Kisah Cinta Polisi Muda

Kisah Cinta Polisi Muda
Alasan Rasya jadi TNI


__ADS_3

"Eh anak baru" ucap salah seorang.


"Ya kak kenapa? ".


" Nggakpp" ujarnya.


"Issh dasar" gumam ku.


"Ayo pulang Dit" ujar Alfa dan Indri.


Saat kami bertiga hendak pulang tiba-tiba kulihat Yutda berada didepan.


"Loh pak Yutda ngapain disini, mana cakep banget lagi" ucap Indri sampai tak berhenti menatap Yutda.


"Pak Yutda ngapain disini yah? " gumamku.


"Ayo ahh malah bengong lagi" ujar Alfa.


"Ayo Dit" ujar Alfa dan mbak Indri.


Saat mereka menyapa pak Yutda aku pingin ketawa banget tapi aku tahan.


"Siang pak Yutda" sapa Indri dan Alfa.


Mereka berdua sampai2 mengajariku menghormati pak Yutda, padahal aku sendiri ceweknya hduhh pengen banget ngakak.


"Siang juga! gimana hari ini? " tanyanya mengacak acak rambutku.


"Haah bagaimana mungkin pak Yutda begitu sama aku".


" Ehh Dit, kamu kenal sama pak Yutda? " tanya Alfa sementara Indri masih terbengong.


"Iiihhh apan sih kan jadi berantakan" ujarku merapikan rambutku kembali.


"Khmmm yaudah hayo pulang" ajaknya.


"Isssh Dit emang kamu tinggal serumah sama pak Yutda? " tanya Alfa.


"Nggak ko kak" ujarku.

__ADS_1


"Ahh kebetulan searah makannya aku anterin pulang" ujar Pak Yutda.


"Khmm yaudah kita jalan dulu yah".


" Yee hati2".


Aku pun menaiki motorku sementara pak Yutda dibelakangku.


"Ke taman dulu yah? " ujarnya.


"Ahh ok2".


" Pak Yutda ngapain jemput aku, aku kan udah bawa motor " ujarku.


"Ya kangen" ujarnya menatap mataku.


"Huhu".


" Tapi kamu kangen juga kan? " tanyanya.


"Khmm iya sih" ujarku.


"Hah emang weekend libur pak? " tanyaku.


"Yaa libur".


" Ehh dasar daritadi manggilnya pak2 emang aku bapakmu apa" ujarnya.


"Heheh".


..


POV Rasya


Aku kangen banget sama Dita, kira2 diaa lagi ngapain yah?, gumam ku.


" Ahh pasti dia lagi kerja " gumam ku lagi.


Flashback

__ADS_1


"Kak makasih ya udah nganterin aku pulang aku nggak tau deh kalau nggak ada kaka".


Dita gadis tegar yang membuatku jatuh hati, sampai suatu hari dia berkata seandainya kakaknya adalah seorang TNI dia pasti akan menjaga keluarganya dan melindunginya, sampai suatu hari Dita harus kehilangan kedua orang tuanya sekaligus, dan membuatnya harus menjadi tulang punggung kedua saudaranya tapi dia tidak pernah mengeluh, dari sekian banyak lakon pekerjaan cuman dia yang bisa dengan cepat beradaptasi.


Sejak hari itu aku memutuskan untuk bercita-cita menjadi TNI, dan sekarang aku ingin Dita tau kalau semua yang aku capai dan aku lakuin cuman buat dia.


POV Rian


" Kak Rian mau kemana sih? " tanya Fia.


"Kaka ada acara di pondok kamu mau ikut? " tanyanya.


"Nggak ahh aku dirumah aja".


" Oh yaudah aku berangkat dulu yah".


Saat aku keluar rumah kulihat tetangga sebelah sedang mengobrol dengan seorang polisi, khmmm akrab banget ya mereka.


"Yaudah mas pulang dulu yah" ujarnya.


"Ya mas hati2" ujarku.


"Cieeelah siapa dia mbak? " ujarku.


"Apa sih"Gumam ku.


"Eh lo mau kemana?, kaya bapak2 aja" ujarku.


"Ngaji yok kebetulan di pondok ada acara santunan anak yatim piatu sekaligus pengajian".


" Gua nggak ada waktu, lagipula gua capek" balasku.


"Yee sombong juga lu ya, dah lah gua mau berangkat".


" Issh ishh anak santri kok blagu amat, sok religi lu" balasku.


Aku pun masuk kerumah.


"ada apa sih kak ribut2 diluar tadi? " tanya Marwah.

__ADS_1


"Khmm nggak ada apa2 kok".


__ADS_2