
Selamat membaca tapi jangan lupa budayakan like komen dan kasi vote, ngarep nih akunya, komen ding biar bisa kenal sapa aja Yang udah baca karya aku jangan jadi PR ( pegemar rahasia), dan tetap saling terhubung itu indah๐Thor Sayang semua๐๐๐.
Albert merebahkan tubuhnya di Sofa " Tompy memeriksa di area dada dan perutnya menggunakan stetoskop, dan benar saja yang ia hawatirkan dengan tubuh Albert.
Ning sudah berapa bulan kamu gak itu... emmm" gimana mau nyampekinnya ya' ??. Tompy agak cagung menanyakan pertanyaan itu hingga menjadi pertanyaan Yang ambigu.
Sek* hubungan inti*" Haid' jawab Albert yang dia acak.
Ya itu kata Yang terakhir" balas Tompy.
Waduh" Albert memukul jidatnya sendiri.
Ia Kak aku lupa kapan" habis akhir akhir ini aku agak setres banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan, awalnya aku iseng menyebarkan proposal membuka jasa klaning servis dan di bantu sahabat aku, habisnya melihat banyaknya orang orang mengagur gak punya kerjaan jadi terinspirasi untuk membantu mereka, jadi gak tau dah kapan terakhir Haid aku.
Mending kamu priksa di Dokter Nina sahabatku Al" dia sepesialis OBGYN. Tompy.
Apa maksud Kakak aku hamil??. tanya Albert yang gusar bila memikirkan akan hal ini.
Hidup aku bakal kacau kedepanya" belum lagi rumah tangga aku yang berantakan,tapi tenang aja baby' Mommy akan tetap menyayangi kalian,batin Albert sambil mengelus perutnya Yang terlihat masih rata.
Kok malah melamun" jadi gak nih periksa mumpung jadwal temanku kosong nih! tawar Tompy.
Sebentar Kak aku ke kamar mandi dulu ya" Pamit Albert dan dengan setianya Tompy menunggu.
lima menit kemudian.
Ayo Kak" ajak Albert. Tompy mengarahkan Albert ke sebuah ruangan tempat temanya dinas. Dr Nina laraswati spog. Obgyn. ya nama itulah Yang terpampang jelas di depan daun pintu berwarna silver.
Tok...tok... Tompy pun langsung membuka daun pintu.
Hai Nin selamat sore menjelang malam" sapa Tompy.mendorong daun pintu dan memejukan tubuhnya memasuki ruang praktek temanya.
Hai Juga Mas Tompy " balasnya dengan senyuman bahagia terpampang jelas di wajahnya. bagaimana tidak pasalnya Tompy selain cerdas, berwawasan luas dia di juluki Dokter hansem, baik hati suka menolong dan rajin menabung satu lagi gelarnya anak pemilik RS terbesar di kota itu. siapa yang gak akan kepincut oleh pesonanya.
Kenalkan Nin ini adik aku" dan tolong kamu periksa dia berapa usia kandunganya saat ini. Tompy memperkenalkan kemudian mendudukan bokongnya di atas kursi yang tersedia di sana.
Sore Dokter kenalkan saya Albert " ujarnya sambil menyodorkan tangan kananya untuk menyalami tangan Nina.
__ADS_1
Salam kenal Al" kita langsung aja ya silahkan berbaring di sini biar saya periksa perutnya. suruh Nina" di turuti oleh Albert lalu perutnya di beri jell dan terpampang di layar LED tersebut.
Oh astaga" ah jarang sekali seperti ini ,gumam Nina.
Ya Nin apakah sesuai prediksiku" tanya Tompy dan di jawab dengan anggukan.
Selamat ya Al" kamu bakal punya Baby dan gak tagung tagung ini ada tiga nyawa. kata Nina.
Apa...." Albert terkejut oleh pernyataan Dokter Nina.
Ia tiga, coba lihat kemari" Nina menunjukan gambar tiga biji kacang hijau di sana. Oh astaga ini jarang terjadi lo Al. aku harap kamu jaga kandunganmu baik baik kata Nina membersihkan sisa jell di atas perut Albert.
Wah dasar Bibit premium kualitas unggul" sekali nanam kau kasih aku segini banyak, pantas saja Ini menguras beban pikir dan tubuhku hingga lemas seperti ini, batin Albert.
Al selama kehamilan ini sudah ada asupan apa untuk calon bayi di sana. tanya Dokter Nina.
Belum ada Dokter " hanya nafsu makanku yang kurang terkontrol, bahkan untuk asupan karbohidarat saja kurang, hanya mual akan makanan . jawab Albert
Baiklah jika begitu Al" sebaiknya kamu konsumsi Viatmin dan susu untuk Bumil dan jika mualnya datang dan tak kunjung sembuh ini ada obat mual tapi usahakan jangan di minum tiap hariya.ucap Dokter Nina.
Bulan depan usahakan kontrol ya karena usia kehamilanmu saat ini terhitung trisemester pertama jadi masih rawan jangan buat tubuhmu kelelahan bisa bahaya buat janinmu.
pesan Nina.
Siap Dokter Nina" apa saja yang di pesankan Dokter akan saya usahakan melaksanakanya. ucap Albert sambil memmampangkan senyum bahagianya.
Tompy Yang menyaksikan itu hanya megelengkan kepalanya dan takjub akan karunia TUHAN memberi 3 nyawa sekaligus dalam rahim Albert.
Tompy dan Albert berjalan beriringan ke arah ruang inap Papa Suji.
Saat memasuki ruangan Papa Suji, Albert melihat ke arah Papanya yang sudah bangun dan duduk di atas kepala ranjang.
Papa" pagil Albert dari depan pintu.
Papa Suji hanya tersenyum melihat anaknya di depan matanya. menimang rasa rindu karena sudah lama Albert Tak kunjung menengoknya.
Sini Ning Papa ingin memeluk mu" ucap Papa Suji dari atas ranjangnya.
__ADS_1
Albert berjalan ke hadapan Papanya dan memeluk mendekap erat tubuhnya.
Al Rindu Papa" bisik lirih di samping telinga orang tua Yang sudah membesarkanya dari kecil.
Papa juga Rindu Al" tangan tuanya membelai rambut Al yang kian memajang hingga Bokongnya. Papa Suji terkejut melihat sudut bibir Yang ter pasang plaster dan bekas lebam di pipinya.
Al Papa lelah di rumah sakit ini" Papa ingin pulang, Papa Suji tercekat dan diam sejenak pulang? , pulang ke mana semua aset milikku di bekukan tak terkecuali vila kecil yang ada di kota M. hatinya membatin dan mengingat kembali.
menatap lagi wajah putrinya" Maafin Papa Al" jadi beban hidupmu. Papa Suji menitikan air matanya.
Oooh.. ayolah Papa sayang" kenapa harus menangis, Papa segalanya Buat Al", pulang. Ia kita akan pulang. Al sudah membeli rumah ya walaupun tidak besar seperti milik Papa tapi cukup buat kita. Albert mendekap erat tubuh Papanya.
Tompy Yang melihat itu meratap merindukan Ayahnya sendiri. Harusnya di usia senjanya Papa juga rehat dan risain dari tugasnya tapi malah seminar ke sana kemari.
Kak Tompy... Halo...o Kak" suara Albert memanggil, membuyarkan lamunanya.
Eh ia Al ada apa"?. jawab Tompy.
Ini Kak" mau nanya kapan Papa bisa pulang dari rumah sakit ini". tanyanya
Bisakah kita nembahas di luar Al ada hal yang ingin Kakak sampaikan.balas Tompy
Baiklah " sebentar ya Pa Al keluar sebentar pamitnya ke Papa Suji.
Mereka pun berangsur dari kamar dan kini di luar ruang inap Papa Suji.
Al "Om Suji memiliki penyakit diabetes jadi luka bekas oprasi susah sekali mengering di tambah lagi beban hidup Yang ia pikirkan semakin memperburuk kondisinya. ucap Tompy. mengenai oprasi pasang Ring sendiri sebenarnya sudah bagus dan membuat Papa suji 60% lebih baik dari kondisinya yang dulu.
Apa bisa di rawat jalan aja Kak"?. dan mengenai kehamilanku tolong rahasiakan ya Kak.
Baiklah jika ini jadi keputusan darimu Kakak hanya bisa pasrah, tapi Kakak harap rajin kontrol ya Al baik itu kamu ataupun Om" ucap Tompy.
****
see you tomorow , ah ia aku ada garapan Novel baru, genre misteri horor dikit dan romansa mampir ya.๐
__ADS_1