KING OF KINGS

KING OF KINGS
BAB 19 : MENGUASAI EARTH SHAKING TREAD


__ADS_3

Hari demi hari berlalu, kini Dziban sudah berhasil menyelesaikan semua latihan yang diberikan Lawrance. Semua latihan itu diselesaikannya dalam waktu setengah bulan, lebih cepat dari perkiraan Lawrance. Wajar saja jika ia menyelesaikannya selama itu, karna latihan yang diberikan Lawrance semakin lama semakin berat dan sulit, contohnya seperti pada latihan kelima. Jika ia sudah berhasil menyelesaikan latihannya, maka latihan itu akan diperbarui lagi dan dibuat semakin sulit. Tidak hanya itu, Dziban juga berhasil meningkatkan kekuatannya menjadi seorang Mythical tingkat Silver bintang 10, tinggal mencari inti core seekor beast dan menyerapnya untuk menembus masuk tingkat Gold.


"Baiklah, kau berhasil menyelesaikan latihan yang kuberikan jauh lebih cepat dari yang kuduga. Sekarang kita lanjutkan latihannya, masuk ketahap Earth Shaking Tread." Lawrance membuka pembicaraan pagi itu, saat ini mereka berada ditempat yang tidak jauh dari pohon raksasa tersebut.


"Dengan kekuatanmu yang sekarang, mungkin kau sudah bisa menggunakan Mythical art itu tanpa terpengaruhi oleh efek sampingnya lagi. Pelajaran pertamamu adalah menghancurkan batu besar diperbatasan hanya dengan menggunakan Earth Shaking Tread, hancurkan kelima batu yang ada disana dan panggil aku jika sudah selesai. Kuberikan waktu 1 hari untuk menyelesaikannya, atau kau akan tahu hukuman apa yang akan kau dapatkan." Jelas Lawrance sebelum akhirnya kembali masuk kedalam kalung yang terpasang dileher Dziban.


"Hmm... Kedengarannya mudah, aku ingin lihat sekuat apa batu yang dia maksud." Gumam Dziban percaya diri sebelum akhirnya melesat menuju kelima batu yang ada diperbatasan hutan.


Setibanya disana, mulutnya menganga lebar memandangi sebuah batu raksasa yang ada dihadapannya, kedua matanya melotot dan kepercayaan dirinya langsung hilang seketika.


Wajar saja ia terkejut dengan batu itu, karna ukurannya sangatlah mengerikan. Tingginya mencapai 2 meter dan kelilingnya mencapai 5 meter, belum lagi jumlahnya ada 5. Dziban berusaha untuk tidak terpengaruh dengan gangguan itu, dan mulai melancarkan serangannya. Serangan pertama membuatnya kehilangan 10% energi, sedangkan batu besar itu tidak bergeming sedikitpun.


"Ini... Sangat sulit dipercaya, bagaimana mungkin aku bisa menghancurkan 5 batu seukuran monster hanya dalam waktu 1 hari?!" Teriaknya frustasi.


Ia mencoba lagi untuk menyerang baru itu, tapi hasilnya sama saja dan energinya terkuras lagi. Ia sedikit kebingungan dengan Mythical art ini, wujudnya berbeda jauh jika Lawrance yang menggunakannya. Jika ia yang menggunakannya, wujudnya hanya berbentuk aura kuning pekat yang menyelimuti genggaman tangannya. Tapi jika Lawrance yang menggunakannya, wujudnya berbentuk sebuah gelombang energi genggaman tangan raksasa.


"Tidak mungkin hal itu terjadi hanya karna perbedaan kekuatan, pasti ada alasan lainnya. Mungkin aku harus memusatkan energi Mythical pada genggaman tanganku hingga mencapai batasnya dan langsung melepaskannya? Atau mungkin aku harus memusatkan lebih banyak energi daripada yang kugunakan sebelumnya? Memikirkannya membuatku semakin kesal saja, juga masih banyak kemungkinan lain didalam pikiranku." Pikir Dziban menduga-duga.


"Lebih baik aku mencoba dulu semuanya satu per satu,hasilnya akan menentukan jawabannya." Gumamnya percaya diri.

__ADS_1


Tak pikir panjang ia langsung mencoba kemungkinan yang pertama, dan hasilnya memberitahukan bahwa itu adalah cara yang benar menggunakan Mythical art tersebut. Tapi ia tidak mengurungkan niatnya untuk mencoba kemungkinan-kemungkinan lainnya. Setelah mencoba semua kemungkinan itu selama lebih dari 3 jam, ternyata hasilnya tidak sia-sia. Beberapa kali kehabisan energi tidak sebanding dengan hasil yang didapat, membuatnya merasa sangat bahagia.


Berkat semua itu, pemahamannya terhadap Mythical art tersebut kini sudah maksimal. Sekarang yang harus dilakukannya adalah menyelesaikan latihannya, masih ada waktu 19 jam untuk menyelesaikannya.


"Mythical art : Earth Shaking Tread!" Teriaknya. Seketika itu pula, genggaman tangannya terselimuti oleh aura berwarna kuning yang sangat pekat.


Tak pikir panjang ia langsung menghantam batu itu dengan genggaman tangannya, dan hasilnya sangat mengejutkan. Selain energinya yang terkuras hanya 2%, batu itu langsung hancur oleh serangan tersebut. Dziban tersenyum kecil memandangi batu-batu yang berserakan dihadapannya, semua batu itu adalah hasil serangannya pada batu besar tadi.


Selanjutnya, ia melesat menuju batu lainnya berada. Dalam waktu beberapa menit, akhirnya iapun tiba ditempat tujuan.


"Mythical art : Earth Shaking Tread!" Teriaknya sambil mengarahkan genggaman tangannya pada batu besar didepannya.


Seketika itu pula, gelombang energi kuning berbentuk sebuah genggaman tangan raksasa melesat keluar dari genggaman tangan kanannya dan langsung menghancurkan batu besar didepannya.


Tak pikir panjang, ia langsung melesat ketempat batu besar lainnya berada. Lokasi batu kali ini lebih jauh dari yang sebelumnya karna tempatnya berlawanan, jika kedua batu tadi berada dibagian barat, maka batu kali ini berada dibagian timur. Jadi setidaknya jaraknya ialah 1 kilometer, namun ia berhasil tiba ditempat tujuan dalam waktu kurang dari 5 menit.


"Mythical art : Earth Shaking Tread!" Teriaknya sambil memukulkan genggaman tangan kanannya ketanah.


Seketika itu pula, muncullah sebuah gelombang energi kuning berbentuk sebuah genggaman tangan raksasa beberapa meter diatas batu besar tersebut. Gelombang energi itu langsung meluncur kebawah menghancurkan batu besar dibawahnya, ledakan yang sangat dahsyat tercipta karna serangan tersebut.

__ADS_1


Setelahnya, ia langsung melesat ketempat batu besar lainnya, dan tiba disana dalam beberapa menit saja.


"Mythical art : Earth Shaking Tread!" Teriaknya sambil memukulkan kedua genggaman tangannya ketanah.


Sebuah gelombang energi kuning berbentuk genggaman tangan raksasa muncul dari dalam tanah tepat dibawah batu besar tersebut, gelombang tangan itu terbang mengangkat batu besar tersebut dan meledak menghancurkannya.


Setelahnya, ia langsung melesat ketempat batu besar terakhir berada. Batu besar yang tersisa berada diperbatasan bagian utara, sekitar setengah kilometer dari tempatnya saat ini. Dalam waktu beberapa menit saja, akhirnya iapun tiba ditempat tujuan.


"Mythical art : Earth Shaking Tread!" Teriaknya sambil memukulkan kedua genggaman tangannya.


Seketika itu pula, muncullah 2 gelombang energi kuning berbentuk 2 genggaman tangan raksasa. Satunya berada disebelah kiri batu besar tersebut, dan satunya lagi berada disebelah kanannya. Kedua gelombang energi itu bergerak menuju batu besar itu dan menghancurkannya bersamaan.


"Guru! Guru! aku berhasil menyelesaikannya!" Teriaknya memanggil Lawrance.


Beberapa saat kemudian, Lawrance pun keluar dari dalam kalung dan muncul dihadapannya.


"hmm... Tidak buruk, lagi-lagi kau menyelesaikannya lebih cepat dari dugaanku. Selain itu, kau berhasil membuat Earth Shaking Tread menjadi 5 kombinasi serangan. Sekarang kau boleh beristirahat, besok pagi aku akan mengajarkanmu Mythical art baru." Ucap Lawrance.


"Guru, apa tidak bisa kita langsung mempelajarinya sekarang? Ujian clan akan diadakan 20 hari lagi, aku tidak yakin bisa menguasai Mythical art yang akan kau ajarkan dalam waktu sesingkat itu." Jelas Dziban.

__ADS_1


"Tidak bisa, sekarang kau beristirahat saja. Apa kau pernah dengar, semakin besar sesuatu yang kau miliki maka kematian akan terus mengincarmu." Ucap Lawrance sebelum akhirnya kembali lagi kedalam kalung tersebut.


Karna tidak ada hal penting yang harus dilakukan, Dziban memilih untuk berkultivasi meningkatkan kekuatannya. Ia menghabiskan hari ini hanya dengan melakukan kegiatan itu, dan langsung tertidur pulas dimalam harinya.


__ADS_2