Kisah Cinta Polisi Muda

Kisah Cinta Polisi Muda
Detik2 ulang tahun Nadhira part 1


__ADS_3

Pagi ini aku berniat kewarung makan pak Ferry ya biasa bantu2 disana.


"Assalamu'alaikum pak selamat pagi".


"Waalaikumsalam eh Dita" ujar pak Ferry yang terkejut melihat kedatanganku, aku pun menyalaminya.


"Mana ibu pak? ".


"Ada tuh didalam, masuk aja dit lagi ngracik masakan" ujarnya.


"Ahh oke2".


Aku pun menyapa bu Ferry dan membantunya.


"Sering sering lah kesini ibu repot nggak ada yang bantuin" ujarnya.


"Hee iya bu".


"Dit gimana kabar abangmu? " tanya pak Ferry yang sedang merangkai kotak makan di depan.


"Baik kok pak".


"Khmm kasian yah, padahal klau abangmu nggak begitu kan kamu nggak banting tulang kaya sekarang".


" Ahh bapak bisa aja, aku malah seneng kok pak bisa ngurusin mereka ya walaupun aku nggk bisa bahagiakan mereka dengan kemewahan ".

__ADS_1


"Ibu bangga sama kamu Dit, diusiamu yang masih sangat muda kamu bisa berpikir sangat dewasa, seharusnya kamu masih mengenyam pendidikan, tapi diusiamu yang masih belia kamu sudah pekerja keras, semoga kelak kamu dapat suami yang baik yang bertanggung jawab".


" Amin amin amin bu makasi doa nya".


"Pesan bapak, jaga dirimu baik2 dimanapun kamu berada, jaga sikap, jaga lisan,jangan lupa attitude yang baik dimanapun kamu berada, sebab kalau kamu bisa menjaga itu maka insyaallah dimanapun kamu berada kebaikan akan selalu menghampirimu" ujar pak Ferry.


Seketika aku jadi teringat Alm kedua orang tua ku, sebelum meninggal ayah pernah bilang kalau pendidikan nomor sekian yang terpenting adalah attitude atau sikap yang baik,prilaku yang baik, dan saat aku kelas 6 ayah cuman mengajariku naik motor, yaitu motor andalanku sekarang, beliau pernah bilang kalau seandainya suatu hari nanti ayah nggak bisa menemaniku, aku bisa menggantikan posisi ayah, dan ternyata benar apa yang kurasakan sekarang.


"Khmm iya Pak, makasih udah ngingetin Dita, pesen bapak akan Dita ingat selalu pak" ujarku.


"Iya sama2 pokoknya kalau ada waktu main aja kesini jangan sungkan, biar bisa bantu diwarung hehe" ujar pak Ferry.


"Ehh yaudah nih kan nggak terasa selesai, nanti tolong anterin kebeberapa pesenan ya Dit" ujar Bu Ferry.


"Kantor Polisi lagi? " gumamku.


" Ya hati2".


Aku memarkirkan motorku didepan kantor polisi, khmmmm ku lihat segrombol pak pol sedang duduk2 mungkin sedang istirahat, deeeh aku kok deg deg gan yah?, kenapa lagi.


"Sini aku bantuin" ujar salah seorang polisi yang tiba-tiba menawarkan jasa tenaga angkat nasi yang kubawa".


Deg!, saat kulihat wajah tampan dengan senyum merekah tepat dihadapanku yang hanya berjarak 10 cm, wduhhhhh sumpah senyumannya bikin mabuk kepayang.


Tak lama aku pun tersadar dari lamunanku.

__ADS_1


"Ehh pak Yutda, iya Pak makasi".


" Kamu tunggu dulu disini yah, saya anter dulu kedalam" ujarnya.


"Ahh baik Pak".


Aku pun duduk sembari melihat2 sekeliling kantor tak lama kemudian pak Yutda pun datang.


" Ini uangnya "pak Yutda menyodorkan uang sebesar 200 ribu.


" Bentar pak kembaliannya " ujarku mengambil kembalian 50ribu yang dititipkan bu Ferry.


"Nggak usah buat kamu aja, kebetulan hari ini saya yang order".


" Hahhhh?, tapi ini udah disiapin pak".


"Udah buat kamu aja".


" Khmmm yaudah deh makasi ya pak aku pamit dulu ".


" Ya hati2".


Dalam perjalanan aku terheran2 kenapa nggk mau apa uang segitu nggak ada artinya? " gumamku.


Setelah sampai dirumah pak Ferry aku pun bergegas menjemput rezeki yang lain.

__ADS_1


Saat aku hendak duduk ditempat biasa tiba-tiba pak pohan menghampiriku memberi tau kalau ada pekerjaan untuk menjadi badut 2 hari mendatang dirumah orang kaya, katanya untuk acara ulang tahun anak kecil.


"Ternyata disini".


__ADS_2