
Happy reading selamat membaca📑😊
Sesaat pertengkaran kecil mereka semakin menjadi, hujanpun turun di luar Apartemen guyuran air yang semakin deras tak mampu mendinginkan hati kedua insan tersebut.
Jadi katakan Mas mau kamu itu apa sih aku gak ngerti!" merubah posisi kembali yang tadi Kiko sempat di atas tubuh Albert kini Albert lah yang Jadi memimpin tepat di atasnya.
Kamu tau aku paling gak suka di duakan apa lagi oleh perempuan yang sengaja aku KONTRAK" tegas Kiko mengutarakan Kata itu.
Cih...Aku sadar Big Bos siapa diriku di sisimu, aku juga sadar diri, aku juga tau kenapa aku bisa seperti ini tak perlu kamu ingatkan, Semua yang aku lakukan juga seperti di perjanjian dulu. bahkan aku sendiri tak berharap dan menjaga hatiku untuk tak memiliki perasaan apapun. Jujur aku tak menampik menikmati setiap belaian kasih sayangmu walaupun aku sendiri gak tau itu perasaan cinta kasih atau nafsu." Albert berdiri dari ranjang mengusap raut mukanya dengan kasar dan menyibak rambut pajangnya se pinggang.
Aku gak mau perasaanku kamu duakan, atau jangan jangan kamu berganti pasangan dan tidak cuma aku" ucap Kiko dengan emosi mendekatkan tubuhnya pada istrinya.
Plak... sebuah tamparan melayang di sebelah pipi kiko.
It's Busyi....t" Aku tidak suka kamu merendahkan diriku, atau sebaiknya kita bercerai saja. tinggalkan aku , aku lelah. ucap Albert.
Beraninya kamu menamparku" . Kiko mengakat tubuh istrinya dengan emosi, melemparkan di atas ranjak empuknya dan merobeki baju yang menempel di tubuh istrinya, mencumbui dengan penuh nafsu dan melakukan persetu*uhan dengan begitu kasar, menandai bahkan menggigit di seluruh tubuh, meninggalkan jejak kebiruan. Albert bergerak dengan keras mencoba menolak dan menjauhkan tubuhnya dari suaminya. Kiko semakin mempercepat gerakannya dengan kasarnya ia mengeluarkan lahar putih di dalam rahim istrinya.
Hinga entah berapa kali mereka melakukan hal itu hingga pukul 03.00 dini hari baru rampung menyelesaikan pergulatan panasnya, Albert merasakan perih dan sakit di area sensitif miliknya.
Dasar Pedofilia" umpat Albert. sakit tau dia berjalan ke arah kamar mandi dengan tertatih dan mendesis kesakitan. Brengse*.. Damt..., batin Albert.
Kiko tersenyum kemenangan oleh hasil karyanya di tubuh istri cantik dan mungil miliknya. hemm.. ternyata main dengan setengah emosi membuatku tambah kecanduan," tak akan aku lepaskan dengan mudah kamu Al, batin kiko.
Albert keluar dari kamar mandi dengan Bugi" Tanpa sehelai handukpun secara dia lupa membawanya. tubuh yang basah dan rambut basah yang ia gerai meneteskan air ke tubuh seksi dan putih mulus terpampang jelas.
Glek Salifa Kiko tertelan dengan kasar. menatap tanpa berkedip.
Apa liat liat" Aku lelah jangan mendekatiku bentak Albert.
Kamu yang membuatku candu dan kenapa kamu keluar dengan tubuh seolah menantangku, Kiko mengakat lagi dan melumyaat bibir ranum milik Albert, coba lihat dia berdiri tanpa kamu panggil". Kiko memegang senjatanya kembali dan memasukan ke liang kenikmatan, lenguhan Kiko semakin seram di dengar telinga Albert secara dia melayani dengan keterpaksaan.
Oh nikmat Beb... kenapa mikikmu selalu sempit untukku" desah Kiko meracau tak karuan.
__ADS_1
Sampai kapan mau seperti ini" bahkan mentari saja seolah memunculkan sinarnya, milikku jadi serasa kebas oleh hujaman senjatanya.batinya.
Uh... oh... jangan kau menekan kuat kuat Mas sakit. keluh Albert.
Aku keluar Sayang", bisik Kiko di telinga Albert mempercepat dan memperdalam miliknya hingga seluruhnya masuk tak tersisa. Kiko membaringkan tubuh di samping Albert terkapar tak berdaya dengan nafas yang terus nggal dan ngos ngosan.
Angkat aku sekarang dan mandikan tubuhku " aku lelah. perintah Albert
Baiklah tapi sekali lagi jujur sama aku kamu gak akan menduakan. kata Kiko yang beringsut dan berdiri dari ranjangnya menatap lekat mata istrinya.
Berapa kali aku harus menjawab pertanyaan mu Mas !!". Albert menatap manik mata suaminya dengan tajam.
Baiklah jika kamu keberatan dengan surat perjanjian kita maka aku akan merobeknya tepat di depanku. Kamu Boleh memberi hati dan perasaan hanya untukku. Kiko berjalan ke arah brangkas miliknya dan mengambil surat perjanjian nikah lalu ke arah istrinya dengan bugil.
Albert hanya tersenyum menatap kelakuan suaminya dan membalikkan tubuh membelakangi Kiko. Dasar MR Crab cabul dan tak tahu malu bisa bisanya dia kesana kemari dengan tubuh kekar nan polos seperti itu" Dasar Tarsan Bule. batinya.
Sayang lihat aku jangan balikan tubuhmu membelakangiku" bisik Kiko di telinga Albert sembari membalikkan tubuh istrinya.
Ini inikan yang menghalangi perasaan dan hatimu untukku" Baiklah aku robek sekarang. kata Kiko merobek secarik kertas di depan mata istrinya.
Albert mendudukan tubuhnya dan megeser sedikit bokongnya ke samping suami. Menciumi seluruh wajah dan bibir Kiko. Sudah Ayo mandikan aku" ini Sudah benar benar pagi, Papa Suji pasti sudah bangun. gerutu Albert.
Kiko mebopong tubuj istrinya dan memandikanya, di dalam sana mereka saling memandikan, saling megosokkan pugung menyabuni dan memnersihkan hingga bersih.
Albert memakai baju yang di ambilkan oleh suaminya, Kiko melayani istrinya bak boneka berbi mahal .
Ayo sayang kita berangkat " biar Mas Kiko antar adik dinda tersayang dan terimut sejagad raya milik Kanda seorang, bisiknya di telinga Albert.
Mas lapar nih perut aku minta di isi" kata Albert melihat suaminya di depan cermin meja hias.
Nanti sekalian berangkat kita bisa mampir di resto terdekat atau beli Bubur di Restoran X1 , Ayo sudah jam 6.30. sahut Kiko sambil melihat jam mahal miliknya.
Cup.. Kiko mengecup kening istirahat dan memeluk erat tubuhnya dari belakang. Katakan hatimu dan jiwamu milik siapa?? ucap Kiko.
__ADS_1
Milikmu Mas " sebel ih nanya mulu'!!. Albert.
Ayo brangkat " tapi istriku sampai liff.
Ayo sayang tapi belakang ya" suruh Kiko.
hemm... Albert mengagukan kepalanya tanda setuju.
sebelum berangkat Albert melihat tubuh dan lehernya di depan cermin, Ih..eehh Sadis dan garang batinya.
Cup.. Albert mencium pipi suaminya dari gendongan . Cinta" bisiknya dengan lirih.
Posesif" lanjutnya lagi. Pedofil". Gatel" terakhir bisiknya ke telinga Kiko.
Kiko hanya tersenyum mendengarnya. Manja" balasnya. ngangenin", bikin candu , buat galau" bikin baper ' Sempit kata terakhir.
Mas sudah depan pintu liff turunin aku" kata Albert.
Kiko kemudian menurunkan istrinya dari pugung tubuhnya.
Kiko lalu memeluk erat tubuh istrinya, janji gak selingkuh , gak berpaling hati, setia.
Heem...begitu juga dengan Mas" Albert memberikan tanganya dan menyalami , janji.
Kita mulai dari awal" kata Kiko dalam liff yang sepi. mengecup bibir istrinya. Mereka saling memeluk.
******
Di ruangan pasien Papa Albert belum terbangun dari tidurnya. Bibi ART dengan setia menunggu dan mengawasi.
``©¥©``
<--->
__ADS_1
Sampai besok ✋✋Semua , jangan lupa 👍🌼💝 biar author tambah 🔥🔥😘