
Hai hai up date lagi ya, tapi sebelumnya jangan lupa like, komen dan juga kasi giff buat aku ya. pleace!!!!. selamat membaca semua.📓📖😘💕💕💕.
Sore itu mereka diam dalam mobil menunggu hujan agak reda, berdalih karena jarak pandang yang tidak mumpuni, mencari celah sebisa mungkin untuk dosa kecil dan di tengahi oleh bisikan setan yang berbahagia.
Kapan ya hujanya reda?" tanya Liya kepada Jody, volume Ac aku kecilin ya Kak' dingin nih. dan tolong sudahi manik mata Kakak melihat aku, jadi nerves nih di bikinnya, apa lagi warnanya biru itu membuat aku tenggelam dalam pikirku sendiri.
Ohh... jadi nyalahin warna mata aku ya?, ini tuh anugrah dari yang ESA tau. akan tetapi kalau warna ini bisa menusuk hatimu biarlah aku menatapmu saja. dan itu membuat kepuasan sendiri untukku, Jody meraih dan menggegam jemari Liya, ia selipkan pada celah celahnya jemarinya dan mengecupnya berulang ulang.
Ka...ak sudah donk" jangan di kecup terus, Liya menggigit bibir tebalnya mungil dan sensual. memberi rasa gleyer geli gak karuan.
Kalau mengecup pegung tanganmu tidak boleh maka biarkan aku mengecup bibirmu sebentar saja, boleh gak?. Jody kemudian memundurkan kursi kemudinya dan memberi ruang untuknya bersantai.
Malu lah Kak, ucap Liya ,megaruk tengkuknya yang tidak gatal, melihat kembali jam yang melingkar pada sebelah tanganya, membuatnya sangat gelisah.
Sepi ini" coba kamu lihat bahkan tidak ada pengendara mobil atau apapun yang melewati jalan ini. ayolah' atau mau aku pangku sini di atas kedua pahaku?. Jody menarik tubuh Liya untuk berpindah ke belakang setir kemudi dan memangku tubuh Liya.
Iiiih... cepatnya Kakak narik tubuhku, batin liya mendudukan bokongnya di atas pahanya Jody seperti posisi menggendong anak balita, kedua kaki Liya mengapit paha Jody.
Nah kalau berdekatan begini kan enak, gak kedinginan dan nyaman mau bicara apa aja. ucap Jody sembari mengelus rambut Liya untuk ia selipkan di belakang telinganya. menatap penuh cinta.
Kak kapan nih kita pulang?. nanti malam aku ada kuliah " aku gak mau bolos ya, ucap Liya.
Tunggu hujan agak reda Sayang baru kita pulang tapi ke apartemen aku dulu ya selepas itu anatar aku ke mansion Tuan Besar. Jawab Jody. memainkan jarinya pada helaian rambut Liya tanpa bosan dan
Cup...
Jody mengecup dan melumyat bibir Liya saling memaut dan menyesap. karena ini adalah pengalaman dan hal baru buat Liya jadi membuatnya agak kaku dan canggung. Jody tak kehilangan akal megigit bibir bibir Liya sedikit demi sedikit membuat si pemilik membukanya hingga Jody mengapsen tiap gigi membelit lidah dan menghisapnya seolah mendapatkan permen yang sangat manis, tangan Jody masuk ke dalam kemeja yang di pakai Liya memegang gundukan di dadanya yang masih padat dan berisi.
__ADS_1
Kak jangan...ucap Liya saat bibir Jody menghisap pucuk bukitnya membuat gelenyar aneh dan geli pada perutnya.
Aku akan bertagung jawab padamu Liya ucap Jody.
Enggak...ah...emmm...sudah Kak" belum saatnya aku ke sana , aku masih ingin tuntaskan S1 aku Kak. ucap liya merasa ada sesuatu yang menusuk di pangkal pahanya yang terbungkus rok sepan biru tua, memundurkan sedikit bokongnya memberi sepasi untuk Jody.
Oh...baiklah aku akan menghargai keputusan yang kamu inginkan" balas Jody dan memberhentikan sesappanya pada pucuk bukit milik Liya.
Sebaiknya aku kembali ke kursi dudukku kembali" hujan juga Sudah mulai reda sebaiknya kita bergegas Kak' . ajak Liya.
Baiklah " jawab Jody membenarkan baju Liya yang tadi sempat acak acakan dan mengancingnya, menyisir rambutnya dengan jemarinya.
Love you " bisik Jody ke telinga Liya dan di jawab dengan anggukan kepala.
Setelah tiba di apartemen Kiko mengambil beberapa berkas yang kemarin tertinggal, mengantar sampai ke mansion Maria.
Aku langsung ke kampus ya" jadi Kakak masuk aja sendiri ucap Liya. Jody memberrhentikan mobilnya tepat didepan halaman mansion.
Sudah donk Kak " ia.. ia akan aku jaga mata dan hatiku hanya untuk kamu Baby. kata Liya kemudian mengundurkan mobilnya dan berlalu dari mansion Maria.
Jody masuk ke dalam Mansion dan di sambut oleh Ridho di ruang tengah.
Masuk aja Nak Jody " suruh Ridho.
Baik Tuan" ini berkas yang kemarin tertinggal di sana sudah saya cek dan telah di putuskan hasilnya berbanding ,ucap Jody.
Jadi kapan kamu akan meninjau proyek yang sudah kita akuiisi. ucap Ridho kembali.
__ADS_1
jika tidak ada halangan mungkin besok malam" jadi kerjaan yang ada di sini bisa saya handel terlebih dahulu. jawab Jody.
Baiklah aku percayakan semua padamu ya Nak. ucap Ridho kembali.
Baiklah Tuan jika sudah selesai saya undur diri dulu" ucap Jody meninggalkan Tuanya kembali masuk dalam mobil.
Di dalam mobil Jody mengambil hanphone dalam sakunya dan mengirim pesan pada ke kasih hatinya.
Nanti sepulang dari kampus aku tunggu di kafe XY.📱~~
Baik Kak satu jam lagi ya🙏.Liya
Ok" santai aja👌😘. Jody
**"""
satu jam setengah berlalu pasangan sejolipun bertemu di kafe yang mereka janjikan, duduk dan bersenda gurau sambil menikmati hidangan yang sudah di pesan,menatap view yang sangat indah memanjakan mata setiap insan.
****.
Kiko dan Liya bergumul dalam bira* hi asmara melepas rasa rindu yang memuncah, saling mengisi dan bermanja. dan entah untuk keberapa kali pelepasan ******* ber**egama. lelah dalam peluh kenikmatan yang halal.
Puas aku Sayang " ucap Kiko merebahkan tubuhnya yang sempat menegang dalam peluh.
Tumben Mas malam ini greget banget," ucap Albert.
Puaskan?' tanya Kiko dan mengelus perut Albert membuat si penghuni kembali tergerak.
__ADS_1
****
Bersambung