Ketiga Si Kembar

Ketiga Si Kembar
Rahasia yang terdengar 2


__ADS_3

Haloo.... kali ini gak Mau komen apa apalah. selamat membaca.


Aku di ruang inap flamboyan no 2 Mas" langsung aja ke sini Albert gak bisa jemput, lagi tunggu Papa Suji siuman dari pengaruh obat bius.


Baiklah Sayang aku langsung ke sana aja" Kiko menutup sambungan telpon dan berjalan ke arah kamar pasien .


Ceklek... daun pintu kamar tempat ruang inap Papa Suji terbuka.


Hai Cantik" sapa Kiko dengan senyum yang terulas bahagia.


Hai juga Mas" eh bawa apa ini kok repot repot. jawab Albert sambil mengambil bingkisan kue dan buah.


Ini buat Papa dan kamu !, ucap Kiko.


kapan kata Dokter Papa akan sadar dari obat bius dan bisa makan?. kok sendiri mana BiBi ARTmu yang biasa jaga Papa.


Kata Dokter sih sekitar setengah jam bisa lebih mengingat usia dan kondisi Papa saat ini.Bibi aku suruh pulang istirahat dulu. Mas boleh ya Albert temani Papa, semalam dia cari aku dan tidak bisa tidur kata Bibi.


Sini" Kiko meraih pinggang ramping milik istrinya dan di ajak duduk bersebelahan dalam sofa tunggal yang terlihat besar nan empuk.


" Boleh Sayang asalkan Mas ikut menemanimu, Aku gak rela kamu tidur di sini sendiri."


Kalau mau tidur di sini di mana Mas ruangan dan tempatnya sangat kecil, apalagi sofa ini gak muat Mas buat tubuh kekar dan tinggi kayak Mas.


Ini itu sofa lipat sayang kamu gak tau ya?". Mas juga ada satu di kantor tapi di ruangan Jody. jawab Kiko sambil tersenyum nakal dan mengakat angkat kedua alisnya. mengakat tubuh istrinya untuk ia pangku di kedua pahanya.


Mas" jangan gini malu tau nanti kalau ada Dokter masuk. kata Albert.


Kiko langsung mendekap tubuh istrinya dan meletakkan wajahnya di dada Albert yang empuknya mengalahkan sequisi.


Ah... pasti ujung ujungnya nanti mesum" kenapa sih laki laki ini di otak nya cuma Bakpao milikku dan kenapa setiap sentuhanya membuat aku kecanduan, ya maklumlah dari dulu aku gak pernah di bolehin pacaran seperti teman temanku, boro boro pacaran ada teman cowok sekedar mengambil tugas sekolah aja Papa suji ceramah sampai 1 jam. Batin Albert.

__ADS_1


Kiko melumyaat Bibir ranum milik Albert yang terlihat merah muda walaupun tanpa polesan lipstik atau lipglos.


Hemm... Rintih Albert dan Kiko merasakan manis madu alami dalam bibir dan mulut bercumbu mesra, tangan Kiko masuk dalam kaos Albert mengelus pugung mulus istrinya.


Ah...ah..ah deru nafas mereka yang kehabisan pasokan oksigen.


Deg.....deg...deg... jantung mereka berdegup kencang oleh aktifitas kecil yang Mereka lakukan.


Albert merasa sesak di bawah pahanya oleh tusukan milik Kiko yang secara reflek berdiri siap siaga tanpa ada aba aba ataupun perintah.


Albert megelinjang geli tak kala bibir Kiko menyesap leher jenjangnya dan megigit kecil daun telinganya.


Hemm aroma mu sungguh harum dan tubuh mu membuat aku kecanduan seperti Extasi dengan kualitas tinggi dan super duper mahal. Bisik Kiko di telinga Albert.


Albert mendorong sedikit tubuh suaminya.


Mas jangan gak boleh di sini " gak enak di lihat Papa. Kata Albert


Setengah jam berlalau Mereka selesai melakukan olahraga singkat di dalam kamar mandi.


Mas mau gak beli makanan atau kita pesan antar aja bagaimana?", perut aku laper dari siang tadi belum terisi, tawar Albert.


Pesan antar aja sayang nanti Mas yang bayar, pesan buat kamu dan aku ya" ucap Kiko menyetujui tawaran istrinya.


Nasi padang ya?" dan martabak telur, aku pingin banget beli dari seminggu yang lalu. Mas besok itu Aniversary date kita lo!!'. ucap Albert.


Benarkah tak terasa ya sebulan ini aku memilikimu" merubah hari hariku yang dulu flat jadi lebih berwarna. Kiko membelai dan mengelus rambut milik istrinya dan menyelipkan ke belakang telinga. "merubah dirimu menjadi sedikit dewasa dari usiamu yang berbeda 6 tahun dariku", membuat aku menjadi klepek klepek tak mau jauh jauh dari mu, apa apa tunggu tunggu' apa ini artinya aku semakin tertarik dan mencintainya?, tapi andai ia tak apalah toh syarat dia cuma ingin di sayangi dengan lembut dan tak mendua selama di sisinya, ohh.. itu tak masalah buatku" batin Kiko dan tersenyum smrik.😐


Mas kok senyum sendiri sih" ucap Albert.


Tok...Tok... terdengar daun pintu terketuk, Albert berjalan dan membukanya.

__ADS_1


Maaf Dek apa bener ini tuangan atas nama Albert?. tanya pengantar makanan.


Ia Pak bener" jawab Albert.


Ini Dek pesananya semua total harganya 130 ribu", kata Pak pengatar dan menyerahkan Makanan dan minuman yang Albert pesan.


Albert menyerakan dua lembar ratusan yang di beri oleh Kiko tadi." Pak ini ambil aja sisanya".


Trimakasih Dek jawabnya Pak kurir dan menutup kembali pintu yang telah terbuka tadi.


Mereka membuka dan memakan yang telah diterima, Albert menyuapi suaminya dengan telaten sedangkan Kiko menikmati tiap suapan yang di beri istrinya, selesai makan mereka berbaring di sofa dan saling memeluk, tangan Kiko sibuk mengetik papan pipih di tanganya yang berhaga puluhan juta. Albert merubah posisinya yang tadi berhadapan kini memugungi tubuh Kiko, Kiko menarik pelukanya di pinggang Albert.


Mas ngapain sih" kok gak selesai ngelihatin layar itu, ucap Albert.


Ini Sayang mengecek kerjaan aku lewat imail yang bawahanku kirim jawab Kiko.


Kiko dan Albert asik dalam dunia maya tapi tak melepaskan pelukanya. Mereka tak menyadari sepasang mata melihat apa saja yang Mereka lakukan. Papa Suji terheran melihat anaknya yang di peluk orang' secara tubuhnya terhalang tubuh Albert. ribuan pertanyaan tersimpan dalam benaknya, rasa emosi dan setengah dongkol tak mampu ia simpan.


Albert... suara serak bercampur emosi.


Papa sudah bangun?, tanyanya dan berdiri terhenyak dalam sofa dan pelukan suaminya. mendekat ke arah Papanya.


Kini terlihatlah Pria yang ingin ia lihat tadi dalam posisi terbaring.


Pa....sapa Kiko ke mertuanya dan menyalami pugung tangan yang terlihat keriput, tatapan Papa suji membuat Kiko menjadi kikuk dan grogi. gila sudah tua tapi tatapan mata seolah pedang siap menghunus dan menancapkan tepat di dadaku, batin Kiko.


Dia siapa Ning gelis?..tanya Papa Suji.


Dia suami Albert Pa. jawab Albert.


Bersambung****

__ADS_1


Jangan lupa like,komen dan vote yaπŸŒΌπŸŒΌπŸŒΌπŸŒΌβœ‹


__ADS_2