Ketiga Si Kembar

Ketiga Si Kembar
Keluarga heboh


__ADS_3

Maaf ya kemarin gak up date, sebelum.baca jangan lupa like👍 komen dan vote biar dikit gak masalah kok. Trimakasih sebelumnya dan selamat membaca📓📖


Malam itu Maria dan Ridho bertandang ke rumah Albert, di sambut ramah oleh Papa suji.


Membawa hantaran lamaran pasalnya dulu mereka menikah tanpa acara di karenakan Papa suji yang masuk ke rumah sakit.


Setibanya di halaman rumah Albert yang berbentuk minimalis berpagar besi dan juga tumbuhan dan taman kecil yang ada kolam ikan kecil membuat adem mata bila di lihat.


Asalamualaikum" suara Maria memecah keheningan.


Walaikum salam " jawab Papa suji dari arah ruang makan. Masuk Bu!.


Eh Papanya Al" bagaimana kabarnya? sehat Pak" tutur Maria.


Alhamdulilah Baik Bu!, IBu mau mencari siapa ya? tanya suji.


Kenalkan Pak saya Mamanya Kiko menantu Bapak" Maaf sebelumnya belum pernah ke sini. Maria menyerahkan bingkisan yang di turunkan dari Mobil oleh supirnya. menyalami tangan keriput milik Suji.


Kok sendiri Bu suaminya mana?. suji berbasa basi.


Nah yang itu juga Maaf" Papanya Kiko sedang sakit jadi saya tinggal di rumah dulu kemungkinan nanti malam baru bisa ke sini, Pak Maaf ya kemarin kita belum bisa berbesanan waktu pernikahan Bapak masih di rumah sakit jadi Kami menikahkan mereka secara sederhana dan ini buku nikahnya sudah jadi. Maria merogoh Buku nikah dalam tas dan menyerahkan.


Suji melihat Maria tak berkedip , Oooh ternyata wajah blesteran yang di miliki menantuku menurun dari ibunya, sayangnya aku belum tahu yang mana Bapaknya. batinya.


Pak ! Bapak Suji" loh kok malah melamun melihat wajah saya, ini Pak surat nikahnya Al" Maria menyerahkanya.


hmm.. eh... anu.." gugup Suji melihat Maria yang sepertinya pernah ia lihat tapi entah di mana.


Pak di mana ya menantu saya? kok gak terlihat. ucap Maria.


Mereka ada dalam kamar Bu" sebentar biar Bibi panggilkan. kata Suji dan memanggil Artnya.


Bibi yang mendengarkan panggilan dari Tuanya segera mendekat. Ia Tuan ada yang bisa saya bantu.


Tolong panggilkan Albert di kamar ya" dan bikinkan besan saya minum. ucap Suji.


Baik Tuan" jawab Bibi


Tolong juga bawa seserahan ini ke dalam ya Bi" trimakasih sebelumnya, ucap Suji.


Ya ampun ni orang sopan banget, pantas menantuku Sopan dan baik hati, batin Maria.


Tak berapa lama Albert keluar dari kamar dan di dampingi Kiko.


Ma" sapa Albert dari depan pintu kamarnya yang tak jauh dari ruang tamu.


Sini Nak Mama kangen" ucap maria melambaikan tanganya ke arah menantu kesayanganya.


Albert yang di panggil berjalan ke arah Maria dan jangan lupa siapa yang mengekori ?.

__ADS_1


Ma kok tahu sih alamat sini?, tanya Kiko.


Ya jelas sapa dulu Mama" , sini nak Albert Mama kangen sudah dua minggu ini kamu gak ke rumah, Maria lanngsung memeluk Albert dan menciumi kening pucuk kepala Albert pun tak ketinggalan.


Mama bawakan kesukaan mu nak ini" Maria menyerahkan satu kompek mangga muda yang dia panen dari kebun belakang rumahnya dan di bantu pak kebun.


Mata Albert berbinar melihat bungkusan itu dan mengambil satu untuk dia endus endus aroma kecutnya.


Iiiih ... lepasin tangan aku Mas" kamu itu sudah gak menarik lebih menarikan oleh oleh Mama. tutut Albert menepis tangan suaminya.


Ia Kiko kamu tuh harusnya ke kantor noh kasian Jody banyak kerjaan yang butuh kamu sendiri selesaikan. lepasin gak tangan Al? Maria memukul lengan Kiko. cepat pergi sana. ucapnya lagi.


Ma akukan anakmu dan dia istri aku" kenapa kok di usir aduh...aduh sakit Ma di cubit. ucap Kiko mengelus bekas cubitan Mamanya.


Suji menatap kelakuan ibu dan anak membuat ia menyugingkan senyumnya di bibir, ternyata anakku mendapat kasih sayang yang melimpah dari mertua perempuanya, aku jadi lega andai sewaktu waktu mendapat panggillan mu ya Tuhan. jika kamu lihat kebahagian ini pasti kamu ikut senang istriku dan penderitaan kita selama ini akan terbayar tuntas. Batin Suji dan menyembunyikan wajahnya agar anaknya tak melihat saat ini ia menitikan air mata kebahagiaan.


Ma Al makan ini ya" jadi ngiler dengan melihatnya.ucap Albert.


Makanlah nak tapi di sini aja ya biar Mama temani ohya di situ ada juga bumbu kesukaan mu gula merah dan sedikit cabe dan bertaburkan kacang mente yang sedikit di hancurkan. kata Maria. Eh ia sampai lupa Pak Suji maafkan kelakuan anak saya selama ini ya dia itu kelamaan hidup di luar negeri jadi tidak bisa menjaga sikapnya.


Saya maafken Bu yang terpenting jangan sakiti anak saya lagi, bahagiakan dia, sayangi dia sepeti saya menyayanginya, ucab Suji. Saya ke tinggal ke kamar dulu ya Bu, pamitnya.


Pa mau istirahat ya sini Kiko antar", Kiko megandeng tangan mertuanya mengantarkan ke dalam kamarnya.


Bibi menyerahkan pisau dan air dalam baskom untuk mencuci mangga muda yang di bawa Maria.


Ini Ning gelis sesuai permintaan tadi , kata Bibi dan berangsur dari ke sana.


Gak Al kasian Papa di rumah' dia juga lagi sakit , ucap Maria


Sakit apa Ma? tanya Albert sambil memakan mangga kesukaan.


Sakit asmara" kata Maria sambil mengulaskan senyumnya.


Ha apa? , kok bisa Mama dan Papa. setahu Al Mama selalu ngintilin Papa. ucap Albert.


Ya namanya Kakek sugiono gak tau umur pigangnya keseleo" ucap Maria sambil tertawa.


Al sudah periksa kandungan MA tapi minggu lalu dan mereka masih sebiji kacang hijau.


Maksud Al mereka ni apa ya kasih tau donk Mama " Maria.


tiga Ma " mereka ada tiga , ucap Albert.


Apa... bentak Maria dan Kiko bersamaan. terkejut ia, heran juga ia.


Coba Al Mama lihat perut Al" kata Maria penasaran. begitu juga Kiko yang datang dari arah belakang berlari sedikit.


Albert menyingkap kaos birunya. Nih besarkan gak seperti ukuran ke hamilan normal lainya.

__ADS_1


Oh ya ampun " Al ini memang tetlihat besar dari ukuran umum ucap Maria lagi yang memperhatikan perut mantunya.


Kiko yang melihat itu jadi tertarik dan menyikap baju Albert lebih tinggi memampangkan dua buah dadanya yang berukuran jumbo tidak sama seperti dulu lalu memegangnya.


Lah apa apaan ini Mas?" Albert menarik kembali kaosnya ke bawah dan terjadi tarik tarikan antara dia dan suaminya.


Oh biar Mas pegang bentar aja. Ya kata Kiko memampangkan wajah imutnya.


Malu Maa...s" ada Mama? ucal Albert memukul telapak tangan suaminya.


Maria jadi salah tinggkah melihat kelakuaan anaknya.


Ah.. kalau kayak gini Mama pulang aja ya nanti malam kita kontrol, kamu sudah daftarkan Al untuk nanti malam, Maria.


Sudah Ma jam 19.00, Al tunggu di rumah ya. Mas hiii...ih Albert menginjak kaki suaminya.


Kiko mengakat kakinya yang kesakitan dan melepas tanganya yang tadi memeluk tubuh istrinya dan menarik kaosnya.


Al Mama pulang dulu ya dan simpan Buku nikah itu dengan baik baik. Maria menunjuk jarinya ke arah meja.


Maria pulang ke mensionnya setelah menaiki mobilnya selama kurang dari satu jam.


Pa..papa teriak Maria mencari suaminya.


Apa Ma aku di samping ruang kerja lagi di pijit sama Pak temon. dari mana juga Mama?. ucap Ridho.


Maria langsung memeluk tubuh dan menciumi wajah suaminya.


Ma... malu ma ada Pak temon ih"!. Ridho.


Pa Mama senaaaaang banget ucapnya.


Ada apa sih penasaran Papa"!.


Pa nanti kita bakal buat tim kesebelasan sepak bola. ucap Maria.


Memang Mama mau ngumpulin brondong terus buat club sepak bola" ia gitu?, mau buat Papa kebakaran jenggot di sulut api cemburu. Ridho kemudian menyuruh Pak Temon pergi.


Ma...ingat umur" Ridho lalu memangku istrinya di atas pahanya, Papa tau kalau di banding brondong itu tenaga Papa gak ada apa apanya. tapi kalau keahlian dan keperkasaan gak jauh beda kali Ma. jangan buat Papa gak PD donk sayang.


Lah...Papa" jauhnya pikiran Papa. kenapa jadi ngurus Brondong segala. Kita bakal punya cucu tiga Pa, kemungkinan cowok semua. ucap Maria.


Apa betulkah itu sayang"!. perasaan keluarga kita gak ada keturunan kembar deh. Ridho.


Keluarga Albert ada Pa, ingat gak waktu kita kuliah pas mau bayar hutagh kita ke almarhumah Mama Al" dan ternyata dia kakaknya. wajahnya kembar seiraskan.


Kapan periksa kandungan Papa ingin ikut ah!. Ucap Ridho sambil menciumi wajah istrinya .


Nanti malam Pa" jawab maria.

__ADS_1


*****


jangan lupa komen dan like , author sayang semua😘💞💕💕


__ADS_2