Kisah Klasik

Kisah Klasik
Bertemu kembali 2


__ADS_3

Mobil mereka kini terparkir di pinggir kota,


sambil memegang sebotol minuman Mereka saling terdiam,


memandangi lampu lampu ibu kota di malam hari.


Sambil menyulut kan sebatang rokok , tangan Arsan mengarah membuka kancing pada kerah baju nya , menghempas kan nafas nya dengan kasar .


..." Begitu tiba disini aku meminta Toni mencari mu,


Seperti nya mama ku menutup akses untuk mencari informasi tentang dirimu. " Ujar nya dengan suara Bas nya .


..." Mungkin mama mu tidak ingin kak Arsan menoleh kebelakang,...


buat Bu Dewi aku adalah penghalang keberhasilan kakak.


Melihat penampilan Kakak , Kakak sudah berhasil dengan apa yang di impikan Ibu kakak .."


Jawab nya ketus .


Mitha pun berdiri dan berpamitan ingin pulang


..." Sudah malam juga ....


...Baiklah aku harus pulang...


karena besok pagi aku ada siaran Radio ..."


Arsan menoleh ke arah Mitha


..." Radio...???" tanya nyakebingungan.


..." Iya Radio,


dari disana lah aku berasal,


disana lah tempat aku bekerja..


lalu pimpinan Tv sky datang dan meminta ku untuk bekerja sama sebagai pengisi suara film animasi anak.


Sapa sangka ya kak


ternyata kita dipertemukan kembali,


( Tertawa kecil..)


Aku benar benar tidak tau kalo Kakak adalah CEO nya STv, yang memimpin Beberapa Chanel Tv,


bodoh nya si Mitha ini,


Mungkin aku terlalu kecil dulu untuk menanyakan nya Kak Arsan kerja apa dan dimana...."


Mitha berdesis tertawa kecil sambil mengetuk kecil kepalanya.


..." Erik???


Apakah dia yang mengontrak mu???..."

__ADS_1


Mitha sedikit bingung dengan pertanyaan Arsan..


..." Pak Thoriq..


bukan Erik.


Tapi Thoriq...


Thoriq???


Tunggu...!!! ( Mitha mulai kebingungan dengan mata membulat)


Thoriq maksud Kaka itu Erik???


Erik yang sodara kakak, yang sering disebut sebut oleh Ibu Dewi tiap kakak berselisih...????


Tanya Mitha dengan penasaran,


Arsan mengangguk pelan.


..." Apa yang direncanakan dia...???"


Arsan meremas botol air mineral ditangan nya hingga tidak terbentuk seperti aslinya.


Mitha menggeleng kan kepalanya.


..." Maksudmu Kakak dia sengaja mendekati ku...???


Gitu???


Apa ga Rugi deketin cewek yang ibarat nya ga selevel dengan lingkungan kalian.." Ucap Mitha.


..."Pasti ada rencana busuk mereka,


Erik dan om Haris ternyata lebih cepat mendapatkan informasi,


niatnya pasti akan menjadikan Erik menjadi CEO,


Dia akan melakukan segala cara untuk menjatuhkan ku lewat ini.." ucap ny dengan nada kesal.


Mendengar Alasan Arsan , Mitha merasa tersinggung..


..." Kamu takut???


Takut karena masa lalu kita,


dan akan menggeser jabatan mu??


ooo tenang Tuan Arsan,


Aku akan mengelak nya .


aku ga akan mengaku ngaku pernah menikah dengan mu.


Aku yakin Ibu kakak pasti lebih dulu menghapus jejak cerita kita berdua...


So far yang ku lihat Pak Thoriq tidak terlihat orang jahat,

__ADS_1


Dia pernah mengantarku pulang tapi tidak ada hal hal negatif.." Tutur Mitha.


..."Bukan ..


bukan begitu..."


Mitha mulai menaikkan emosi nya


karena merasa dia akan salah kan jika Erik tau masalah pribadi Arsan.


..." Baik baik , aku minta maaf jika aku salah bicara.


Sebentar !!!


tadi kamu bilang Erik mengantar mu pulang???


dan kau mau??


berarti kalian sudah lama kenal...??.."


Arsan menaikan nada suara nya


..." Harus kah aku ceritakan semua??? kita bukan sapa sapa lagi...


Aku pulang dengan sapa , itu bukan urusan kak Arsan lagi ."


Ujar Mitha dengan nada kesal nya.


Mitha memberikan tangan nya untuk mengajak bersalaman.


..." Sekarang saya sedang bekerja sama di perusahaan Tv anda, mohon kerjasamanya.


Izin kan saya bekerja dengan tenang ,


Biar cerita dulu menjadi kisah klasik kita..


Jangan menoleh ke belakang lagi ..


kamu sudah menemukan ku, aku sehat, semoga itu yang KK harapkan..." pesan Mitha kepada Arsan,


Mitha melangkahkan kakinya memanggil taxi yang melewati jalan itu,


Segera menaikinya...


Jalan pak.. !!!


perintah nya


Dengan jantung yang masih berdegup kencang,.


akhirnya Mitha menangis kembali .


..." Sudah Mitha .


ayo semangat..." Suport Mitha untuk diri nya sendiri.


Mobil Taxi pun melaju membawa Mitha pulang .

__ADS_1


__ADS_2