Ketiga Si Kembar

Ketiga Si Kembar
Tumben minta


__ADS_3

Up date lagi ya aku, tapi kok gak ada yang kirim like buat aku ya?, Mengharaplah pasti biar ikutan tranding seperti Author yang lainya. jadi usahakan di Vote juga ya. selamat membacaπŸ““πŸ“–


Setibanya Al di mansion Maria.


Lho dari mana aja ini kok Al yang setirin Mobil dan gak pakai supir?. tanya Maria di ruang tamu.


Al habis ketemu sama Klaien Ma" tadikan Mas Kiko tidur jadi rencananya Al tinggal sebentar. Sahut Al yang memapah suaminya yang bersandar pada sebelah bahunya.


eghhh... ini juga sudah tua malah ngerepotin istrinya yang hamil besar" coba kalau mabuk itu di rumah aja gak usah ke mana mana kan kasian anak dalam perut Al. kata Maria memarahi anaknya.


Orang aku yang di tinggal sama AL" Ma, Kiko gak mau ya jauh jauh ama si kembar terutama Ibunya, jawab Kiko dan membaringkan tubuhnya di sofa .


Eleh...eleh Kiko" mau sampai kapan juga kamu kayak gini, kasian Papa mu sudah tua tapi masih kerja dan juga istrimu yang sedang hamil besar. cicit Maria .


Ini juga bukan maunya Kiko Ma", Kiko juga capek lemas, makan muntah dan tak berdaya coba lihat tubuhku Ma makin habis, ini tuh bukan gaya aku, secara obat dari Dokter dan vitamin selalu aku minum tapi apa. lelah Ma" keluh Kiko. Maunya cuma nempel aja sama Al.


Hemmm... gemes sendiri " balas Maria mendudukan bokongnya di sofa tunggal depan anaknya.


Albert berjalan ke dapur dan membuat puding mangga faforitnya juga selai mangga, walaupun ada para Koki yang siap membantu tapi Albert tetap ingin membuat sendiri. katanya lebih nikmat jika di buat dengan tanganya sendiri. setengah jam kemudian hidangan yang ingin ia buatpun selesai, roti pagang berselai mangga, puding mangga yang ia paotong kemudian di taruh dalam piring dan tak ketinggalan jus mangga. membawa nampan yang penuh dengan hidangan menuju ke arah ruang tamu di mana suaminya lagi berbaring manja di sana.


Mas bangun" makan dulu yuk, nih Al Sudah bikin kesukaan kita!. ucap Albert membangunkan suaminya.


Aha..... ini yang aku mau dari kemarin" tapi karena kamu masih repot jadi gak enak aku mau meminta hidangan ini. kata Kiko yang menatap hidangan menggiurkan baginya di depan matanya dan tak hentinya menelan salifanya sendiri.

__ADS_1


Ya sudah sekarang makan ya' habiskan. kalau kurang nanti aku ambilkan lagi toh masih banyak di lemari pendingin. jawab Albert


Suapin ya" pleace. aku tuh maunya makan dengan tanganmu. ucap Kiko. Albert pun menuruti apa yang di mau suaminya. dengan telaten ia menyuapi secara bertahap hingga tandas semua tanpa ada sisa.


Maria yang melihat kelakuan anaknya di buat megelengkan kepala, bagaimana tidak menantu nya dengan penuh kasih mencurahkan sayangnya tanpa pamrih. Kiko ingat ucapan Mama, istrimu merawat dirimu tanpa balasan maka sewajibnya kamu menafkahi lahir batin dan jangan sakiti dirinya terutama dengan perkataanmu yang terkadang ketus. camkan itu.


Ia Ma Kiko ngerti" jawab Kiko dengan mulut yang penuh terisi makanan.


Telan dulu Mas" baru ngomong. BTW Ini sudah jam lima sore kok mereka belum sampai ya. ucap Albert menatap arah halaman.


Sapa Nak yang kamu tunggu suara Ridho terdengar dari arah depan pintu dan keluar dari mobil.


eh... Papa sudah pulang masuk Pa" ajak Maria menyambut kepulangan sang suami, menyalami telapak tangan dan mengambil tas yang di tenteng oleh Ridho di tangan kirinya.


Capek ya Pa?. tanyanya.


Al ayok kita ke kamar Juga" ajak Kiko.


Baiklah tapi sebelumnya aku bawa ini ke dapur dulu ya" Mas tunggu sini aja. jawab Albert.


selesai menaruh piring kotor ke dapur mereka pergi ke kamarnya.


Di dalam kamar mereka bercanda ria, terlihat wajah Kiko yang mulai bergairah tidak lemas seperti tadi dan rasa mualnya sudah mulai menghilang.

__ADS_1


Mas aku tinggal mandi dulu ya" pamitnya.


Mas boleh ikut ya Al?" tawarnya Kiko mengikuti istrinya dari belakang.


Di dalam kamar mandi pun mereka saling memandikan. tanpa ritual pemersatuan bangsa ya😁.


Selesai mandi mereka berebahan di atas ranjangnya yang empuk dan berukuran big zise.


Al" kapan waktu cek up ke OBGYN ? tanya Kiko.


Dua hari lagi Mas" kenapa ?, Mas mau ikut?. Tumben minta di ajak biasa juga mual bau ruangan Dokter.jawab Albert.


Kangen sama Pasukanku di dalam sini" tangan Kiko kemudian mengelus perut istrinya yang berukuran jumbo. menghadapkan wajahnya tepat di depan perut, Sayang kalian hebat ya nyiksa Pappy sampai saat ini, Pappy lelah nak harus seperti bayi, ucapnya lagi. Cukup ya" tolong cabut kembali kutukan sidrom ini, pleace!!!. Kiko kemudian mengecup perut Albert. di sambut oleh tendangan si anak dalam perut Al.


Ihh...gemesnya" kok bisa begitu ya mereka. lamanya Pappy gak nengokin kalian Sayang. ucap Kiko tak henti hentinya tanganya mengelus perut Albert.


Ahhh nyamanya Mas " lanjutkan Sayang. ucap Albert menikmati sapuan di atas perutnya dan membuat para penghuni bergerak di dalam sana, Albert juga menikmati intetaksi antara Ayah dan anaknya.


Al" boleh gak Mas menengok mereka? Kiko.


Boleh donk, tumben minta biasa juga berselimut Bad cover.jawab Albert.


dan merekapun bergumul di bawah dinginya ruangan ber Ac yang berasa bagai ruang GYM. Menikmati penyatuan kembali setelah kian purnama tertahan oleh yang di namakan simpatik sindrom kehamilan.

__ADS_1


*********


Besok bakal up date lagi ya tapi ingat likenya komenya terutama mau kasih vote buat aku. sampai besok Dada bay2 βœ‹βœ‹πŸ˜˜πŸ’žπŸ’•


__ADS_2