Kisah Cinta Polisi Muda

Kisah Cinta Polisi Muda
Mengantar Makanan


__ADS_3

"Emang pesenan berapa orang bu banyak banget" tanyaku sembari meracik.


"5 orang ko, masing2 5 box , ooh ya nanti bantu anter ya Dit" ujar bu Ferry.


"Iya bu".


Pukul 11 siang kami mulai mengantar makanan.


" Kamu bisa kan Dit bawa sendiri? " tanya bu Ferry.


"Bisa ko bu".


Aku pun membawa 10 box yang 1 kantong berisi 5 box.


Kulajukan motorku menuju pesanan, ternyata lumayan deket juga nggak jauh2 amat, tinggal terakhir aku harus mengambil lagi ke warung.


" Udah?, ini terakhir anter ke kantor polisi ya" ujar bu Ferry.


Kantor polisi?, gimana aku nggak terkejut, ini tuh gimana ceritanya aku kesana astaga! " gumam ku dalam hati.


"Ohhhm baik bu".


10 box akhirnya meluncur ke kantor polisi, ya Tuhan kenapa aku kesini lagi.


Kulihat pak pol sedang berada di halaman, ada juga yang sedang bersih2, ada juga yang sedang apel khmm macam2 kali.

__ADS_1


POV Yutda


"Udah yo istirahat capek" ajak Robbybdan Ridwan.


Loh itu kan Dita?, ngapain ya kaya bawa makanan,belum juga ku hampiri Dita sudah keduluan Robby, ku perhatikan Robby membantu menurunkan makanan di motornya.


"Nganter makan siang ya Dit?, sni aku bantuin" .


"Ahh ya makasih pak" ujarku.


"Ya sama2, udah dibayar belum? " tanyanya.


"Adduh iya lupa pak, tadi lupa nggak nanya pak Ferry.


" Ahh yaudah aku tanya yang nraktir ya" ujarnya.


Kulihat beberapa polisi duduk memainkan ponsel, mungkin mereka habis menilang orang, aku pun duduk di ruang tunggu, kulihat lihat kok nggak ada polisi itu lagi ya?, khmmm mungkin lagi sibuk kali yahh" gumam ku.


Tak lama kemudian datanglah segerombolan polisi yang datang tapi tak ada pun pak Yutda.


Mereka pun menanyakan apa keperluan ku disana, aku pun mengatakan kalau aku mengantar makanan.


Tak lama kemudian pak Robby pun datang membawa uang.


"Dit ini uangnya katanya 150,oya ada uang tip buat kamu ni 50 makasih ya" ujar Pak Robby.

__ADS_1


"Ahh ya pak makasi, kalau gitu saya pamit dulu " ujarku mengakhiri.


Baru juga aku keluar pintu hampir aja tertabrak seorang polisi yang membuat jantungku berdegup kencang.


"Astaga" ucapnya mengusap dada karena terkejut.


Aku sendiri kaget bukan main, apalagi ini pak pol, tingginya hampir nggak terlihat wajahnya olehku, aku pun dibuat terkejut karena dia polisi ganteng itu pak Yutda, mimpi apa aku semalam yah? " ujarku dalam hati.


"Cieee Cieee " ledek pak pol yang ada disitu.


"Khmmm biasanya nih kalau tabrakan dimuka pintu dia bakal punya filing tuh" ledek yang lain.


Tanpa basa basi aku pun minta maaf dan bergegas pergi.


"Maaf ya pak, saya nggak sengaja" ujarku meninggalkan pak Yutda.


"Iya gpp".


" Yut, salting gitu" ujar yang lain.


"Ahh nggak lah" ujarku.


Dalam lamunanku terlintas jelas gadis yang menabrak ku beberapa menit yang lalu, dia bener2 membuatku nggak bisa ngapa2in, wajahnya yang terlihat memerah apa dia malu? " gumam ku.


Aku pun telah sampai diwarung pak Ferry, karena aku nggak bisa lama2 aku ada pekerjaan lain aku pun bergegas pergi, aku diberi uang 100 ribu, Alhamdulillah untuk rezeki hari ini, semoga aku sehat selalu aminnn...

__ADS_1


Pukul 1 siang aku berubah menjadi badut dijalan, gpp lah yang penting halal untuk adik2ku.


__ADS_2