Kisah Cinta Kanza

Kisah Cinta Kanza
Bab. 25


__ADS_3

"Ahh, pagi ini kita belajar vocal dengan guru muda. Ini agak melegakkan, kita tidak bertemu dengan guru menyebalkan itu" Kata Pearl.


"Memangnya siapa guru vokal kita yang ini. Apakah dia istimewa?" Tanya Kanza.


"Tentu saja, asalnya sama sepertimu. Namun dia terlihat pendiam dan galak, aku sedikit tidak menyukai sifatnya itu. Tapi, kalau kau mendengar dia bernyanyi, emm kau akan jatuh cinta padanya.


"Benarkah? Tapi cintaku masih untuk Kak Vano, dan tidak akan pernah berubah. Apakah guru itu bisa membuatku melupakan Kak Vano. Tidak! Aku akan selalu mencintai Kak Vano" Kata Kanza dalam hati.


Guru yang Pearl maksut telah masuk. Kanza melihat kalau guru itu tidak asing baginya. Ia, Kanza baru ingat, dia adalah laki-laki tempo hari yang di tabrak olehnya.


"Ternayata dia guru vokal toh" Kata Kanza.


"Maksutmu dengan ternyata? Hey, maksutmu kamu pernah bertemu dengannya sebelumnya? Dimana? Ayo ceritakan dong Kanza" Kata Pearl membuat keributan.

__ADS_1


"Aku nggak sengaja pernah bertemu dia sebelumnya. Udah ah, nggak usah di bahas" Kata Kanza.


Karena keributan yang dibuat oleh Pearl, Pearl dan Kanza pun diminta untuk keluar tidak mengikuti kelas Raza, dan meminta mereka menunggu di ruangan Raza.


"Kamu sih Pearl, jadi di hukum kan kita" Kata Kanza.


Apa boleh buat, Kanza dan Pearl harus mengikuti perintah Raza, karena memang itu salah mereka. Di ruangan Raza, ada foto dirinya dengan Vano masa kecil, karena Vano masih kecil Kanza pun tidak mengetahui jika yang bersama Raza saat kecil itu adalah Vano.


Setengah jam berlalu, Raza masuk keruangannya dan menyidang satu-satu di antara mereka. Ia juga memberikan hukuman yang berbeda antara Pearl dan Kanza.


"Kok Paus sih? Emang tubuhku segede itu kah?" Kata Pearl.


"Di film spongebob kan Pearl itu Paus, anaknya tuan crab" Kata Kanza.

__ADS_1


"Dasar squidward" Kesal Pearl.


"Kok jadi si hidung besar sih?" Kata Kanza.


"Cukup!" Kata Raza.


Seketika Kanza dan Pearl langsung diam dan kaku. Masing-masing dari mereka takut dihukum, karena meraka anak baru di universitas itu. Setelah menentukan hukuman untuk Pearl, Raza menyuruh Pearl keluar, dan Denis harus mengawasinya.


"Kanza Aurely, umur 19 tahun, asal Indonesia. Walimu.... Rangga Pratama? Pengusaha P.T Anugerah Pratama? Walimu bukan hanya satu Kanza?" Tanya Raza.


"Ada nama Kak Vano juga. Dan Kak Rangga, Kak Justin ini juga sahabatnya Kak Vano. Apa dia adalah Kanza, orang istimewanya Kak Vano? Kak Vano ini bodoh atau bagaimana? Pura-pura menikah karena ingin menghindarinya? Aku harus satukan mereka lagi, agar Kak Vano bisa bangkit kembali" Kata Raza dalam hati.


Raza hanya menyuruh Kanza untuk bernyanyi. Ia juga merekam suara Kanza, lalu mengirimkannya kepada Vano. Setelah Kanza selesai bernyanyi, Raza menyuruhnya meninggalkan ruangan Raza. Bagaimana Kanza tidak heran, Pearl di hukum lari keliling taman kampus selama tiga kali, dan taman kampus sangat luas. Sedangkan dirinya hanya diminta untuk bernyanyi dengan santai.

__ADS_1


"Kak Vano, aku akan membuatmu datang kesini, dan meminta Kanza untuk kembali. Atau kalau tidak, aku akan mengirim Kanza di kehadapanmu, lalu membuat Kanza mengetahui semuannya. Agar kau tidak semena-mena membuang orang yang kamu cintai Kak, kau berhak bahagia" Kata Raza dengan menyeringai.


__ADS_2