Ketiga Si Kembar

Ketiga Si Kembar
Menguak Rahasia


__ADS_3

Hai gaes sebelumnya trimakasih buanyaaak ya sudah mau mampir ke karya aku, tapi Sayang gak ada komentar interaksi pada hal ngarep BGT. makan roti sambil sruput kopi, mampir lagi baca karya yang on going ni. selamat membaca📖


Dert..dert... Getar HP Maria di dalam kantong baju santainya.


Ya Halo " ok nanti Malam , jam berapa?. ke resot di hotel XY .


(....)


Baiklah " tenang saja akan saya transfer sekarang.


(....)


Ia akan saya ajak siami saya" yuk trimakasih banyak. Ucap Maria.


Baiklah menantu' sebentar lagi aku akan tahu siapa Kamu sebenarnya, dan jika baik untuk anakku lebih baik akan ku selenggarakan akad nikahnya biar kalian jadi SAH di mata hukum. biar si ulet janda anak satu itu menjauh darimu Kiko.


jadi senewen jika mengingat si ulet" ihh amit amit dapat mantu kayak dia. gerutu Maria.


*****


Di dalam mobil mereka terlihat sepi tanpa ada interaksi, Kiko sedang asik memanyunkan bibirnya efek dongkol dari dalam hatinya. bagaimana tidak' patner kerja yang mereka ajak menggoda istrinya dan tak henti mencuri pandang , mereka mengira Albert adalah seorang sekertaris.


Kiko menyesal dengan keputusanya membawa sang istri ke tempat kerjanya, Andaikan proyek besar itu tak berjalan sesuai dengan ke inginanya maka dengan senang hati akan ia batalkan. mengingat sudah berjalan 89% dan kurang dari waktu target yang harusnya di prediksi satu tahun jadi cuma 8 bulan.


Jo antarkan aku ke Apartemen dan mobilnya kamu bawa saja, tapi isi dulu lemari pendinginku dan Rak kosong untuk bahan makanan. ucap Kiko.


Siap Bos" akan saya cek dulu semuanya baru saya belanjakan. kata Jo


15 menit kemudian mereka sampai di tempat yang di inginkan Bosnya.


Albert mengercapkan kedua matanya. Mas kita di mana?.


Ayuk turun kita nginap di Apartemen Mas saja" dari pada di Mansion Mama malah lebih jauh lagi. Ucap Kiko.

__ADS_1


Mereka turun di mobil menuju loby Apartemen dan liff ruangan hingga sampai ke ruang Apartemenya. Kiko dan Albert menuju ke kamar masing masing sedangkan Jody memeriksa lemari pendingin dan Rak yang di perintahkan Big Bos.


Albert membanting tubuhnya di ranjang empuknya dulu, sedangkan Kiko menuju kamarnya dan membersihkan diri.


Aaahhh... enaknya membaringkan tubuh di kasur ini. tapi Sayang tidak ada baju sehelai pun di sini" cuma sehelai sweter panjang secara semua Ia bawa ke Mansion Mama Maria. Albert kemudian membersihkan dirinya juga di kamar mandi, merendam tubuhnya dalam bath up dengan air hangat.


Tok...tok...tok.. suara ketukan daun pintu di kamar Kiko. kemudian di buka oleh si empuknya.


Hanya memekai handuk ia tutupkan di pinggang dan paha kekar, Ada apa Jo?" aku sedang mandi. cepat katakan, ucap Kiko.


Semua sudah saya laksanakan Bos" sekarang saya mau pulang , makanan pun sudah saya sajikan dan beli di resto langganan Bos. kata Jody.


Baiklah " Kiko mengekori Asistenya hendak menutup pintu utama untuk ia kunci dari dalam,sepasang mata Kiko memindai mencari Albert yang tidak ada di ruang dapur dan manapun. Kiko kemudian menuju kamar dan tidak ia dapati hingga membuka kamar mandi dan terlihat tubuh putih polos milik istrinya tertidur dalam rendaman air hangat.


Kiko yang merasa terpancing hasratnya langsung mendekap dan mengakat istrinya untuk ia gumuli kembali dalam bath up.


****


Jam 19.00 Maria dan Ridho meluncur dengan mobilnya menuju tempat yang sudah ia reservasi atas nama Mereka. Bertemu dengan seseorang Detektif langganannya.


Lama sudah kita tak bertemu Klain" ,ya seperti yang kamu lihat kami baik saja .kata Ridho.


Maaf Klain aku sudah metepotkan di masa cutimu bersama anak cucu mu. kata Maria.


Tidak apa , Tuan Nyonya " Jadi bagaimana kabar Pak Hambali?. tanya Klain.


Semua baik baik saja Klain, kamu sih lama tidak main ke rumah, Papa sekarang suka tinggal di pedesaan tempat kelahiranya katanya udara di sana lebih adem dari pada di kota, ucap Ridho.


Maaf Tuan" bukanya saya tidak mau berkunjung ke mansion tapi usaha restoran yang di berikan Pak Hambali kini mengalalami kemajuan yang pesat semenjak di jalankan oleh anak saya Arjun. Hmm.. ini berkas yang Tuan dan Nyonya minta. Klain menyerahkan amplop besar berwarna coklat.


Maria dan Ridho membuka amplop besar berwarna coklat tua. Mereka membuka dan membaca dengan ditail profil Albert dan silsilah keluarga Albert . di mulai dengan Papa, Mama,Kakek,Nenek serta keluarga besarnya.


Ma... inikan teman kuliah Papa" ingatkan dulu tiap kali kita kekurangan biaya atau lagi nunggu kiriman uang pasti kita pijamnya ke Ling ling bahkan dia tak menerima jika uang kita kembalikan dengan lebih.

__ADS_1


Oo...ia Mama ingat Ling ling keturunan cina turki dan masuk mualaf itu karena kekasihnya beragama islam hingga dia di coret dari silsilah nama keluarganyakan. ucap Maria.


Nah benar benar kata Mama !' jawab Ridho lagi.


Trimakasih banyak ya Klain untuk semua ini", sebaiknya malam ini menginaplah di mansion kami, kata Maria.


Maaf Nyonya saya tidak bisa" apa lagi cucu saya yang tidak bisa jauh dari saya, ini saja saya memesan tiket pulang pergi dengan penerbangan terakhir ke luar negeri S.


Baiklah kalau begitu " karen yaa waktu juga sudah terbatas biarkan kami mengantarmu ke bandara dan salam untuk keluarga besarmu , Sekali lagi Trimakasih banyangyak Klain. Ucap Ridho.


Dan berikan angpau yang aku kirim ke rekening Bank mu, untuk cucu cuci mu, kata Maria.


Baiklah Nyonya, Tuan. jawab Klain.


Mereka pun menuju lobby, menunggu Mobil yang di parkir dan di tunggu Sopir pribadi kemudian melesat kebandara, dalam perjalanan Mereka bersenda gurau mengingat ingat masa muda.


****


Halo Nak Jody " Maria menelpon.


Ia Nyonya ada hal yang bisa Jo bantu. Kata Jody menjawab pangilan lewat handset yang ia selipkan di daun telinganya.


Baiklah Mama mau minta data lengkap Albert dan Kiko, ingat ya hal ini tidak usah kamu beri tahu Kiko, cukup kirimkan saja " besok Mama hubungi kembali.Kata Maria.


Siap Nyonya besok akan saya carikan apa yang Nyonya mau. Ucap Jo di ujung sebelum di matikan oleh Maria.


Pa.. tapi setelah Mama menjenguk Papanya Albert , Mama tidak pernah melihat Ling ling cuma Papa suji saja yang terbaring sakit dan di tunggu oleh ART Albert, waktu itu Mama sama Eyang yang nengokin di rumah sakit.


Papa juga mendengar dari teman bisnis Papa kalau SUJI GROUP mengalami kebangkrutan dan di nyatakan Failid , itu ulah dari keluarga besar Ling ling memanipulasi tander proyek besarnya Suji hingga terjadilah penyitaan besar besaran dan tak menyisakan sepeserpun untuk anaknya, bahkan tabungan dan dana kuliah Albert di bekukan sampai saat ini. Kata Ridho.


Kasian Albert ya Pa, Mama jadi tambah sayang sama menantu, Besok Mama akan mendaftarkan pernikahan mereka di KUA. Biar sah di mata hukum. itu juga tanpa sepengetahuan mereka , biarlah demikian itung itung membalas jasa baik Ling ling ke kita Pa. ucap Maria dan di jawab dengan anggukan.


Bersambung~

__ADS_1


Thor ingatkan komen,like👍 dan Vote jangan lupa ,ngarep ni🌼🌼🌼🌼🌼 untuk pembaca setia 💝💝💝see you✋😊


__ADS_2