
"Bu beli token 50 ya" ujarku.
"Ohh ya2 yang nomor ini kan? " tanyanya menunjukkan nomor token yang dicatatan.
"Udah yah" ujar bu Atin memberikan nomor token listrikku.
"Ya makasih bu".
" Sama2".
Saat aku hendak keluar aku tidak sengaja menabrak seseorang yang tidak kukenal.
"Addu aduuh maaf2 yah" ujarku mengambilkan tasbih kecil yang terjatuh.
"Udah2 nggakpp".
Saat kami berdiri tepat pula dihadapanku, beliau seperti orang asing soalnya baru lihat.
" Ahh ya ini " ujarku.
Akupun bergegas pulang, diperjalanan pulang nampak dari kejauhan segerombolan anak muda sedang nongkrong, biasa lah pengangguran aktif, ini nih yang membuatku malas jam2 segini pasti pada nongkrong.
Akupun melangkahkan kakiku tanpa toleh, lagipula gengsi dong kudengar mereka memanggil2 namaku tapi itu hanya bualan mereka saja.
"Siapa dia? " tanya seseorang.
"Dita anak tetangga sebelah".
" Hoo, cantik yah ".
..
Pagi hari aku mendapat chat dari Yutda klau hari ini aku bisa datang kerja kekantor papanya.
" Kak hari ini aku libur" ujar Marwah.
"Ohh yaudah sama kak Faris yah, nanti kalau mau main jangan lupa dikunci" ujarku.
"Ohh baik kak".
Diperjalanan aku melihat cowok semalam itu lagi sedang berjalan kaki, huph ngapain dia ngliatin aku kaya gitu" gumam ku.
__ADS_1
Mana kantornya?, tapi ini alamatnya wddh gede banget" gumam ku.
"Ada apa ya mba? " tanya seorang satpam penjaga kantor itu.
"Oh iya Pak, saya mau kerja ini pertama kali saya masuk" ujarku.
"Ohh iya,Dita kan?,OB baru dikantor sini? tadi pak bos pesan sama saya kalau kamu datang langsung saja keruangan pak bos, tapi karena pak bos belum datang jadi tunggu sebentar yah" ujar pak satpam.
"Oh baik lah pak".
" Kenapa orang2 disini pada ngliatin aku kayagini?, apa ada yang salah? " gumam ku bingung.
Tak lama kemudian kulihat ayah pak Yutda.
"Pagi pak" sapaku.
"Ahh pagi, kamu Dita kan? " tanyanya.
"Mari ikut bapa" ujarnya .
"Ya pak".
" Silahkan duduk Dit" ujarnya sopan.
"Mau pak" ujarku.
"Baik, kamu nanti nggk sendiri kok ada 2 teman yang lain, jadi kamu shif pagi smpai siang yah, kasian klau sore ntar kamu nggk bisa ada waktu sama saudara kamu" ujarnya.
"Ahh baik Pak makasih pengertiannya" ujarku.
"Oh ya Dit, gimana hubungan kamu sama Yutda? " tanyanya tiba-tiba.
"Hah? " ada2 aja pertanyaannya.
"Ahh baik kok pak, pak Yutda juga baik" ujarku.
"Ahh ya sudah, kamu boleh berkerja ya sekarang kebetulan nanti ada meeting,saya hrus siap2" ujarnya.
"Baik pak".
"Ini seragamnya" ujar salah seorang disitu.
__ADS_1
"Oh ya kenalin aku Alfa, dan ini Indri" ujarnya.
"Iyah kak salam kenal aku Dita" ujarku.
"Mohon bimbingannya ya kak" ujarku.
"Iya kamu tenang aja" balas Indri.
Kak Indri mengajariku tentang pekerjaan2 yang harus dilakukan, seperti beberes ruangan nyapu, pel dan yang paling penting adalah melayani kemauan para perkerja seperti membuat minuman atau catering.
"Usia kamu berapa sih?keliatan banget masih muda".
" 16 tahun kak" balasku.
"Khmmmm kenapa nggak sekolah aja Dek? " tanyanya.
"Nggak kak, aku nggak ada biaya" ujarku.
"Lah orang tua kerja apa Dek? " tanyanya lagi.
"Maaf kak aku udah nggk punya orang tua" ujarku.
"Adduh maaf yah, aku nggak tau" ujarnya lagi.
"Nggakpp kak".
Hari ini aku mendapatkan pengalaman baru dalam hidup, mudah2an suatu hariĀ aku dapat mengangkat derajat saudara ku amin.
Tanpa terasa udah mau jam 1 aja waktunya pergantian shif.
Kulihat 3 orang berjalan kearah kami memakai seragam yang sama mungkin mereka yang mau menggantikan shif kami.
" Siapa dia Ndri? " tanya salah seorang itu.
"Ohh ini Dita, anak baru oyah Dita kenalin ini Bayu, Afri, Reo" ujarnya.
"Ohh ya salam kenal kak" ujarku.
"Yah".
"Yaudah kita pulang dulu yah" ucap Alfa.
__ADS_1
"Oke2 hati2".
" Dit kamu pulang naik apa? ".