
Hai hai up lagi jangan lupa ni thor ingatin like komen n share ya biar pada banyak yang tau bantu aku donk pleace ๐๐๐ selamat membaca.
******
Sesampainya di dapur Albert membuka- buka narakas dan lemari pendingin yang ukurannya amat besar dan terpampang tersusun rapi,apapun ada di dalam sana.
Ah..semua ada di sini, susupun juga ada bikin salad dan sandwich aja gampang, batin Albert.
diapun berkutat di dapur membuat apa saja yang di inginkanya, tanpa memakai Bra dan CD hanya berbalut baju kemeja milik suaminya.
Ahh.." akhirnya selesai sebaiknya aku tutup dulu makanan ini terus mandi ,gumam Albert.
tanpa ia sadari sepasang mata melihat gerak lekuk tubuhnya yang menerawang.
Albert melepaskan kain penutup di tubuhnya yang ia pakai saat memasak.
Kiko dari kamar berjalan kecil mendekap tubuh istrinya dari belakang.
Jangan memancingku dengan ke indahan tubuhmu yang tak kau tutupi,tanganya masuk dalam baju Albert dan meremas gundukan kembar sintal nan padat,di sisi lain tanganya mengekap bokong mulus milik Albert, Kiko melumyaat habis bibir lembut istrinya dan peperangan beberapa sesi terjadi kembali,membenamkan juniornya ke dalam venus Albert.
Ahk...nikmat sayang," milikmu masih saja sempit pada hal aku sudah menjenguknya berkali- kali semua ini milik aku bisik Kiko di telinga Albert.
Albert menikmati apa saja yang di lakuin sang suami,dari gerakan lambat hingga ritme tercepat dan meniti puncak surga berkali-kali.
__ADS_1
Dapur yang seharunya ia pakai memasak di jadikan area percintaan,watafel untuk mencuci piring ia pakai untuk berpegangan oleh aktivitas olah raga hingga lunglai oleh kenikmatan.
Selesai di dapur kini mereka melanjutkan kembali di kamar mandi dalam bath up dengan babel- babel harum yang menyeruak.
Beberapa saat kemudian Reina mantan Kiko masuk ke dalam apartemen Kiko,tanpa di sadari oleh insan yang sedang di mabuk cinta itu. Reina matan kekasih Kiko yang tak di restui Maria karena matre dan centil dan flamboyan.
Albert keluar dari kamar sudah berpakaian rapi begitu juga Kiko hendak ke ruang makan untuk menyantap sarapan pagi yang sudah Albert siapkan khusus untuk dirinya dan suaminya.
Albert terkejut melihat seorang wanita berparas indo dengan mata kebiruan bertubuh seksi berpakain minim, memampangkan belahan dada dan berkaki jenjang nan putih mulus. terduduk manis di ruang makan sedang asik memainkan benda pipih miliknya.
Pagi hanny...teriaknya sedikit mendesah berjalan menghampiri Kiko melepaskan genggaman tangan Albert dan Kiko. eh.. Lu minggir ya" lu itu cuma kekasih kontrakan jangan dekat- dekat hannyy aku.Reina menepis tangan Albert dan mendorong tubuhnya menjauh dari Kiko, Hannyy" sarapan yuk sengaja pagi ini aku datang cepat kemari ingin jemput kamu dan berangkat ke kantor samaa. manja Reina sambil bergelayut manja di lengan tangan Kiko.
Kiko dan Reina berjalan ke ruang makan dan menyantap hidangan yang sudah di siapkan Albert hingga tandas tak tersisa Albert hanya menatap mereka dari sofa ruang tamu tak jauh dari ruang makan.
Ia Mas ada apa ?, jawab Albert
Aku nanti pulang sore jam empat kamu siap-siap ya kita jenguk Mama, perintah Kiko tanpa penolakan.
Mas apa boleh setelah ini Albert menjenguk Ayah di rumah sakit ?" tanya Albert.
Silahkan saja asal jam empat kamu sudah di rumah. jawab Kiko.
Ayo Hanyy kita berangkat Reina memeluk Kiko dan mencium ujung kepala Kiko dengan manja.
__ADS_1
Ayo Baby Kita berangkat , Kiko megandeng tangan kekasihnya menarik dengan lembut tanpa mempedulikan istri sirinya.
Albert yang merasa di cintai kini hanya dalam buaian penyesalan. hmmm.. sarapan yang aku buat di habiskan mereka,terpaksa aku makan roti ini, sebaiknya ku kebersihkan semua dan pergi melihat Papaku yang di rumah sakit, untuk apa aku sesali ini semua aku lakukan untuk mu Pa untuk biaya oprasi dan untuk jasa rawat inap mu Papa, ku mohon lekas saat sembuhlah,batin Albert yang berkecamuk sambil mengerjakan tugasnya.
Dua jam kemudian Albert sudah sampai di rumah sakit tempat Papanya di rawat. memasuki ruang ICU Albert melihat Papanya terbaring tak berdaya air matanya jatuh bergulir di pipi menyisakan kepedihan dalam hatinya. Albert hanya bisa duduk di samping ranjang megegam jemari Papanya yang di pasang jarum infus melihat tubuh tuanya yang penuh dengan alat-alat medis.
ceklek daun pintu kamar ICU terbuka.
Halo Albert apa kabar ?". tanya dokter tompy sepesialis jantung langganan Papanya. umurnya masih muda kisaran 26 tahunan berperawakan tinggi dan jangan tanyakan bodynya yang atletis berlesung pipi baby face.
Alhamdulilah Pak Dokter baik", Pak Dokter bagaimana kondisi Papa ku saat ini dan masalah admint semua sudah Aku lunasi hari ini. kata Albert sembari menyalami Dokter di hadapanya.
Jadwal oprasi nanti sore Albert " tapi saya tidak bisa memastikan karena balik lagi bagaimana kondisi Papa mu nanti saat akan di oprasi dan jangan panggil aku Pak kesanya kok sudah tua istri aja aku juga belum punya lho. jawab Tompy sembari menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
Baiklah Mas Tompy saya akan tunggu di luar nanti kalau ada yang ingin di sampaikan saya tunggu di depan ruangan itu, tunjuk tangan Albert memberi tahu posisinya. Albert keluar dari ruangan karena banyak Dokter masuk ke ruangan itu untuk mengecek kondisi Papa Albert terkini.
ยขโยข
Jangan lupa ya tinggalin jejak dan coment
apalah artiq tanpa like n share kalian ki tunggu ya.
__ADS_1
Dokter Tompy