
"Cuaca cerah banget hari ini sayang gk secerah perasaanku,apa selama ini pak Yutda cuman mainin aku atau gimana? " gumam ku kecewa.
Nampak dari kejauhan Yutda datang pasti untuk menjelaskan soal tadi, aku bergegas bangun dari tempat duduk.
"Tunggu Dit" ujarnya menahanku.
"Kenapa pak? " tanyaku mulai datar.
"Aku bisa jelasin soal tadi" ujarnya.
"Apalagi yang perlu dijelasin pak?, tadi itu pacarnya pak Yutda kan?, apalagi yang perlu dijelasin? " tanyaku.
Sebenarnya aku nggak sanggup bersikap begini, baru kali ini aku merasakan patah hati, sebelumnya aku nggak pernah kayagini, pingin rasanya nangis tapi aku nggak boleh menunjukkan itu semua" gumamku dalam hati.
Aku sendiri nggk berani menatap mata pak Yutda.
"Dia bukan siapa-siapa aku Dit" ujarnya.
"Maaf Pak, aku nggak tau soal itu, aku udah tau dia siapa dan aku nggak mau denger itu lagi" ujarku.
"Saya akan buktikan sama kamu Dit kalau dia bukan siapa2 aku, aku cuma cinta sama kamu" ujar pak Yutda memegang kedua pundakku mencoba menatap matakku tapi aku nggk berani.
"Lepasin pak, aku butuh waktu sendiri untuk sekarang" ujarku melepaskan kedua tangan pak Yutda.
Aku pun meninggalkan Yutda, sebenarnya aku nggak sanggup kayak gini tapi rasanya kok sakit banget?aku pergi mengendarai motor miliku kebukit dimana aku bisa menumpahkan isi hatiku disana tanpa kusadari air mataku jatuh berderai membasahi pipiku.
POV Yutda
"Darimana Yut? " tanya Robby.
"Nggak dari mana Rob".
__ADS_1
" Kenapa sih muka lesu gitu" ujar Robby lagi.
"Rob, lo tau kan cewe tadi itu siapa? " tanyaku.
"Yang mana?, si pengantar makanan? " ujarnya.
"Bukan".
" Ahh yang tadi nyariin lo? " tanya Robby.
"Kenapa? " tanyanya.
"Dia adalah cewe yang dijodohin sama gua,dan gua nggak mau, tapi dia ganggu gua terus, gua harus gimana ya Rob? " tanyaku.
"Ohh jadi dia Yut, ya gimana ya gua juga nggak tau" ujarnya.
"Lo mau kan bantuin gua? " tanyaku .
"Bantuin apa? ".
"Hahh, ayyy no ay no aku paham sekarang!, jadi lo tuh sama Dita pacaran? , terus lo mau gua bantuin jelasin atas kesalahpahaman ini gitu? " tanyanya.
"Sejak kapan bro lo sama Dita? " tanyaku penasaran.
"Khmmm tolong yah" ujarku.
"Ya ok2 tenang ajah, aku juga suka sama cewe tadi jadi lo harus bantuin gua juga" ujarnya.
"Khmm siap2 makasih ya Robby" ujarku pada Robby.
"Ya sama-sama".
__ADS_1
PoV Dita
Kupandang langit berwarna biru cerah, hari ini bener-bener membuatku campur aduk, oyah tadi pagi kak Rasya ngasih apa ya, pake ngatasnamakan saudaraku lagi.
Kubuka bingkisan bergambar hati dengan pita pink yang disusun rapi.
Kulihat ada kertas didalamnya, khmm setelah kubaca isinya...
Dear:Dita Ismawari
Hari ini hari terakhir kita untuk bertemu setelah sekian lamanya bertemu....
sebenarnya aku pingin ngomong langsung sama kamu tapi aku nggak punya keberanian untuk itu..
Waktu kita bertemu sangat terbatas dengan jadwal tugas negara yang padat.....
Dit..
Maaf ya kalau selama ini aku menyimpan perasaan sama kamu...
Aku ingin kamu menjadi pendamping hidupku nanti setelah 3 tahun tugasku aku akan kembali menemuimu..
Aku telah berjanji dengan diriku sendiri akan mencintaimu tanpa henti..
Maafkan aku kalau aku nggak punya waktu banyak ... aku pamit
Salam:Rasya dhjiewantoro setioadji
" Hahhhhh? " ujarku terkejut.
Kulihat ada beberapa foto2 tugas miliknya.
__ADS_1
"Aku bener2 bingung mau gimana apa maksudnya sih? " gumam ku.
Karena sudah sore akupun memutuskan pulang hari ini pemasukan nggk begitu banyak krna masalah tadi tapi nggkpp lah besok aku akan melupakan tentang pak Yutda aku ingin fokus lagi seperti dulu cari uang.