
"Ihh enggak lagi" .
"Huhu nggak mau ngaku dasar! ".
"Mas janji akan bahagiain kamu, akan ngelindungin kamu, dan".
" Ahh gombal aja mas!, gimana kalau tiba-tiba mas menikah?, secara mas itu kan udah berumur" ledek ku.
"Ihh ya ngga lah mas cuman mau nikah sama kamu" ujarku meyakinkan.
Karena hari sudah malam kamipun pulang.
"Makasi ya untuk malam ini mas seneng banget bisa melewati malam ini sama kamu".
" Iya makasih juga mas ".
Singkatnya pagi telah datang seperti biasa kami saling memberi semangat saat hendak kerja.
Kulihat pagi ini cerah sekali secerah hatiku saat ini.
Akupun bergegas kewarung pak Ferry.
pov Yutda
" Gimana mah, udah ada kerjaan buat Dita? " tanyaku.
"O, iya mama lupa bilang sama kamu, hhh tolong kasih tau Dita yah kebetulan dikantor papah sedang membutuhkan OB Dita bisa kan?, kerjanya shif2an kok jadi bisa lah " ujar mamahku.
"Ahh berapa gajinya? " tanyaku.
"Awal masuk 2jt 500 , klau bagus kerjanya nanti bisa dinaikkan" ujarnya.
"Khmmmm yaudah ntar Yutda bilang sama Dita".
Akupun bergegas berangkat kekantor karena hari ini harus berangkat lebih awal.
" Yaudah Yutda berangkat dulu yah mah" ujarku.
"Ahh ya2 hati2 anak mamah ganteng" ujarnya.
__ADS_1
"Ya Assalamu'alaikum" ujarku mencium punggung tangan mamaku.
"Waalaikumsalam".
Pov Rasya
" Mikirin apa si lu? ".
" Nggak nggak mikirin apa2 gua kangen aja sama Dita" ujarku.
"Khmmm knapa nggak langsung nikah aja sih?, lu bawa ke rumah dinas kan gak kayagini".
" Yeee nggak segampang itu juga kali Dita masih beliau umurnya 16 tahun mana ada undang-undang pernikahan diusia segitu lagipula itu bisa melanggar hukum " ujarku.
"Khmm ya juga sih, emang rencana kedepannya mau gimana sama Dita? ".
" Ya tunggu dia sampai dia mau sama gua ".
Pov Dita
" Ini ada titipan dari Rasya" ujar bu Ferry.
"Buka aja".
" Surat? " .
"Bapak rasa Rasya suka sama kamu Dit, tapi karena tugasnya sebagai abdi negara Rasya tidak punya waktu banyak untuk disini sama kamu" ujar pak Ferry.
"Iya Dit, kamu yng sabar yah, Rasya itu anak baik" timpal bu Ferry.
Akupun mencoba menepis perasaan mereka.
"Ahh bapak, ibu bilang apa sih?, aku sama kak Rasya nggak ada apa2 kok bu" ujarku.
"Khmmm terus gimana nanti kalau Rasya tanya soal perasaan aku?, aku harus jawab apa?,sedang aku kan punya Yutda seorang polisi ganteng, muda tampan yang sekarang jadi cowokku" gumam ku dalam hati.
"Wuoy kok bengong aja sih, mikirin Rasya ya? " ledek bu Ferry.
"Ahh nggak ko bu".
__ADS_1
Tiba-tiba ada chat, setelah ku buka ternyata dari Yutda.
" Siang Ditong nanti siang ketemu ditempat biasa yah".
"Khmm Ditong2 emang namaku Ditong apah! " balasku.
"Ya sayangku".
PoV Yutda
" Yut mau kemana ? " tanya Robby.
"Khm gua mau makan di luar aja mau pesen? " tanyaku.
"Ahh nggak kok yaudah sana".
" Ahh okk2".
Pov Dita
"Khm bu makasih ya, Dita pamit dulu asalamualaikum" ujarku.
"Waalaikumsalam hati2 oya ini bawa buat adik kamu sama bang Faris" ujar bu Ferry.
"Oo ya makasih bu".
Akupun menaruh dibagasi motor, bergegas ke tempat biasa ya biasa mau ketemu pangeran tampan heheh...
Tak lama kemudian akupun sampai ditempat biasa akupun duduk menunggu, tiba-tiba handphone ku berdering.
"Khmm kok gak ada namanya?, siapa yah?, aku pun mengangkat video call.
" What?, kak Rasya? " gumam ku.
"Hallo Dit, Assalamu'alaikum".
" Waalaikumsalam loh kak Rasya?, dapat nomer aku darimana? " tanyaku bingung.
"Adalah, kamu lagi ditempat biasa yah?, udah makan belum? " tanyanya.
__ADS_1
"Iya kak, aku mau makan kak Rasya gimana udah makan belum? " tanyaku.