Kisah Cinta Polisi Muda

Kisah Cinta Polisi Muda
Upaya Yutda membuat Dita percaya


__ADS_3

"Tolong yah jangan dipikirin masalah kemarin" ujar bu Dewi.


"Iya tante tenang aja, oya tante aku nggak bisa lama2 soalnya harus kerja juga anter adek aku maaf banget yah bukannya ngusir takut kesiangan" ujarku.


"Iya nggkpp, tante ngerti kok yaudah kamu hati2 ya" ujarnya.


"Iya tante tante juga, salam buat Nadhira" ujarku.


Tak lama kemudian Marwah pun keluar dan kami segera berangkat.


Nostalgia


"Sejak kapan kamu bercita-cita jadi seorang dokter Dit? " tanya mamaku.


"Sejak kecil mah aku pengen banget jadi dokter do'a in aku ya mah" ujarku.


"Iya sudah pasti mamah do'ain buat kamu".


Sebelumnya aku nggak pernah sesedih ini, baru kali ini aku merasakan sakit hati, apa memang pikiranku yang masih labil? " gumam ku.


Akupun sampai diwarung bu Ferry, oya sekalian mbalikin surat yang kemarin aku belum tau maksudnya apa.


"Assalamu'alaikum".


" Wa'alaikumussalam ayo masuk2 Dit".


"Bu Rasya nggak kesini lagi? " tanyaku.


"Loh Rasya kan sedang ditugaskan di NTT Dit emang nggak ngomong?" tanyanya.


"Hahhh jadi udah berangkat bu? " tanyaku.


"Udah kenapa sih? " tanya pak Ferry.

__ADS_1


"Ini pak saya mau mbalikin yang kemarin" ujarku menyodorkan.


"Apa Dit? ".


Kulihat bu Ferry membuka isi dari love itu".


"Ini kan buat kamu kenapa kamu mau balikin? " tanya bu Ferry.


"Aku nggak maksud bu dengan perkataan di surat itu makannya aku mau tanyain" ujarku.


"Ohh jadi Rasya nembak kamu?, tapi Rasya nggak bilang ke kamu terlebih dahulu terus kamu bingung" ujarnya.


"Nggak ngerti Dita pak, trus gimana dong pak? " tanyaku bimbang.


"Yaudah ngkpp" ujarnya.


"Oo soal itu, kemarin Rasya sempet ngomong sama ibu untuk memberikan nomor kamu ke Rasya tapi ibu nggak tau apa Rasya udah menghubungi kamu atau belum" .


" Iya, yaudah deh ibu tinggal dulu yah".


PoV Yutda


"Stevi lagi stevi lagi ngapain sih dia kesini terus".


" Ehh Rob, lo temuin gih Stevi gua males" ujarku.


"Ahh ok2".


Kulihat Robby berbincang dengan Stevi, khmm ini saatnya aku menemui Dita dia pasti salah paham soal kemarin.


Kucari2 Dita kok nggak ada ditempat biasa, kemana dia?, apa dia beneran ngambek soal kemarin?.


Aku pun mencari disekeliling tempat biasa, tak terlihat pun, aku pun mencari lagi, sampai akhirnya aku menemukan Dita sedang memakai badut helo kitty yang sedang menghibur anak kecil.

__ADS_1


Kulihat beberapa anak sangat terhibur oleh Dita, karena sudah siang kulihat Dita istirahat dibawah pohon dekat taman, kuhampirinya.


" Alhamdulillah lumayan" ucapnya.


"Jadi kamu disini?, aku cariin kamu kemana mana" ujarku.


Kulihat Dita menoleh kearahku sepertinya dia terkejut.


"Pak Yutda ngapain kesini? " tanyanya.


"Kok bapak lagi sih?, apa dia lupa kalau kita sudah pacaran? " gumamku.


"Dit aku mau ngomong soal kemarin, aku minta maaf, aku beneran nggak ada hubungan apa2 dengan Stevi" ujarku.


"Bapak ngomong apa sih?, aku dah lupa kali yaudah bapak ngapain kesini?, ngintilin aku ya?, bukannya tugas? " tanyanya mulai cerewet.


"Bapak2 emang aku ini bapak kamu apa, kita kan masih status pacaran? "ujarku mencubit hidung Dita.


" Issssh kapan kita jadian, ngarang aja deh! " ujarnya pura2 lupa.


"Kapan?, huuuuuuhhhhhhh dasar" ujarku menggelitik pinggang Dita.


"Addduh adduh adduhhh udah dong geli tau! " ujarnya.


"Nggak pokoknya sebelum kamu panggil aku mas! " Ujarku.


"Issssh gak mau, aku nggak mau! " ujarnya.


"Yaudah rasain" Ujarku menggelitik terus, baru kali ini aku melihat Dita tertawa begitu lepas, apalagi kedua lesung pipinya senyumnya maniss kaya madu.


"Dduuuuh udah dong, iya iya aku panggil kamu Mas! ".


" Nah gitu dong".

__ADS_1


__ADS_2