangkan.
__ADS_1
Albert.
Gosok yang kuat aku tak ingin bekasnya menempel di tubuhmu, bentakan Kiko megema dalam kamar mandi.
Selesai ritual mandi yang penuh teriakan dan tangis Albert yang ketakutan , Kiko megendong Albert kemudian melemparkan ke kasur empuk berukuran big size.
Kiko menciumi tubuh Albert dengan penuh ***** amarah dan membuat juniornya menegang dia melakukan hubungan intim berkali kali dan brutal mencengkeram rahang Alber mencumbunya dan meninggalkan jejak penuh dari paha sampai tubuh bagian atas. mereka melakukan itu dari jam 1 siang hingga menjelang magrib. Albert di buat kelabakan dan tubuhnya terasa remuk redam, sedangkan Kiko merasa puas dan menang atas apa yang Ia lakukan.
Aku memberi ijin supaya kamu melihat dan merawat Papamu bukan untuk macam-macam ingat itu"! teriak Kiko di hadapan Albert. Kiko meninggalkan kamar tidurnya dan meninggalkan Albert dalam isak tangis pilu.
Bertahan Albert demi orang yang kamu sayangi ,ingat Papa Suji seberapa besar hidupnya di korbankan untukmu, menangislah di saat kondisi tubuhmu lelah tapi semangatlah untuk esok hari, batin Albert dalam diam yang merasakan perih di bawah sana dan lebam akibat pukulan kecil yang Kiko berikan. akhirnya Albert meringkuk dalam ranjang pesakitan dan tertidur lelap.
Selesai kiko makan malam lalu beranjak ke dalam ruang kerjanya, membuka laptop dan membaca kiriman imail kantor yang belum selesai ia kerjakan. tak terasa waktu berganti malam.
Iko mana menantu Mama?, Mama ingin ajak dia makan sama2 Eyang. Kata Maria.
Kiko terperanjat lupa bahwa yang di cari Mamanya masih meringkuk di atas ranjangnya.
Kiko pergi dan berlari ke kamarnya meninggalkan setumpuk pekerjaan yang belum rampung.
Kiko membuka pintu kamar dan melihat kondisi Albert diam tak bergeming dalam tutupan selimut.
__ADS_1
Kenapa dia tak bergerak apa sakit ya, batin Kiko kemudian tangannya ia tempelkan di kening Albert. Wah suhunya panas sekali gumam Kiko.
Mama Maria berjalan mengekori anaknya tanpa di sadari Kiko. langsung menyingkap selimut yang di gunakan Albert.
Maa.. Jangan ini urusan Kiko, Kiko menarik kembali selimut yang di gunakan Albert dan terjadi tarik menarik antar selimut.
Mama Maria melihat sekujur tubuh bekas kecupan dan ada tanda pukulan di kedua tangan seperti ikatan tali yang sangat kuat.
Kikoo..."teriak Maria ke pada anaknya dan pukulan melayang di tubuh kiko, Maria naik ke atas ranjang dan memukul lagi memakai bantal guling di atas kasur lalu menjambak rambutnya.
Maa.. sakit ma sudah dong lepasin rambut Kiko.
Hii...i anak durhaka kamu semena mena sama menantuku, Setan... Maria memukul tubuh Kiko dari yang tadi di atas ranjang hingga turun mendekati tubuh anaknya. Gemes.." teriak maria megema hingga terdengar di ruangan lainya karena pintu kamar tidurnya tak tertutup.
Eyang lanjutkan saja makanya biar Ridho yang lihat ada apa di sana, tidak biasanya Maria berteriak ke anak semata jagungnya seperti ini. Ridho bergegas menuju ke arah ke jadian. Astaga " mata Papa Ridho terbelalak melihat tubuh sang menantu telanjang dan tertutup selimut separo badan terpampang jelas kebiruan seluruh tubuh dan bekas pukulan.
Pa .. " Iko kurang ajar Pa' lihat menantumu di siksa olehnya, Setan . Mama Maria marah bercampur sedih, buliran air mata jatuh tak tertahan. jambakan di rambut Kiko tak kunjung ia lepas.
Kiko kiko Iko..." Kami tidak pernah mendidikmu memukul wanita tapi ini anak orang, kamu beginikan seolah hewan MasyaAllah. Mama sudah mah kita bawa Albert ke rumah sakit biar di obati habis itu kita bawa pulang. lepaskan kepalanya Kiko.
Ayo Pa cepat" kata Maria. me
__ADS_1
bawa Albert ke mobil.