
"Nadhira aku Marwah , yok kita main" ujar adikku.
"Ayo".
Aku mempersiapkan makanan yang dibawa, banyak banget?, kulihat pak Yutda sedang bersama kakakku, kulihat kakakku senang sekali.
" Hyu makan" ujarku.
"Ayo Nadh".
" Ayo kak".
Setelah selesai makan pak Yutda mengajak kami ke pasar malam.
"Naik motor pak? ".
" Ngga lahh naik mobil ".
" Yaudah kalian aja ya aku nggak bisa aku harus order malam ini".
Marwah merengek meminta ikut "Ayo lah kak kali ini aja libur".
"Khmmm yaudah tapi jangan macem2 ya".
Kamipun berangkat abangku didepan sementara aku dibelakang bersama Nadhira dan Marwah.
" Ehh Nadhira umurnya berapa sih? " tanyaku.
"Mau 6 tahun tante" ucapnya polos.
"Ehhh tadi kan udah bilang jangan panggil tante, panggil mba".
" Iya mba cantik ".
Kulihat abangku seneng banget jalan2 apalagi ini adalah kali pertama abangku naaik mobil.
Tak lama kemudian kami pun sampai, abangku dan adiku terlihat sangat bahagia, mereka bermain beberapa mainan dengan Nadhira juga.
" Kenapa bapak baik banget sama aku? " tanyaku .
__ADS_1
"Ya nggakpp, emang kenapa? ".
Aku bener2 terharu melihat kedua saudaraku terlihat bahagia malam ini.
" Makasih ya, selama ini udah baik sama aku juga kedua saudaraku ".
" Sama-sama, oya Dit aku mau bilang sesuatu bisa nggak? " .
"Apa pak? " tanyaku.
"Khmmmm khmmmmmm" ahh susah kali mulut ini berucap seperti terkunci.
"Ngomong apa pak, kok au au nggk jelas" ujarku.
"Ahh nggak jadi Dit, menurut kamu Rasya tuh gimana? " ucapku.
"Rasya baik".
Ahh kenapa salah ucap sih!.
" Bukan gitu kamu tuh ada nggak cowok yang kamu suka gitu?" .
" Khmm kalau boleh tau siapa sih orangnya? " tanyaku penasaran.
"Khmm ya adalah pak, masa dikasih tau rahasia dong".
" Kalau saya sendiri suka sama kamu gimana? " tanyaku terbata.
Kutatap wajahnya malah bingung.
"Suka?, suka apa ya kak? " tanyanya salting.
"Ya suka, aku pengen deket aja sama kamu" ujarku.
"Khmmmmm kok diem? ".
" Aku sedang fokus urusin kedua saudaraku pak, khmmm lagipula apanya yang buat bapa suka? " tanyanya.
"ya bapak kagum sama kamu".
__ADS_1
" Woyyyy Pak, udah malam hayu pulang! " ujar Dita.
"Eehhh jadi aku lama berkhayal nih? , kaya mimpi ajah".
Akupun tersadar dari lamunanku, tak lama kemudian aku sampai dirumah Dita, akupun bergegas pulang.
" Makasih ya pak, maaf ngrepotin ".
"Iya sama2".
Didalam mobil Nadhira menanyakan tentang Dita.
"Om, tadi pacarnya Om yah? " tanya Nadhira.
"Bukan Nadh baru calon".
" Ooo, tapi Nadhira seneng kok Om kak marwah juga asik banget, besok 1 hari lagi kan ultah Nadhira, undang mereka ya Om".
"Ouh oke2 dengan senang hati".
Tak lama kemudian kamipun sampai dirumah jam 10 malam.
" Yaudah Nadhira tidur yah udah malem".
"Iya Om".
Kenapa mau bilang cinta aja susah banget pake mengkhayal segala!.
Diam2 Stevi mengetahui semuanya dan memiliki rencana jahat untuk Dita.
" Ini pah mah! " ujar Stevi memberikan foto Yutda dan Gadis itu.
"Bener2 yah, Yutda lebih memilih gadis kampung daripada kita yang terpandang ini" ujar ibuku marah.
"Bener2 keterlaluan kita harus melakukan sesuatu pada gadis nggak tau diri itu".
" Iya pah, aku juga nggak trima diginiin
kalau sebanding nggkpp ".
__ADS_1
" Udah kamu tenang aja ini biar papah yang urus" ujar papaku terlihat kesal.