
Hai hai up date lagi ya,jangan lupa like👍 komen🙏 yang dukung, terakhir kasih giff for me. than'k ya udah mau mampir karya aku, untuk para reader baru dan lama selamat membaca📓📖, dan salam Sayang😘💕💕💞 lope lope.
Sepuluh menit setelah ke pergian Dokter OBGYN bayi bayi mungil itupun datang di antarkan oleh para perawat yang berjaga di ruang baby.
Tok...tok...tok...suara ketukan daun pintu dari luar.
Selamat Sore" sapa para perawat. kami kemari ingin mengantarkan pesanan atas nama Bapak Kiko.
Maria membuka daun pintu hanya sedikit tanpa melihat adanya persebelasan sepak bola yang mengantri di depan pintunya, sementara itu dari depan pintu dan luar lorong banyak yang terkesima oleh pesona tree sekuter dalam bokk kaca yang di dorong. ada yang bilang gemes ada yang sekedar bertanya, apa benar ini anak kembar?, ihh... jadi ngiler pingin bikin bayi tabung ujarnya.
Kiko kamu ada pesan apa sama para perawat?" bukanya tadi Al sudah di periksa oleh Dokter OBGYN !. Kata Maria dan meninggalkan pintu yang terbuka sedikit. Kiko langsung membuka daun pintu dengan lebar.
Masuk Mbak"!. Kiko terperanggah oleh kejutan kereta Book kaca membawa Baby krucilnya.
Semua yang di sana merasa girang kedatangan bintang kecil yang sudah di nanti.
Oh Ya ampun!, maaf Mbak saya kira ada kepentingan apa gitu?, gak taunya bawa kesebelasan sepak bolaku" ucap Maria semringah.
Baiklah kalau begitu kami tinggal di sini ya Babynya dan untuk Bu Albert usahakan memberi ASInya sejak dini ya".
Baik Mbak" ucap Albert.kemudian para perawat meninggalkan ruangan itu.
Dalam Book itupun baby yang tadi tertidur lelap bangun satu persatu.
Oek...oek.. Suara salah satu baby dan di angkat oleh Maria. kemudian di beri Su*u oleh Al.
__ADS_1
Mas" sini lihat deh mata birunya persis punya kamu dan hidung mungilnya mirip aku ya. ujar Albert sambil mencoba memberi ASInya yang sudah keluar semenjak dia mau melahirkan.dan menutupinya dengan kain pasalnya ruangan itu masih penuh para gala tua.
Aku ingin dia di beri nama seperti Papa suji , namanya berwibawa tapi tetap narsis. jawab Kiko dengan☺senyum penuh makna.
Sapa ayo beri tahu kami Kiko?. ucap Ridho yang tak kalah antusias mendekat dan ingin melihat cucunya, sedangkan Suji tersipu malu di katai menantunya nama narsis.
Dengar dan catat di memo ya Liya" perintah Kiko. Namanya HANUNG AL BRAMANTYO HANS.
Liya pun mencatat pada memo yang tertempel di depan Bok baby sesuai ke inginan Kiko.
Setelah di beri asipun Baby TYO pun terlelap dan di taruh pada Booknya kembali.
kemudian yang lainya menangis kejer di ikuti Baby satunya. akhirnya Mariapun turun tangan menggedong salah satu cucunya, sedangkan yang satunya lagi di beri Asi oleh Albert.
Sekarang yang ini Mas coba lihat ?. mau di beri nama siapa secara Facenya mirip Papa Suji, bedanya hidung aja mirip kamu " ucap Albert.
Terus sini deh Kiko lihat yang ini persis Mama Maria dan Papa Ridho ucap mereka bersamaan.
Kiko berjalan kembali melihat babynya yang terakhir, manik matanya coklat persisi Papa, bibirnya mungil jiplakan Mama Maria ucap Kiko dan menitikan air matanya bahagia , yang ini namanya NUNO ABIMANYU ALBERT HANS.
panggil saja ABI. Dan Trimakasih banyak ya Sayang kamu beri aku berkah segini banyaknya. tutur Kiko memeluk istrinya yang sedang memberi Asi pada Tyo .
Jangan nangis donk Sayang malu tu di lihat Papa" Mama" mertua kamu dan asisten aku, ini taruh di Book dan sini ABi biar Mommy beri Asi. kata Albert dan di turuti oleh mereka.
Mas terharu sayang lihat baby mungil kita" dan ini Abi saat kamu Menyus*u, tapi apa masih ada isi nya?, secara dari tadi Kakakmu yang dapat jatah duluan. tutur Kiko.
__ADS_1
Seluruh penghuni ruangan itupun tertawa renyah oleh perkataan Kiko dan membuat semua krucilnya menangis terkecuali Abi yang sedang menyusu dan terlama seolah tidak ingin menyudahi.
Nah kalau begini harus cari pengasuh biar bisa bantuin Mommy Al" ucap Maria.
Ia Ma" Liya setuju . ucapnya.
Kiko pasrah saja yang penting semua terbaik untuk istri dan anak anakku !.
Liya Pindah aja ke Mansion Mama biar bisa pantau keponakanmu, ucap Maria. sekarang bagi mereka Liya adalah anak keduanya setelah Kiko karena orang tua kandung Liya pun bersahabat dengan keluarga Kiko.
Jangan Ma kasian Bunda nita" abang sudah pindah ke kota M, jadi Liya aja yang di rumah sama Ayah dan ya tau sendirikan kondisi kesehatanya yang akhir akhir ini sedang turun.
Ya sudah kalau gitu " tapi sering seringlah main ke mansion ya!. tutur Ridho.
Suji di sibukan oleh cucu yang ia pangku di atas Pahanya. menghadap jendela kaca sambil mengingat mendiang istrinya. Lihatlah cucu kita Aurora mereka ada yang sangat mirip denganmu berbahagialah kamu di sana,anak kita sudah bahagia dan tak kurang satu apapun, bahkan otak bisnismu menurun di anak kita , mungkin setelah ini aku ingin ke makanmu dan menyambangimu. Batin Suji yang menangis bahagia.
*****
hari ini dikit dulu ya bersambung sampai esok.
Menangis tapi tak sedih, tersenyum tapi tak bahagia itulah beban hidup.
berdiam diri bukan berati mengalah tapi menyambut kemenangan yang menanti.
hutang di bayar lunas,karma pasti di dapati.
__ADS_1
tetap semangat dalam hidup walau mati tak tahu pasti.surga dan neraka berbanding bagaimana menjalaninya (sabar)✋✋✋
DDB.