
Ahh kalau dapat reviu gak di terima atau di tolak Jadi rada males mau tik lagi. tapi demi berkarya dan dapat pembaca atau reader setia harus semangat 45 dah😀🙌😌. ya sudahlah met baca ya.
Kesekoan hari Albert pulang ke mansion mertuanya di jemput oleh Kiko, Mama Maria Papa Ridho, Eyang Hambali, terdengar suara renyah tawa Reina dan anak perempuannya yang berumur 3 tahun dalam ruang tamu.
Hambali tertarik melihat balita perempuan yang mungil sedang asik berbicara dengan bahasa cadelnya. Halooo imut nama kamu siapa?, tanyanya.
kAtek nama atu Laula. sambil menyalami jemari Hambali.
Maria terlihat setengah memedam rasa amarah karena Reina bertamu di rumahnya dan itu adalah hal yang paling tidak ia sukai. "Hiii... si uler satu ini ngapain ke mansion aku bawa anak imut lagi jadi gak tega mau ngusir". Batin Maria.
Tumben ke sini Reina?' kenapa bawa anak mu lagi, tanya Kiko.
Halo imut sudah makam belum tanya Kiko ke laura?.
Pipi Laula mau imunicaci ke Doktel , Pipi maukan antal Laula?. tanya balita imut itu.
Ohh gak bisa sayang Mimi sedang gak enak badan dan butuh Pipi untuk menemaninya, Jadi maaf ya, Kata Maria setengah emosi. yee.. Pipi emang dia anak Kiko kapan juga nikahnya toh aku juga gak merestui mereka, bukanya tahun lalu Reina menikah dengan pengusaha asal jepang terus ngapain masih ngekori Kiko, wah.. jangan jangan jadi janda gatel dengan ribuan siasat, Hmm.. kalau begitu aku harus pasang kuda kuda nih buat ngepret si setan alas. batin Maria dengan pandangan jengah.
Ohh Pipi sudah punya Mimi balu ya jadi sudah gak sama Mommy, ya.. cedih Laula, Popy pelgi jepang, Mommy cendili , Laula cendili huwa...huwa.... Laura menangis dengan tersedu sedu.
Adik imut gak usah nangis Kakek Ridho punya coklat Laura mau, kata Ridho basa basi dan akhirnya balita itu terdiam dari tangisnya.
Maaf Om' Tante Reina ke sini cuma ngantar map kerja yang harus Iko selesaikan dan di tanda tangani sekalian mau apsen setengah hari karena Laura harus imunisasi ulangan hari ini dan...belum selesai bicara Mama Maria memotong pembicaraanya.
Kalau mau Apsen atau ambil cuti ya ke HRD bukan ke mansion ku. Maria.
Ma... sudah deh biarin aja toh ini urusan kantor, Albert ke kamar dulu ya, sambil melepaskan gandengan sang mertua.
Awalnya kantor lama lama... Dah Mama juga mau ke kamar panas di sini auranya kagak kuat Mama engap bawaanya. kata Maria lagi sembari memelototkan matanya.
Ohh ya Kiko" kalau tamu mu sudah pulang' ke kamar Mama ya, ada hal yang ingin Mama bahas.Pa ayo ngapain lihat anak orang nanti kita juga punya cucu sendiri. kata Maria dan meninggalkan ruang tamu di ekori oleh Papa Ridho.
Eyang juga mau ke kamar , capek dari Rumah sakit.
__ADS_1
Kini tinggal mereka bertiga,Kiko, Reina dan Laura.
Pi.. ikut yok temani Laula.
Baiklah sayang Pipi antar tapi nanti Pipi gak bisa tunggu lho. Kiko.
Ya cudah gak apa apa' tapi belikan laula es tlim ya. kata Laura sambil megandeng tangan Kiko.
Hemmm , jawab Kiko dengan deheman dan mengambil kunci mobil milik Papa Ridho, secara dia tak ingin mobil miliknya di tumpangi orang lain karena bagi kiko mobilnya adalah cinta sejatinya. cukup dia dan istrinya.
Hmm kali ini hanya dengan pancingan anakku kunyatakan perang untuk mu Albert dasar anak kemarin sore dan untuk orang tua tua yang sudah bau tanah itu hanya dengan cucu mereka akan luluh padaku, akan ku buat Kiko menghamiliku secepatnya. batin Reina dengan senyum liciknya.
Ini di Dokter anak laganan mu kan Reina?. tanya Kiko.
Ia Mas' oh ya, besok sore akan ada meting penting dengan klaen yang dari singapura dan sudah ku atur jadwalnya. kata Reina. Semakin kalian jauh dan tidak ada waktu semakin aku bahagia dan untuk bocaj ingusan itu siap siap kamu di depak dari keluarga Kiko' batin Reina.
***
10 menit.
30 menit
Maria menunggu sang Anak tapi tak terlihat batang hidungnya. dia berjalan mondar- mandir di ruang tamu.
Shetan.. uler... gatel bisa bisanya dia menyuruh iko mengantarkan anak yang gak jelas siapa Bapak nya" ntar tunggu ya pulang bakal aku jadiin papam ulekan.gerutu Maria. dan yang di tunggu akhirnya datang.
Ma.. ngapain mondar mandir macam kebakaran jenggot, kata Kiko.
Jenggot palalu!!!" apa maksudmu jalan lagi dengan uler itu, Mama gak suka', dan beraninya dia ke rumah Mama. kamu juga mau maunya di suruh jadi sopirnya?. gini aja deh Kalau kamu berat sama uler itu tinggalin mension ini biarkan Mama sama menantuku. Maria memukul lengan bahunya Kiko dengan rasa dongkol dalam hati yang sudah ia simpan sejam yang lalu.
Maaa ..Reina itu sekertaris Iko" kok Mama gitu sih. kasian Ma dia itu udah cerai sama suaminya yang suka judi saham sampai semua harta bendanya habis.
Nah itu Sigel perens" bakal parah cerita , sekali lagi ya Mama ingetin Kalau kamu gak jauh jauh dari Uler bakal kena bisanya. dah pokoknya Mama gak mau tau. kalau kamu gak mau nurut apa kata Mama biar keponakan Mama si Clark yang di LA pulang ke Indonesia gantiin kamu.
__ADS_1
Maria pergi ke lantai atas dan membanting pintu kamar hingga membuat Kiko terkejut.
Kikopun memijat keningnya' berlalu dari ruang tamu hendak ke kamarnya .
Setiba di kamarnya tidak terlihat yang ia cari kemudian ia pindah ke kamar tamu.
Ceklek pintu kamar tidur Albert terbuka tapi Kiko mengurungkan niatnya masuk ke kamar Albert, Kiko menutup kembali kamar Albert dan pergi ke kamarnya sendiri sambil memedam amarah menutup sembari membanting daun pintu. Brak".
Kiko tak terima mendengar Albert tertawa cengengesan dalam selimutnya sedang bertelpon ria dan di load speker, apa lagi mengenai Dokter Tompy.
Flash Back.
Apa Kak Tompy " maaf Albert gak bisa ke rumah sakit tengokin Papa. Albert.
Memang jadwalnya ibu negara itu padat ya. Tompy
Iya ya sudah dua hari gak ke sana ya, bagaimana perkembanganya Papa Kak Tompy?. Albert.
Semua Ok manis" besok jadwal oprasi terakhir pemasangan ring di jantung Papa mu, usahakan hadir ya, jangan cuma hadir di hatiku dan cuma apsen dalam otak dan fikiranku. rayuan maut Tompy.
Albert tertawa terbahak dalam selimut tanpa dia ketahui Kiko menguping di tengah pintu kamar tidurnya.
Nanti Aku usahakan datang Kak ,oh ya jam berapa aku harus ke sana? ,Albert.
Jam empat sore ya manis. ingat lho ya. Tompy.
Ia Albert usahakan datang" ya sudah Albert tutup ya telpon nya.
Sampai bertemu besok Macan Kakak selamat istirahat. Tompy
Flash back of.
***
__ADS_1
Kalau sudah baca jangan lupa like n comen. tanpa jejak kalian apalah artinya ceritaku. ku tunggu lho