
Untuk 18 kebawah skip ya !! selamat membaca karyaku,jangan lupa ya tinggalkan jejak kalian karena tanpa kalian apalah artinya thor ini.
Albert
Iko berjalan menyusuri lorong menuju kamarnya.
Albert di dalam kamar mandi iko, membersihkan tubuhnya sembari melihat alat perawatan tubuh milik suaminya, tersenyum di sudut bibir sambil membantin,kalah- kalah salon mercedes dekat rumah laganan Bi inah.Bi inah adalah pengurus rumahnya dulu sampai sekarang yang tetap setia melayani bahkan sampai masa saat ini,setia menunggu Ayah Albert di ruang ICU.
ceklek daun pintu terbuka, Sayang.... kamu di mana?. Kiko
Sini Mas " di kamar mandi bentar selesai. jawab Albert sembari memakai handuk di lilitkan ke setengah badannya dan keluar dari kamar mandi. semerbak sampho dan sabun menyeruak dalam ruangan ber AC.
Kiko mendorong tubuh Albert hingga di di depan Almari ukiran tinggi berpintu empat.
Jangan memancing nafsuku yang terpendam' kata Kiko,lalu melum*at habis bibir ranum Albert siap mengapsen kelembutan dalam bibirnya,tanganya megerayangi tubuh mulus nan putih berbentuk gitar sepanyol.
hemmm Mas....' lenguh Albert , terasa getaran hebat dalam dirinya,akkhh.. emmm ..sakit Mas " ketika tangan milik Kiko menerobos gua indah yang masih tertutup rapat dalam handuk.
Kiko tersenyum nakal melihat ekspresi istrinya yang bergairah.Ohh... juniorku ikut bangun,batin Kiko sembari megelengkan kepalanya.
Tidak- tidak tujuanku ke sini ingin mengajakmu bertemu Eyang " bukan untuk ehem..ehem bisik Iko di telinga istrinya.
Jika begitu lepaskan aku Mas Kiko " Albert menarik tanganya dalam kukungan tangan milik Kiko.
Cepat pakai baju yang sudah Aku belikan di dalam lemari itu, kata Kiko yang berjalan dan berbaring di atas kasur empuknya. Ku tunggu nich.Mata Kiko mengapsen tubuh istri sirinya yang membuat perasaanya tak menentu dan ingin segera melahapnya habis tak tersisa.
Albert memakai gaun yang indah terlihat anggun walaupun tanpa makeup. menyisir rambut panjangnya.
Ayo Mas Kiko Albert sudah siap ni". Albert
__ADS_1
Cantik Aku suka" kata Kiko dan mengecup kembali bibir lembut Albert.
Mas sudah donk sampai kapan kita gini terus, Kata Albert sembari mendorong tubuh Kiko.
Kau tak berhak menolakku seluruh tubuhmu sudah Aku bayar,uang sudah aku transfer ke rekeningmu.jadi kamu milikku suara tegas Kiko yang merapatkan pelukanya, dan ingat kamu di sini bukan atas dasar cinta, ingat itu. Kiko melepaskan pelukanya dan menarik lengan Albert hingga terhuyung.
Mas bisa gak sih pelan dikit jalanya. Albert.
Apa begini ya rasanya jadi budak ****, di tarik di dorong di angkat ke atas langit lalu di hempaskan, ku kira panggilan sayang karena ketertarikanya padaku nyatanya sandiwara. hati Albert membatin.
Eyang ini wanita yang Kiko pilih untuk melahirkan cicitmu", kata Kiko sembari menarik lengan Albert terlihat memerah akibat gegaman kuat Kiko.
Sini nak duduk sebelah Eyang Hambali ". kata Hambali yang mempersilahkan duduk dan menerima uluran tangan Albert siap menyalami dan mencium pugung tangan lelaki yang sudah rapuh di hadapanya.
Nah kenalken Aku Eyang Hambali", nanti kalau ada waktu main ke rumah Eyang ya di jogja. kata Hambali.
Ia Eyang insyaallah jawab Albert ,melihat lengan tanganya memerah lalu menutupinya.
Setengah jam bercuap cuap ria kini mereka berkumpul di meja bundar yang besar dan penuh hidangan beraneka macam.
Malam ini Iko ingin di apartemenlah Pa..,Ma. jawab Kiko.
Kenapa harus terburu buru di rumah ada Eyang dan jarang lo orangnya kemari, kata Maria.
Banyak kerjaanku yang aku tinggal di sana Ma, besok Iko ke sini lagi habis pulang kantor.jawab Kiko.
Nak Albert kamu ajak" tanya Papa Ridho.
Ya ialah Pa masak tinggal sih" dia yang sekarang melayani Kiko jawabnya.
Ya sudah kalau begitu cepetin buat cucunya Mama sudah gak sabar pingin gendong , Nak Albert makan banyak gi,biar kuat ngelayani anak Mama. kata Maria sambil makan.
__ADS_1
Blus..semburat warna merah di pipi Albert, hanya tertunduk malu tanpa sepatah katapun.
melanjutkan acara makan.
15 menit kemudian Kiko berhasil membawa Albert ke apartemen mewahnya dengan dalih
pekerjaan.
Membuka daun pintu apartemen .
Kiko langsung melahap habis bibir ranum milik Albert, mendorong ke sofa besar yang ada di ruang tamu, mengukung tubuhnya merayapi dengan penuh ambisi untuk menghabisi dan mengeksekusi malam ini juga.
Mas..hmmm jangan lakukan di sofa ini, ini pertama kali buat aku, kata Albert mendorong sedikit tubuh Kiko dan menikmati apa saja yang di lakukan suami sirinya.
Kiko mengakat dan menggendong Albert menuju kamarnya dengan penampilan yang sudah acak acakan akibat cumbuanya.
ohh ...ahhk., sakit Mas ,Albert.
Sabar sayang aku lakuin dengan sangat pelan ini ", Kiko menengelamkan juniornya dan mendesya penuh kenikmatan sedikit demi sedikit hingga terbenamlah keseluruhan.
Albert merasa penuh di bawah sana dari rasa perih dan sakit hingga rasa nikmat ke ujung surga.
Gerakan yang awalnya pelan jadi lebih cepat memompa dengan penuh gairah dan meniti puncak menyemburkan lahar putih ke dalam rahim yang suci.
sejam dua jam tiga jam tak cukup bagi Kiko menikmati tubuh sintal Albert. hinga jam dinding menunjukkan pukul 21.00 wib. mereka tergulai lemas tak bertenaga. Albert terbangun dari mimpinya merasakan perih di area bawah dan perutnya.
Sebaiknya aku keuar dulu mencari makanan di dapur sana, Bisik Albert pada dirinya melepaskan pelukan dan kungkungan Kiko dengan pelan agar tidak terbangun. melihat ke sana kemari tapi tak terlihat lembar bajunya, mana ini bajuku", ah sudahlah aku pakai baju kemeja putih miliknya saja. Albert memakainya dan berlalu dari kamar Kiko.
Kiko
__ADS_1
jangan lupa ya comen n like nya aku tunggu lho