
Maaf ya aku gak bisa kalau di suruh run up date, mikir dua novel bingung jalan ceritanya, kalian tahu gak untuk novel Ayahku tampan siluman aja sampai aku catat satu persatu tokohnya, dan belum untuk kisah Ini, kedepanya aku kasih tahu dikit ya, salah satu tokoh berkarakter gender bender agak sad sih tapi tetap bagus andingnya. jadi siapkan hati kalian gak apakan agak LG*BT. sekali kali novelnya agak miring😀, satu lagi kisah Albert💓Kiko cuma sebagai bumbu, begitupun Liya 💓 Jody. oke skip aja ya dan selamat membaca, aku Sayang semua😍😘💕💕💞.
Prajurit kecil Albert siap di dalam mobil tak ketinggalan para perawat anaknya yang tak ketinggalan. meluncur ke rumah Bunda Ria🚗
tak butuh waktu lama merekapun sampai di rumah Ria.
Halo pasukan tampan kalian ikut ke rumah Eyang putri ya?. ih...emes emes"!. ini tu pipi atau bakpao? gembulya. Ria mencubit gemas satu persatu pipi tree sekueter.
Ta...ta...ta... jawab mereka bersamaan saling bersautan.
Ha...ha... kalian menyapa Eyang Putri ya?" dengan bahasa mungilmu!. tutur Kiko. Albert pun ikut tertawa melihat baby babynya kegirangan.
Bunda kita ke ruang tamu aja ya" biar enak ngejelasinya. kata Kiko. Albert pun ikut penasaran perihal apa yang serius dan belum ia ketahui.
Jadi di mana Liya saat ini Ko?. tanya Ria to the poin. sambil mempersilahkan mereka duduk di ruang tamunya.
Sebenarnya Liya di jebak Bund" dan saat ini dia menginap di hotel RANDOME nomer kamar 172. tapi sebelumnya biar Kiko jelaskan bagaimana kronologinya. jadi saat Liya menemui salah satu investor yang nakal Liya tak tahu jika minumanya di beri obat perangsang dan Jody lah yang datang dan menyelamatkan Liya.
Oh syukurlah jika tidak terjadi apa apa pada anak Bunda", Ria memotong pembicaraan Kiko.
Tapi gak gitu juga Bunda "!. jawab Kiko. Albert menjadi mendengar setia dan terkejut oleh kata kata suaminya, sebab sudah beberapa bulan ini dia apsen dari kantor dan hanya memantau dari rumah saja kecuali jika ada hal darurat dan rapat rapat penting yang membutuhkan kehadianya baru dia akan mendatangi tempat kerjanya. pasalnya ingin Fokus ke anak anaknya.
Maksud Kau apa Kiko?, jadi hawatir aku!. ucap Ria yang tak menghiangkan logat bataknya.
__ADS_1
Hmmm... jadi gini Bunda" Sebenarnya Jody sudah berusaha menyembuhkan obat yang sudah terminum Liya tapi mungkin karena dosinya yang kuat tak urung jua, Mereka melakukan itu...Kiko menautkan kedua jari telunjuknya dan ia tepak tepakan. Ingat ya Jo aku sudah belain kelakuan bejatmu mengingat begitu banyak pengorbananmu ke aku, batin Kiko.
Aaa... " Maksud kau anakku di gagahi Bule tampan itu?. Ah baguslah biar aku cepat punya Cucu dan Liya maulah cepat menikah, tapi rahasia kan ini dari Abang Liya ya, bisa mati aku jika dia tahu menabung dulu sebelum janur kuning melengkung. Jawab Ria. dan ayo sekarang kita gerebek mereka dan biarlah anak anak kau di sini dulu, kita berangkat sekarang.
Kiko menjawab dengan mengagukan kepalanya, merekapun meluncur ke tujuan Hotel RANDOME no 172, kiko tak menyangka reaksi Bunda Ria yang tidak kecewa malah kesenangan, bisa kiamat dunia ini mencicil dulu baru memanen, ibarat kata di buahi baru sahnya, batinya dalam hati dan mengulas senyum smrik miliknya☺.
Flas back off.
Ria sampai di hotel tujuan dan meminta kunci dublikat kamar itu, awalnya pihak hotel menolak dengan alasan prifasi tapi karena kedekatan Kiko dengan sang pemilik hotel akhirnya di perbolehkan.
Brak...pintupun terbuka dan mereka memasuki kamar bersamaan.
Oooh...sudahi ritual kau ke anak Bunda" ucap maria menjewer telinga Jody yang sedang asik memungut bibir Liya yang merah dan ranum, Liya menjadi panik oleh tubuh bu*gil dan polos berbalut kain selimut.
Jo...jo... kau lihat seprai kasur itu penuh darah sana sini, kau apakan anak Bunda. Jangan jangan milikmu benar benar impor dan membuat robek sana sini. bisa di jahit ITUnya anak Bunda. Bentak Ria.
Maaf Bunda ini semua salah Liya bukan Kak Jo. akulah yang memperko*sanya, pada hal Kak Jody sudah memperingatkan. tuturnya.
Hemmm.. ternyata anakku sudah besar dan tak bisa memendam hasratnya. eh... sebaiknya kalian kawin saja" aku tak mau malu di depan umum. ucap Bunda Ria.
Siap Bunda atur aja kapan waktunya Jody akan kabari keluarga Jody di negara NY. biarlah mereka ke sini dan melamar anak Bunda.
Dan kau Liya " kalau sudah begini kawinlah dengan Bule itu. jangan tunggu perut kau membuncit. tutur Ria.
__ADS_1
Kiko dan Albert tertawa cekikikan melihat amarah Bunda Ria. dan saling menggelengkan kepalanya.
Sekarang kita pulang " ajak Ria ke anaknya. atau kau menginap di sini saja nambahin di sana supaya calon cucuku cepat jadi.
Apa?". Kiko terkejut oleh perkataan Bunda Ria. nyaman kamu Jo dapat mertua yang fikiranya bebas, asal kamu nikahin semua mulus tanpa hambatan, cercanya ke asisten Jody.
Ini tuh Rejeki Bos" gak bakal saya tolak. Benerni Bunda?, Liya boleh sama aku nginap di sini? tanya Jody.
E...yang penting bertagung jawablah kau" Bunda tunggu keluarga kamu hadir di rumah Bunda. dari pada kau apel apel terus lama lama rumahku jadi lapanga paskibra K. nasi sudah jadi Bubur sekalian kau makan lah, Bunda rasa restui.
Pulang saja Kita" ajak Ria ke Kiko dan Albert ,kasian anak kau di rumah Bunda.
Kiko, Albert dan Bunda Ria pergi dari kamar itu dan beranjak pulang 🚗.
Jody tersenyum bahagia, kapan lagi dapat perawan ting ting dan terpaut 5 tahun dari usianya, ibaratkan masih kinyis kinyis batinnya.
Kak kok senyum senyum sendiri sih" pikirin aku donk Sekarang pakai baju apa cobak, semua jadi sobek sobek begini. ucap Liya sambil memunguti bajunya yang berserakan di lantai tak berbentuk.
Jody langsung memeluk tubuh Liya yang berbalut handuk saat ini dan menggerai rambut basahnya nan panjang. " Sabar sayang sebentar lagi sekertaris ku datang dan membawa baju baru buat kamu" ucapnya
****
Bersambung
__ADS_1
DDB✋