KING OF KINGS

KING OF KINGS
BAB 22 : NIGHTMARE SPYDER BERUSIA 10.000 TAHUN


__ADS_3

Pagi harinya, Dziban terbangun sedikit kesiangan. Ia sangat terkejut sekaligus bahagia karna luka disekujur tubuhnya sudah pulih, kini tidak terlihat ada sedikitpun luka yang menghiasi. Tentunya ia tidak bodoh mengira bahwa luka itu sembuh dengan cepat karna kecepatan regenerasi tubuhnya yang meningkat drastis, ia menebak yang membantu memulihkan luka ditubuhnya adalah Lawrance, entah bagaimana caranya ia sendiri pun tidak tahu.


Setelah membersihkan badan dan menyantap sarapan, ia langsung berjalan keluar dari rumah pohon tersebut dan menuju ketempat biasa.


"Baiklah, sekarang adalah pelatihan terakhir. Mungkin saat ini kau sudah mencapai 60% dalam menguasai Ghost Shadow Step, latihan kali ini akan membantumu mencapai penguasaan maksimal. Latihan terakhir kali ini jauh lebih sulit daripada yang sebelum-sebelumnya, salah satu langkah saja bisa membawamu kepada kematian." Lawrance membuka pembicaraan pagi itu.


Dziban yang mendengarnya hanya bisa menelan ludah, bagaimana tidak? Kedengarannya saja sudah sangat mengerikan, apalagi harus menjalaninya.


"Kuberi kau waktu 5 hari dari sekarang untuk menyelesaikannya, dan 2 hari sisanya sebelum ujian clan dimulai, bisa dimanfaatkan untuk berkultivasi meningkatkan kekuatanmu." Ucap Lawrance sebelum akhirnya melemparkan sebuah gulungan kertas lusuh pada Dziban "Peta itu akan menunjukkan jalan padamu untuk menmenemukan seekor Nightmare Spyder, untuk menyelesaikan latihan kali ini, kalahkan laba-laba itu dan serap inti core nya. Minimal, kau harus mengalahkan yang usianya 1000 tahun."


"Apa?! Nightmare Spyder berusia 1000 tahun?! Belum lagi itu adalah beast paling beracun diantara para beast tingkat 3! Dan dia sendiri adalah beast tingkat 3 bintang 10! Lelucon macam apa ini?! Apa kau ingin membunuhku?!" Teriak Dziban memprotes kesal.


"Kalau tidak mau, menyerah saja. Dengan begitu kau akan tetap menjadi seorang sampah, sebutan Mythical terkuat akan menjadi khayalanmu saja." Ucap Lawrance.

__ADS_1


"Guru... Tarik kembali ucapanmu. Aku tidak akan pernah lupa dengan tujuanku, akanku buktikan sekuat apa orang yang mereka sebut sampah. Tapi sebelumnya, aku memintamu untuk menarik kembali ucapanmu." Ucap Dziban.


"Baiklah, kalau begitu aku berjanji padamu. Jika kau bisa menyelesaikan latihan kali ini, maka aku akan menarik kembali ucapanku." Ucap Lawrance sebelum akhirnya kembali masuk kedalam kalung tersebut.


Dziban membuka gulungan kertas yang diberikan Lawrance, mengamatinya selama beberapa saat, kemudian melesat ketempat yang sudah ditandai didalam peta tersebut. Karna tempatnya lumayan jauh dan diluar wilayah hutan Falling Heart, ia sampai ditempat tujuan dalam waktu 5 jam lamanya. Kini ia berada disebuah padang pasir luas yang sangat panas dan tandus, selain kaktus tidak ada lagi tumbuhan yang hidup disana. Dalam peta, tempat ini bernama Nightmare Desert.


Dziban sering mendengar nama ini dari buku yang pernah dibacanya, katanya tempat ini adalah sarang bagi para beast beracun. Penguasa tempat ini ada 3, dari yang terrendah yaitu Blood Venom Spyder berusia 3000 tahun, Death Liquid Spyder berusia 6000 tahun, dan Nightmare Spyder berusia 10.000 tahun. Meski terlihat tidak ada apapun ditempat ini selain pasir panas dan kaktus, sebenarnya ada sebuah gua kecil yang tertimbun pasir, cocok sebagai tempat persembunyian.


Dziban melesat menuju kearah barat, dan dalam waktu beberapa menit akhirnya iapun tiba ditempat tujuan. Tujuannya adalah sebuah kaktus raksasa yang tumbuh ditempat ini, dalam buku dijelaskan gua kecil itu akan muncul secara tiba-tiba dipermukaan jika kau menebas kaktus terbesar yang tumbuh ditempat itu.


"Bagus! Sekarang aku punya sebuah tempat berlindung, setidaknya para beast dengan kecerdasan rendah tidak akan bisa menemukanku." Pikir Dziban sebelum akhirnya masuk kedalam gua tersebut.


Ia mengeluarkan semua isi cincin Nightcore nya, seketika itu pula terlihat tumpukan senjata dan buah-buahan muncul dihadapannya, memenuhi ujung gua tersebut.

__ADS_1


"Dark Knife, Frost Knife, Burning Knife, Storm Knife, dan Lightning Knife. Senjata lempar jenis pisau semuanya lengkap, masuk kedalam kalung Absolute Phoenix Dragon Emperor." Perintahnya.


Seketika itu pula, ribuan pisau bergerak sendiri masuk kedalam kalung yang terpasang dilehernya. Pisau tersebut beragam bentuknya, diantaranya ada yang berwarna biru mengkilap seperti es, ada yang berwarna merah terselimuti api merah membara, dan masih banyak lainnya. Pemeriksaan itu selesai beberapa jam lamanya, dan semua persediaan senjatanya sudah lengkap. Kini ia tidak menggunakan cincin Nightcore lagi sebagai tempat penyimpanan, melainkan kalung Absolute Phoenix Dragon Emperor.


Setelahnya, ia langsung berjalan keluar dari gua. Siang hari terasa semakin panas ditempat itu, lebih menyengat daripada sebelumnya. Untungnya ia sudah mengganti pakaiannya didalam gua, saat ini ia mengenakan sebuah jubah perang biru mengkilap sebagai atasan, dan celana panjang biru mengkilap sebagai bawahan. Jubah itu bukan sekedar jubah biasa, melainkan memiliki efek spesial menyejukkan tubuh penggunanya dan menyerap 30% hawa panas, celena panjang itu juga memiliki efek spesial yang sama. Ia sendiri yang membuat kedua pakaian itu dan menamainya dengan jubah Blue Snow, sedangkan celana itu dinamainya celana Ice Blue.


Baru beberapa langkah ia berjalan keluar gua, tanah tiba-tiba bergetar dan muncullah seekor Burning Lizard dihadapannya. Seperti namanya, wujudnya adalah seekor kadal yang ukurannya 3 kali lebih besar dari kadal biasa, tubuhnya berwarna merah pekat, dan kedua matanya terlihat seperti api membara.


"Beast tingkat 2 bintang 3, lumayan untuk pemanasan." Ucap Dziban sebelum akhirnya mengeluarkan sebuah pedang biru menyala dari dalam kalung, lalu melesat cepat menerjang kadal tersebut dan mengayunkan pedangnya secara horizontal "Biarkan pedang Holy Blue ini bermain-main denganmu!"


Malam harinya, Dziban langsung melesat kembali kedalam gua. Tubuhnya dipenuhi oleh luka, entah itu luka cakaran, luka bakar, luka tusukan, maupun luka gigitan. Totalnya, ia sudah membunuh puluhan Burning Lizard, puluhan Green Black Scorpion, puluhan Black Poison Snake, dan beberapa ekor Nightmare Spyder. Sayangnya, Nightmare Spyder yang berhasil dibunuhnya paling tua hanya berumur 500 tahun, jadi latihannya belum bisa dikatakan selesai.


Baru saja ia akan duduk bersila, tiba-tiba sesuatu yang sangat besar membentur gua itu dan langsung membuatnya berlubang. Sesuatu itu menancap tepat dihadapannya, berbentuk sebuah tombak raksasa berwarna hitam pekat yang dilumuri oleh cairan berwarna hijau kehitaman. Tombak itu terangkat dengan sendirinya, lalu melubangi bagian gua lainnya.

__ADS_1


Tak pikir panjang Dziban langsung melesat keluar dari gua, kabur sekaligus untuk memeriksa apa sebenarnya yang menyerang gua tersebut. Kedua matanya terbelalak melihat makhluk yang menyerang gua tersebut, ternyata itu adalah penguasa nomer 1 tempat ini, Nightmare Spyder berusia 10.000 tahun! Berwujud laba-laba raksasa yang tubuhnya berwarna hitam gelap, cairan berwarna hitam melumuri tubuhnya, keenam matanya berwarna hitam seperti api membara, dan kedelapan kakinya terlihat sangat tajam dan panjang bagaikan tombak raksasa.


Dziban tidak menyangka secepat ini akan bertemu dengannya, jauh diluar dugaannya. Selain karna racunnya yang sangat mematikan, Nightmare Spyder terkenal dengan kulitnya yang sangat keras bagaikan baja. Dari sebuah buku yang pernah dibacanya, Nightmare Spyder hanya memiliki kelemahan dibagian bawah tubuhnya, karna hanya itu satu-satunya tempat terlunak disekujur tubuhnya.


__ADS_2