
Albert terbangun dari pingsanya di rasa perih pada area sensitif dan pugungnya. tak kalah lagi perut yang serasa di lilit efek dari cacing cacing kelaparan meraung meminta makanan.
Sengsaranya Aku oleh uang 4 miliar ini, kapan kiranya aku hamil dan lari dari kukungan kenikmatan siksaan batin ini, gumam Albert dalam hati hingga air matanya bercucuran tanpa adanya suara dan penolakan.
Ceklek... daun pintu kamar rumah sakit tempat dia menginap terbuka, terlihat tubuh Kiko membawa bungkusan makanan yang entah untuk siapa. Seketika Albert melihatnya dengan setengah emosi dan tubuh tak berdayanya ia usap air matanya.
Ngapain MR crab ini kemari jangan bilang hanya karena empaty, iih lama aku melihatnya jadi eneg mau muntah saja.Batin Albert.
Hai cantik sudah siuman?" ini Mas bawakan Bubur !. Kiko membuka bungkus sterofoam dan menyuapkan Bubur ayam Bandung untuk Albert. Ayo donk buka mulutnya. kata Kiko sembari menyodokkan sendok ke mulut Albert.
Sok manis" suara lirih Albert Sambil menyandarkan pugungnya ke tepi kepala ranjang kasur. dan membuka mulutnya yang sedikit manyun.
Sini Mas suapin habis itu makan obat pereda sakitnya biar kita cepat pulang. kata Kiko. akhirnya tandaslah Bubur yang ia bawa itu.
Nah gitu donk " jadi gemes lihat orang ngambek yang bisa habisin makanan untuk dua porsi, gak sia sia Mas kerja dan nafkahi kamu iyakan, Kiko mengambil tisu dan mengelap sisa bubur di tepi bibir Albert sembari menatap kelopak mata istrinya dan memeluk tubuh Albert.
Albert hanya diam tak bergeming.
5 menit Hening...
10 menit hening...
Albert tak kuasa mebendung air matanya yang ia tahan sedari tadi membayangkan keterpurukannya. Isak tangis membuat tubuhnya tersenggal senggal dalam pelukan sang suami.
Hingga kata. ' Katakan apakah aku ini buda* se** untukmu?' , Apakah aku tak bisa memiliki sedikit kebebasan untuk bernafas!!" atau sebaliknya uang yang kau berikan aku balikkan saja, hik...hiks... hingga tangisnya pecah. Aku tak tahan menerima ini secara bertubi tubi Mas. Teriak Albert dalam ruangan pesakitanya.
Kiko mempererat pelukanya dan memperdalam dekapanya meraup kedua pipi mulus istrinya.
Maafkan Aku sayang, maaf aku tak bisa menahan hasratku terhadapmu, apa lagi memadamkan api cemburuku. Kiko menatap manik mata istrinya berharap kata maaf. Aku janji setelah ini aku tak akan menyakitimu. Kata kiko.
Aku lelah Mas" sebentar kau angkat aku ke langit lalu kau hempaskan aku ke bumi dengan dorongan membuat tubuhku remuk legam.kata Albert masih dalam pelukan sang suami dan isak tangisnya yang ia simpan.
Kikopun bersimpuh di kaki istrinya. Sayang maafkan Mas ya" aku janji deh gak akan beginiin lagi, makanya jangan buat Mas cemburu. Mas tidak ingin kamu di sentuh laki laki lain selain diriku.
Apa maksudmu" Albert mengingat kembali sewaktu di rumah sakit menjenguk Papa Suji. Dokter Tompy sempat memeluknya , tapi itu hanya untuk rasa ibanya tentang hidup yang saat ini ia jalani.
Kenapa jadi diam"?. Ingat kan apa yang sudah kamu lakuin ke Aku, Kata Kiko.
Sekarang coba kau ingat pasal pasal yang harus aku tanda tangani . jawab Albert.
tidak boleh menolak suami jika ia menginginkan tak peduli kapanpun waktunya.
2 .di larang memiliki hati untuk pihak pertama.
3 .dilarang mencintai pihak pertama dan mencampuri kehidupannya.
__ADS_1
4 .harus tunduk pada pihak pertama apapun yang di mau.
pihak pertama wajib memberi uang nafkah dan melunasi penjualan atas pihak ke dua
setelah hamil dan memiliki keturunan pihak ke dua wajib memberikan anaknya tanpa menoleh sedikitpun.
pihak kedua di haruskan meninggalkan kota M dan tidak boleh menampakkan diri di kota M tanpa terkecuali.
selama terikat kontrak pihak ke dua di larang membicarakan atau memberi tahu ke pada siapapun.
Wajib menyayangi dan melakukan kewajiban istri ke suami. dan masih banyak lagi peraturan yang wajib Albert laksanakan.
****.... kanapa pasal yang sekian banyak aku buat, dia ingat satu persatu bahkan aku saja tak mengingat kontrak itu,semua pasal di kontrak itu hasil jodi dan aku yang menyuruhnya . gumam Kiko dalam hati dan kini jadi bumerang untukku.
Oh ayolah apa Mas tidak ingat" Albert melepaskan pelukan Kiko yang semakin erat membuat ia sesak nafas , Mas lepaskan aku.kata Albert mendorong tubuh suaminya.
Oh sudahlah sayang jangan mendedam maafkan kesalahanku yang memperlakukanmu dengan kasar,Kiko memeluk Albert kembali dan meciumi pucuk kepala Albert, melumyaat bibir sek*i sang istri yang ingin berkata kembali.
Sok manis" Sok sayang' Sok perhatian" hii... Albert memukul dada Kiko tapi yang kesakitan malah tanganya sendiri.
Sudahlah sayang so I'm sorry, keep it simple. ya.. ya.. desak Kiko di lanjutkan dengan pelukanya dan ******* bibirnya.
__ADS_1
Tok..tok..pintu pun terbuka dan Dokter Keyra mesuk keruangan itu. Malam maaf ya sudah ganggu ke inti*an kalian. kata Keyra.
Silahkan Dokter periksa istri saya," kata Kiko dan melepaskan pelukanya di tubuh Albert.
Dokter Keyra memeriksa kembali tubuh Albert yang semakin membaik. Ok" besok sudah boleh pulang, usahakan makan yang teratur dan saya harap minum vitamin yang sudah saya tuliskan tadi dan tolong di ambil di bagian farmasi ya.
Baiklah Dokter " jawab Kiko.
Dokter Keyra pergi meninggalkan ruangan itu dan menemui pasien lainya.
*****
Ridho dan Maria mejenguk menantunya di rumah sakit membawa bekal makanan untuk anak dan menantu kesayangan.
Sesampainya di rumah sakit dalam ruangan Albert.
Eeeh.. nak Albert sudah siuman Makan dulu yok tawar Maria dan membukakan bungkusan yang ia bawa ada terang bulan dan roti beserta beberapa buah. kemudian di taruh wadah dan di letakkan di atas meja nampan untuk pasien.
Kiko minggir biar Mama suapin menantu Mama. Maria mendorong anaknya supaya menjauh dari Albert.
Biar Iko aja Ma yang nyuapin Albert bantah Kiko.
walah kalau ada kita aja kamu perhatian, tadi aja kamu siasiain. kata Ridho.
Kiko janji Pa Ma gak akan berbuat kejam, lirih Kiko.
Janji aja sama diri sendiri dan istrimu yang Kamu buat seperti itu. Maria.
tau gitu gak perlu susah susah manggil pengacara kita Pa, kata Maria lagi.
Jadi gini Nak Albert tadi sewaktu ke mari polisi dan pihak HAM menyatakan ini sebagai tindak KDRT dan mungkin mereka akan mengintrogasi mencari sumber masalah yang terjadi antara Nak Albert dan anak saya. Ridho
Jadi bisa gak Nak Albert tidak memberi tuntutan dan melaporkan atas tindakan Kiko. kami takut kasus ini akan menguak ke permukaan menjadi konsumsi publik.
Maafin Mas Kiko ya sayang" Mas hilaf . Kiko kemudian menyuapi Albert dengan buah yang sudah di kupas Maria.
Aku tak sebodoh yang kalian kira, aku juga paham andai ini jadi kansumsi publik mukaku mau kutaruh mana coba, Alberta hamengkubuono clorens melelang tubuhnya demi menebus kerugian perusahaan Ayahnya pada hal sudah jelas di nyatakan vailid, batin Albert kian berkecamuk.
***~~~
**aku sudah usahain up date everi day jadi jangan lupa budayakan baca tapi tinggakan like n comennya di bantu untuk share ya. sebelumnya thore ucapin makasih banyak.
Buah duku buah durian
di makan sama es dawet dan ketan
jangan lupa tinggal kan jejak kalian
biar athor tau sapa aja yang baca up date harian**
__ADS_1
see you..😁😊