
"Aku naik motor kak, yaudah ya kak mendung juga nih kasian adek aku di rumah" ujarku.
"Ahh oke2 hati2 ya Dit".
" Yahh gua sama siapa dong? " gumam Indri.
"Liat tuh Dita aja bisa naik motor lah elu ngandelin ojol ajah" ledek Alfa.
"Sialan lu, gua bisa kali ehh Fa ajari gue dong" ujarku pada Alfa.
"Khmmm sama Reo aja Ndri, dia kan jago tuh naik motor apa aja, dia kan bekas pembalap" ujar Alfa.
"Huhh sialan lu".
Saat perjalanan pulang kulihat cowok yang tadi malam itu lagi, khmmm paling males deh kalau lewat jalan depan sini, pasti anak2 muda pada main karambol digardu itu.
Akupun tak ingin ambil pusing, aku harus segera pulang, oyah aku lupa kalau hari ini aku nggak bilang sama pak pohan , akhh seharusnya aku memang ngomong tapi aku belum sempat, nanti malem aja deh aku kepangkalan ojol" gumam ku.
"Assalamu'alaikum".
" Waalaikumsalam".
"Pasti belum makan? " tebakku.
"Yaudah kita makan dulu yah".
" Ya kak".
Selesai makan jam menunjukkan pukul 7,aku harus menyampaikan pada pak pohan mungkin aku tidak bisa lagi jadi badut keliling, krna aku sudah mendapatkan pekerjaan lain.
"Loh mau kemana kak? " tanya Marwah.
"Kaka ada urusan, oya kak Faris aku pamit dulu yah" ujarku.
"Assalamu'alaikum".
" waalaikumsalam hati2 kak" .
Akupun kepangkalan dan kebetulan disana ada pak pohan.
__ADS_1
"Assalamu'alaikum pak" sapaku.
"Waalaikumsalam ehh neng Dita kemana aja lama nggak keliatan? " tanyanya.
"Iya pak, sibuk saya, oya pak udah dapat order? " tanyaku.
"Udah Alhamdulillah 2x tadi" ujarnya.
"Ya syukur alhamdulillah pak, oyah Dita mau ngomong sesuatu boleh? " tanyaku.
"Ya boleh atuh bilang aja sok" ujarnya.
"Khmmm gini pak Dita baru diterima kerja di kantor jadi OB kerjanya shif2an jadi Dita ndak bisa jadi badut lagi, gkpp kan pak? " tanyaku sedikit ragu.
"Ya alhamdulillah neng, gpp lagih lagipula dapat perkerjaan dijaman sekarang itu susah, lagipula itu kan cuman buat sampingan ajah, kalau neng Dita mau pakai badutnya kapan aja mah boleh2 aja neng" ujarnya.
"Kukira pak pohan akan marah, tapi ternyata aku salah".
" Ya nggak atuh neng, bapak kan cuman bisa membantu kamu demi saudara kamu, ehh maaf ya neng bapak ada orderan bapak tinggal dulu yah" ujar pak pohan memakai helmnya.
"Eeh iya Pak makasih banyak, ya hati2 pak" Ujarku.
"Atas nama Rian? " tanyaku.
"Eeeh ini kan cowok yang kemarin malam ketemu aku pas pulang dari warung" gumam ku.
"Eeh iya".
" Yaudah pakai helmnya" ujarku.
Khmm sudah kuduga ini kan arah jalan pulang kerumah?, ahh yasudahlah sekalian aku pulang.
"Sampai mas" ujarku akupun membuka maskerku juga helm krna rumahku juga tinggal selangkah lagi sampe.
"Loh mbak bukannya yang kemarin malem yah? " tanyanya.
"Iya bang kenapa" tanyaku.
"Gpp, kemarin mau kenalan malah dah kabur aja namaku Rian mba" ujarnya.
__ADS_1
"Yah salam kenal juga bang, namaku Dita".
Khmmm ternyata ehh ternyata penghuni baru tohh " gumam ku.
"Berapa mbak? " tanyanya .
"10 ribu".
" Ah ini mbak makasih".
"Yaudah aku pulang dulu yah" ujarku.
"Loh kok dituntun mbak motornya? ".
" Udah deket itu rumahku" ujarku menunjuk rumah sederhanaku.
"Ooh yaya".
Pengenalan Karakter
Bayu:Pria berkulit putih dengan tinggi seperti tiang listrik, dia baik hati usianya 25 tahun ramah, sopan dan santun, selalu menjadi pusat perhatian dikantor.
Afri:Pria misterius yang sulit ditebak usianya 22 tahun tampan dan rupawan senyumnya manis , selalu tampil cool jangan ditanya kalau soal kerapian dia pawangnya.
Reo:Pria tampan tapi sikapnya dingin kayak es batu berusia 23 tahun , tapi kalau masalah perkerjaan dia profesional.
Alfa:Pria humble sama siapa aja, murah senyum, baik hati dan juga humoris usianya baru 21 tahun.
Indri:Wanita cantik yang baik hati, pendengar yang baik, humble, oh ya satu lagi kadang ceroboh.
Dan terakhir aku sendiri DITA Ismawari gadis 16 tahun yang berusaha beradaptasi dengan siapapun demi cuan.
Ini adalah hari pertama kerjaku, dan kisahku dengan seorang polisi muda tampan bernama PRAYUTDA WIRATAMA.
"Gimana hari pertama kerja? " tanya Yutda dichat.
"Baik mas, semua temen2 disana baik2 semua, oyah mas lgi ngapain? " tanyaku.
"Lagi mikirin kamu? ".
__ADS_1
" Hahh?, ngapain mikirin aku?, aku nggak kenapa2 kok mas" balasku.