
Pagi hari Yutda berpamitan pada kedua orang tuanya.
"Pah apa nggak sebaiknya kita ikuti Yutda,siapa tau kita tau calon menantu kita".
" Nggak usah lah mah, kan Yutda juga udah bilang bakal ngajak kesini ketemu sama kita" .
Disisi lain Stevi diam2 membayar orang untuk memata matai Yutda.
"Yut mau kemana? " tanya Robby.
"Nggak kemana2 mau makan diluar aja" balasku.
Jam 12 siang, Dita pasti ada disini, khmmm gimana caranya aku bisa membawa Dita kerumah ya? " gumamku.
"Capek Dit? " ujarku menyodorkan minum dingin.
"Loh pak Yutda ngapain? ".
Dita menanyakan tentangku yang akhir2 ini sering datang menghampirinya.
" Pak Yutda ga usah repot2 lah pak" ujarnya.
"Nggak lah Dit".
" Yaudah diminum dulu kamu pasti haus kan? " .
"Oya Dit kemarin itu pacar kamu yah, si TNi itu" ujarku.
Dita sangat terkejut sampai2 tersedak minumannya.
"Uhuk uhuk uhuk" ujarnya memegangi dadanya.
"Ehhh Dit pelan2".
Setelah mulai membaik Dita pun menyangkal akan hal itu.
__ADS_1
" Pacar?, maksudnya kak Rasya? " tanyanya.
"Ya bukanlah pak, dia itu dulu yang nylametin aku saat salah arah disini krna belum hafal, kebetulan saat itu kak Rasya sedang main sama temen2nya, dan aku baru kali pertama dikota ini, kak Rasya juga yang nganterin aku pulang saat itu".
" Lohh kok bisa kamu tersesat? " tanyaku.
"Ya bisa lah pak".
" Khmmm kamu sendiri udah punya pacar? " tanyaku memantik Dita supaya tau.
"Pacar?, masih kecil pak saya fokus nyari uang buat saudara saya" jawabannya lagi.
"Khmmmm yaya kamu cerdas juga ya,prihatin, santun lagi".
Aduhhh gimana cara ku bilang sama kedua orang tuaku akan hal ini ya?, aku kaya gak bisa ngomong kalau dihadapkan dengan Dita.
" Kenapa pak bengong lagi? " tanyanya.
"Ahhh nggak kok, yaudah saya pamit dulu yah".
POv Stevi
Orang suruhan Stevi mengabarkan kalau Yutda mempunyai kekasih yang diduga adalah Dita, gadis lugu yang sedang lelah mencari nafkah untuk kedua saudaranya.
"Dasar gadis miskin!, dia nggak tau aja siapa yang dia lawan, dan Yutda nggak boleh sama gadis rendahan itu" ujarnya.
Sore hari datanglah seseorang kerumah Yutda, yaitu Nadhira keponakannya Yutda anak bibinya yang dititipkan untuk pergi beberapa minggu ke London.
"Ehh ada Nadhira" sapanya.
"Om baru pulang yah? " tanyanya.
"Iya, mana mama sama papa Nadh? ".
" Mama sama papah pergi ke London om".
__ADS_1
"Ohh berapa hari? ".
" 2 minggu om, yaudah main yok om" ajaknya main barbie.
"Ntar yah om bersih2 dulu".
" Ok om".
Disisi lain Dita masih memikirkan ucapan Yutda tadi siang, kenapa dia tanya kaya gitu y? " bikin salting ajah" gumamku.
"cie mikirin pak polisi itu lagi ya kak? " tanya marwah.
"Ahh nggak kok siapa lagi yang mikirin pak polisi itu" ujarku menyangkal.
"Ngaku aja kali kak, aku suka kok kalau pak polisi itu jadian sama kaka" ledek Marwah.
"Issh apaan si de, ya nggak mungkin lah seorang pak Yutda polisi ganteng, cool, kaya mau sama kaka ada2 aja deh kamu".
" Ya siapa tau kan kak".
"Udah ah udah sana tidur dah malam".
" Belum ngantuk ntar ah mau ngliat bintang2 dilangit".
Disisi lain Nadhira keponakan Yutda sangat senang banget nginap dirumah Yutda.
" Eh Nadh ko belum tidur? " .
"Belum ngantuk Om, om bacain dongeng dong, Nadhira pengen deh dibacain Dongeng sama Om".
" Dongeng apa? , sini Om pangku.
"Dongeng Romeo dan juliet Om, aku suka banget sama dongeng itu".
" Itu mah bukan dongeng tapi cerita, yaudah Om ceritakan ya" ujarku.
__ADS_1
"Horeee horee".