
Albert terbangun dan terkejut melihat dirinya polos tak berbusana dan tubuhnya di rengkuh rapat oleh suaminya, Albert menjambak rambut sang suami.
Iiihh... Maaas"! ngapain aja ini, duuh semalam tak cukupkah, Albert menjauhkan tubuhnya dari suami, tapi Kiko malah menyesap gunung kembar untuk memberi jejak.
Ngapain coba kamu teriak?, tagung Ah" sini tegas Kiko menarik kedua lengan istrinya yang kecil.
Udah na'ah lepasin , tubuhku remuk ,capek!' . rengek Albert, Aku mau mandi. mereka saling tarik tarikan tangan.
Kiko semakin di buat gemas oleh erangan istrinya yang meminta untuk melepaskanya. Kiko meraup tubuh Albert dan membopongnya ke dalam Bath up kemudian mengguyurnya.alhasil Albert gelagapan oleh guyuran shower.
Iiih" ngapain coba Albert gak bisa nafas Mas , teriak Albert sambil mematikan shower di sampingnya.
Katanya mau mandi' ya mandi sama Mas aja berdua biar aku bisa menggosok tubuhmu, Kiko memasukan dirinya ke dalam bath up, melihat tubuh sang istri yang sedikit basah menambah gairahnya untuk melakukan itu....kembali.
Ahh lain kali Aku mandi sendiri" capek kalau gini ,gumam Albert dengan pelan dan di dengar si suami yang hendak keluar dari kamarnya.
Walah gak usah gitu kali toh kamu juga merem melek nikmat, Aku ingatkan lagi semua yang ada di tubuhmu milik aku. kata Kiko dengan tegas.
Ia ia gitu aja ngegas" jawab Albert.
Sudah berani jawab ya'! ,Kata Kiko dan mengakat istrinya ke ranjang, melumyaat bibirnya dan melepaskan baju yang belum 100% terpakai.
Udah Mas mau sampai kapan gini terus belum juga sejam". Albert memundurkan tubuhnya yang sudah terapit oleh Kiko ,Sadar Mas teriak Albert sembari menutup bajunya yang baru separo ia pakai.
Aku gak kesurupan tau", salah siapa tubuhmu membuat aku candu. kiko melepaskan tubuh istri yang ia apit dan tindih.
Mas gak kerjakah ?, Aku nanti mau ke rumah sakit Mas, Papa sudah di oprasi jadi aku ingin menemaninya sebentar saja, boleh ya Mas Kiko. kata Albert di depan meja rias menyisir rambut dan memakai sedikit bedak tak lupa ia poleskan lipstik pink rose. minimalis tapi tetap cantik.
__ADS_1
Kiko tadinya ingin keluar kamar jadi urung, melihat istrinya mengatupkan kedua bibirnya yang di polesi sedikit lipstik. mendekatkan tubuhnya di belakan Albert dan menciumi rambut panjangnya.
Ohh Sayang jangan pancing gaiarahku kembali" keluh Kiko.
Boleh ya Mas " Albert jenguk Papa. Albert memutar tubuhnya dan bergelayut manja.
Ohh jadi dari tadi dadan dan memakai ini dan ini bukan untukku", Kiko menunjuk alat kosmetik istrinya. Ohh.. sungguh aku cemburu melihat ini semua, Kiko mengerucutkan bibirnya hingga bisa di kuncir dengan karet dan duduk di tepi ranjang.
Ahh nggak sayang, aku tak berani berbuat itu" kata Albert mendatangi suaminya kemudian duduk bersebelahan.
Kalau tidak tunjukkan sikap kalau kamu itu cuma milikku, kata Kiko sambil melipat kedua tanganya di depan dada.
Aah.. ni orang pasti ujungnya gulat lagi, mana selakanganku masih linu semalam di gituin, padahal tadi mandi juga ambil ke untungan dariku, tapi kalau Aku menolak ucapanya pasti pedas, ngingetin 2 milyarlah, bonusnyalah dan lagi Aku bakal gak di bolehin keluar rumah. ahh urusan bisa ruwet Bos, Albert membatin dan melamun.
Halooo sudah melamunya, kata Kiko.
Sudah donk Yang" , Albert lapar nich.
Ya sudah nanti pergi di antar Pak Arif supir Mama Maria.
Aaa.. gak usah Mas biar Albert naik gojek aja, gak enak ngerepotin Mama Maria.
Mau pergi nurut "kalau gak nurut gak usah pergi. kata Kiko penuh penekanan.
Hmm baiklah terserah Mas aja. jawab Albert.
Kiko dan Albert keluar bersama dari kamar tidurnya. sedangkan di meja makan keluarga besar Kiko berkumpul menunggu.
__ADS_1
Pa lihat anak kejam satu itu , Mama Maria menujuk jari telunjuk ke arah Kiko dan menyembikkan sebelah bibirnya.
Papa Ridho melepaskan jari Kiko dari pautan jari Albert. lepaskan menantu kami" kata Ridho ke anaknya. Kemarin kalau bukan kami yang menolong Albert bisa mati kedinginan dia. Kamu yang membawa dia ke rumah kami lalu kenapa kamu juga yang menyiksa. Kata Ridho setengah memedam amarah.
Ooo dasar gak ada ahlak Pa anak kamu itu, jengkel Mama Maria lihatnya.
Kiko di buat ke bingungan oleh sikapnya yang menjahili Albert dan tidak menyuruh securiti membukakan pintu.
Sini nak Albert duduk samping Mama dan biarkan saja dia berfikir kesalahan apa yang sudah ia perbuat. Mama Maria menarik kedua lengan Albert dan menyuruh duduk di sebelahnya.
Maa come on... Kiko sudah baikan sama Albert" , Niatnya kemarin itu jahilin aja tapi aku malah ketiduran , ya kan Albert " Kiko mengedipkan mata sebelahnya memberi code ke Albert.
Albert enggan menjawab hanya anggukan kepala saja terlihat.
Tukan Mam"! , Albert saja mengaguk ,siniin lah istri aku ,kata Kiko menarik kedua lengan Albert untuk berpindah ke kursinya. Eyang.. belain donk cucu mu ini.
Ayo ayo makan dan masalah Kiko biar dia sendiri yang memecahkan, kita para gala tua menonton saja lebih asik. kata Eyang menyudahi adu argument .
Kini hanya dentingan sendok piring dan kecapan rasa nikmat atas makanan yang mereka makan dalam keheningan ruang makanan mewah di sana.
Ma" Papa Ridho berangkat dulu ya ucap suami sang mertua.
Hati2 sayang Maria mengecup pugung tangan sang suami.
***
hari ini up dikit ya besok lg repot nih
__ADS_1